Pelibatan TNI dalam Terorisme, Demokrat Nilai Kepolisian Sudah Cukup Baik
Senin, 29 Maret 2021 - 15:33 WIB
loading...
Anggota Komisi III DPR, Hinca Panjaitan menyatakan, sepanjang tugas keamanan negara khususnya menangani terorisme, aparat kepolisian sudah cukup baik. Foto/SINDOnews/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Anggota Komisi III DPR, Hinca Panjaitan menyatakan, sepanjang tugas keamanan negara khususnya dalam menangani aksi terorisme, aparat kepolisian sudah cukup baik. Sehingga, TNI tak perlu dilibatkan dalam pencegahan terorisme.
Baca juga: Petakan Gerakan Terorisme agar Bisa Ditumpas
Hal itu dikatakan Hinca menanggapi wacana publik agar TNI dilibatkan dalam pencegahan terorisme menyusul aksi bom bunuh diri di Gereja Katedral, Makassar.
Baca juga: Kutuk Aksi Bom di Gereja Katedral, KNPI Ajak Perangi Terorisme
"Sekali lagi sepanjang menyangkut tugas kepolisian utk keamanan ini cukup baik, biarkan itu jalan dan TNI biarkan tetap di bidangnya," ujarnya di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (29/3/2021).
"Sehingga sistem yang kita bangun ini, ini terus kita jalankan, perdebatan yang terjadi dan diskursus yang kita diskusikan (soal pelibatan TNI) belum kita putuskan apapun," terang Hinca menambahkan.
Baca juga: Mahfud MD Tegaskan, Terorisme Adalah Musuh Semua Agama!
Hinca juga mengaku pihaknya tak ingin masuk ke wilayah perdebatan soal kekhawatiran sejumlah pihak jika TNI dilibatkan urusan terorisme berpotensi melanggar HAM.
Anggota Fraksi Partai Demokrat itu tetap berpandangan bahwa menyangkut tugas keamanan negara dalam hal penanganan aksi terorisme, kepolisian RI sudah menjalankan tugasnya cukup baik. Sehingga, TNI tetap berada di bidangnya sebagai alat pertahanan negara.
"Oleh karena itu diskursus yang muncul tentu bagian dari diskusi yang kita diskusikan. Tapi tetap saya berpandangan ke yang sekarang, biar lah tentara ada tugas utamanya, dan polisi ada tugas utamanya," pungkasnya.
Baca juga: Petakan Gerakan Terorisme agar Bisa Ditumpas
Hal itu dikatakan Hinca menanggapi wacana publik agar TNI dilibatkan dalam pencegahan terorisme menyusul aksi bom bunuh diri di Gereja Katedral, Makassar.
Baca juga: Kutuk Aksi Bom di Gereja Katedral, KNPI Ajak Perangi Terorisme
"Sekali lagi sepanjang menyangkut tugas kepolisian utk keamanan ini cukup baik, biarkan itu jalan dan TNI biarkan tetap di bidangnya," ujarnya di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (29/3/2021).
"Sehingga sistem yang kita bangun ini, ini terus kita jalankan, perdebatan yang terjadi dan diskursus yang kita diskusikan (soal pelibatan TNI) belum kita putuskan apapun," terang Hinca menambahkan.
Baca juga: Mahfud MD Tegaskan, Terorisme Adalah Musuh Semua Agama!
Hinca juga mengaku pihaknya tak ingin masuk ke wilayah perdebatan soal kekhawatiran sejumlah pihak jika TNI dilibatkan urusan terorisme berpotensi melanggar HAM.
Anggota Fraksi Partai Demokrat itu tetap berpandangan bahwa menyangkut tugas keamanan negara dalam hal penanganan aksi terorisme, kepolisian RI sudah menjalankan tugasnya cukup baik. Sehingga, TNI tetap berada di bidangnya sebagai alat pertahanan negara.
"Oleh karena itu diskursus yang muncul tentu bagian dari diskusi yang kita diskusikan. Tapi tetap saya berpandangan ke yang sekarang, biar lah tentara ada tugas utamanya, dan polisi ada tugas utamanya," pungkasnya.
(maf)
Lihat Juga :