Petakan Gerakan Terorisme agar Bisa Ditumpas
Senin, 29 Maret 2021 - 13:44 WIB
loading...
Anggota polisi mengumpulkan sisa serpihan ledakan bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar. Foto/Muchtamir Zaide
A
A
A
JAKARTA - Peristiwa teror bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar , Sulawesi Selatan, Minggu (28/3/2021) menyita perhatian banyak pihak, tak terkecuali Partai Hanura. Partai Hanura meminta aparat keamanan bisa segera mengungkap motif jaringan pelakunya.
Partai yang dipimpin Oesman Sapta Odang (OSO) itu mengecam masih terjadinya aksi terorisme , dan yang terakhir adalah aksi bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan.
"Hanura mengecam aksi kekerasan dan penciptaan ketakutan oleh para pelaku terorisme di Makassar. Dan meminta aparat keamanan bisa segera mengungkap motif jaringan pelakunya," ujar Sekretaris Jenderal DPP Partai Hanura Gede Pasek Suardika (GPS) dalam keterangan tertulisnya kepada SINDOnews, Senin (29/3/2021).
Baca juga: Menko PMK Kecam Aksi Bom Bunuh Diri di Makassar
Pasek mengatakan, terorisme adalah musuh semua umat beragama, sehingga tidak ada kaitan dengan agama apa pun dan jangan sampai terjebak pada upaya pengadudombaan antaranak bangsa. "Hati nurani kebangsaan kita sudah satu apa pun latar belakangnya. Sehingga kejahatan terorisme harus ditumpas dan tidak ada kaitan dengan agama apa pun. Jangan mau diadu domba," ujar mantan anggota DPR dan DPD RI tersebut.
Partai yang dipimpin Oesman Sapta Odang (OSO) itu mengecam masih terjadinya aksi terorisme , dan yang terakhir adalah aksi bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan.
"Hanura mengecam aksi kekerasan dan penciptaan ketakutan oleh para pelaku terorisme di Makassar. Dan meminta aparat keamanan bisa segera mengungkap motif jaringan pelakunya," ujar Sekretaris Jenderal DPP Partai Hanura Gede Pasek Suardika (GPS) dalam keterangan tertulisnya kepada SINDOnews, Senin (29/3/2021).
Baca juga: Menko PMK Kecam Aksi Bom Bunuh Diri di Makassar
Pasek mengatakan, terorisme adalah musuh semua umat beragama, sehingga tidak ada kaitan dengan agama apa pun dan jangan sampai terjebak pada upaya pengadudombaan antaranak bangsa. "Hati nurani kebangsaan kita sudah satu apa pun latar belakangnya. Sehingga kejahatan terorisme harus ditumpas dan tidak ada kaitan dengan agama apa pun. Jangan mau diadu domba," ujar mantan anggota DPR dan DPD RI tersebut.
Lihat Juga :