Bom Makassar, GMNI Ajak Masyarakat Selawat Kebangsaan
Minggu, 28 Maret 2021 - 17:04 WIB
loading...
Dewan Pimpinan Pusat (GMNI) langsung merespons peristiwa ledakan bom bunuh diri yang terjadi di Makassar, sekira pukul 10.20 Wita, Minggu (28/3/2021). Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPP GMNI) merespons peristiwa ledakan bom bunuh diri yang terjadi di Makassar, sekira pukul 10.20 Wita, Minggu (28/3/2021). Ledakan teror bom tersebut, terjadi di depan Gereja Katedral, Jalan Kajaolalido.
Baca juga: Pasca Insiden Bom Makassar, Polda Metro Jaya Perketat Pemantauan Tempat Ibadah
"Apa yang dilakukan pelaku, merupakan bentuk terorisme. Menciptakan kepanikan di masyarakat. Mengakibatkan situasi keamanan tak kondusif," kata Sekjen DPP GMNI, M. Ageng Dendy Setiawan dalam keterangan rilisnya, Minggu (28/3/2021).
Sebagai bentuk penegasan sikap, Dendy mengutuk perbuatan bom bunuh diri tersebut. "Kami DPP GMNI, mengutuk keras tindakan peledakan bom yang meresahkan dan merugikan masyarakat itu," tegasnya.
Ketua DPD GMNI Jawa Timur 2016-2018 itu meminta dan mendukung Polri menangani kasus peledakan bom tersebut hingga ke akar-akarnya. Baca juga: Gempar, Warganet Temukan Akun @BikiniHorny Tulis Aksi Teror Bom Makassar
"Kami berharap, Polri menangani kasus ini hingga tuntas. Hingga membongkar siapa dalang di balik peristiwa ini," tambahnya.
DPP GMNI menduga, peristiwa di Makassar itu, masih berkaitan dengan kelompok-kelompok intoleransi. "Dugaan itu pasti ada. Bisa juga, itu sengaja didesain dalam rangka menciptakan suana menjadi tak kondusif," ungkapnya.
Baca juga: Pasca Insiden Bom Makassar, Polda Metro Jaya Perketat Pemantauan Tempat Ibadah
"Apa yang dilakukan pelaku, merupakan bentuk terorisme. Menciptakan kepanikan di masyarakat. Mengakibatkan situasi keamanan tak kondusif," kata Sekjen DPP GMNI, M. Ageng Dendy Setiawan dalam keterangan rilisnya, Minggu (28/3/2021).
Sebagai bentuk penegasan sikap, Dendy mengutuk perbuatan bom bunuh diri tersebut. "Kami DPP GMNI, mengutuk keras tindakan peledakan bom yang meresahkan dan merugikan masyarakat itu," tegasnya.
Ketua DPD GMNI Jawa Timur 2016-2018 itu meminta dan mendukung Polri menangani kasus peledakan bom tersebut hingga ke akar-akarnya. Baca juga: Gempar, Warganet Temukan Akun @BikiniHorny Tulis Aksi Teror Bom Makassar
"Kami berharap, Polri menangani kasus ini hingga tuntas. Hingga membongkar siapa dalang di balik peristiwa ini," tambahnya.
DPP GMNI menduga, peristiwa di Makassar itu, masih berkaitan dengan kelompok-kelompok intoleransi. "Dugaan itu pasti ada. Bisa juga, itu sengaja didesain dalam rangka menciptakan suana menjadi tak kondusif," ungkapnya.
Lihat Juga :