Partai Ummat Sambut Baik Komitmen PDIP Tutup Pintu Presiden Tiga Periode
Jum'at, 26 Maret 2021 - 08:59 WIB
loading...
A
A
A
Karena, kata dia, saat ini seluruh jajaran Partai Ummat dari Sabang sampai Merauke sedang bekerja keras mempersiapkan kelengkapan administrasi partai seperti yang ditentukan oleh Undang-undang Kepartaian. "Selain itu kami sungguh sangat sibuk dengan mengonsolidasikan semua elemen masyarakat yang searah dan seperjuangan dengan Partai Ummat," katanya.
Baca juga: Tutup Pintu Presiden Tiga Periode, Megawati Siapkan Puan di Pilpres 2024?
Setelah itu, ujar dia, pada saatnya nanti Partai Ummat akan melakukan musyawarah menentukan sikap politik ke depan, termasuk soal pilihan-pilihan politik yang menjadi aspirasi umat.
"Partai Ummat tidak sekadar beda atau mendukung tapi Partai Ummat harus menjadi partai alternatif yang mengisi kekosongan figur-figur politik yang berpihak kepada nasib umat yang semakin sulit dan jauh dari cita-cita kemerdekaan bangsa ini," pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin mengatakan, wacana masa jabatan presiden menjadi tiga periode tidak perlu dan tak dibutuhkan oleh rakyat dan bangsa ini. Dia juga mengatakan, pasca-Jokowi selesai jadi presiden di 2024 nanti, mungkin Puan yang sedang dipersiapkan PDIP. "Dan itu mungkin-mungkin saja. Karena Megawati dan Puan pemilik saham PDIP. Dan itu hal biasa saja dalam politik," kata Ujang.
Baca juga: Tutup Pintu Presiden Tiga Periode, Megawati Siapkan Puan di Pilpres 2024?
Setelah itu, ujar dia, pada saatnya nanti Partai Ummat akan melakukan musyawarah menentukan sikap politik ke depan, termasuk soal pilihan-pilihan politik yang menjadi aspirasi umat.
"Partai Ummat tidak sekadar beda atau mendukung tapi Partai Ummat harus menjadi partai alternatif yang mengisi kekosongan figur-figur politik yang berpihak kepada nasib umat yang semakin sulit dan jauh dari cita-cita kemerdekaan bangsa ini," pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin mengatakan, wacana masa jabatan presiden menjadi tiga periode tidak perlu dan tak dibutuhkan oleh rakyat dan bangsa ini. Dia juga mengatakan, pasca-Jokowi selesai jadi presiden di 2024 nanti, mungkin Puan yang sedang dipersiapkan PDIP. "Dan itu mungkin-mungkin saja. Karena Megawati dan Puan pemilik saham PDIP. Dan itu hal biasa saja dalam politik," kata Ujang.
Lihat Juga :