Deretan Kehebatan Paskhas TNI AU, Buru KKB Hingga Nyaris Ledakan Tentara Australia
Jum'at, 26 Maret 2021 - 06:23 WIB
loading...
A
A
A
Saat itu, Bandara Armaga Aminggaru tengah melakukan debarkasi personel Kotis Brimob Satgas Pamrahwan menggantikan personel sebelumnya yang selesai bertugas. Mendapat serbuan mendadak, Paskhas dengan sigap langsung mengambil tindakan tegas terhadap para pelaku penyerangan. Dalam insiden kontak tembak yang berlangsung selam 2,5 jam ini, seorang anggota KKB bernama Tera Wamang,27, tewas tertembak.
![Deretan Kehebatan Paskhas TNI AU, Buru KKB Hingga Nyaris Ledakan Tentara Australia]()
Marsekal Muda TNI Eris Widodo Y menjelaskan, Korps Paskhas adalah satuan pasukan TNI Angkatan Udara (AU) yang dengan cepat dapat digerakan secara massif. Mereka bertempur dengan khas matra udara untuk mendukung tugas AU secara umum tugas negara. Prajurit Korps Paskhas itu sejumlah kemampuan di antaranya, kemampuan tempur darat. ”Saat ini, kami telah menggelar sembilan batalyon komando di situlah kualifikasi tempur darat ada di situ. Tugasnya adalah merebut, mempertahankan pangkalan udara karena pangkalan udara adalah center of gravity suatu kekuatan,” ucapnya.
Kemudian, kemampuan Pertahanan Udara (Hanud) yaitu melaksanakan pertahanan udara. Saat ini Paskhas memiliki persenjataan modern yaitu Oerlikon Skyshield. Kemampuan lainnya yakni, Detasemen Matra yang merupakan khasnya Paskhas. Di Denmatra ini terbentuk tim-tim yang khusus dan khas yaitu pengendalian tempur. “Jadi kalau kita melakukan operasi Linud sebelum penerjun diterjunkan dari pesawat, tim pengendali tempur itu sudah masuk ke dalam untuk mengarahkan dan mencari tempat pendaratan bagi pasukan kita,” katanya.
Kemudian, Tim Pengendalian Pangkalan. Setelah pangkalan direbut dan dikuasai maka Tim Pengendalian Pangkalan inilah yang akan mengoperasikan pangkalan tersebut dalam rangka operasi lanjutan. Ada juga Tim Jump Master yakni, orang-orang yang menerjukan para penerjun. Tidak hanya itu, Paskhas juga memiliki satu tim SAR. Tim ini adalah tim rescue yang bertugas melakukan penyelamatan manusia dan benda di daerah pertempuran.
Selain itu, Paskhas juga punya satuan khusus yaitu Detasemen Bravo 90. Di Bravo ini ada tiga Dentasemen yakni 901 yang betugas sebagai intelijen, 902 yang memiliki tugas khusus dan 903 bantuan khusus. ”Keistemewaannya, begitu banyak keterampilan yang harus dimiliki jadi, sebagai prajurit Korp Paskhas harus bangga dengan keterampilan-keterampilan yang dimiliki karena tidak semua orang memiliki keterampilan itu dan kemampuan tersebut hanya prajurit Paskhas,” ucapnya.
Sumber:
1. Wikipedia.org
2. Website tni-au.mil.id
3. Diolah dari berbagai sumber
4. Buku Marsma (Purn) Nanok Soeratno berjudul “Kisah Sejati Prajurit Paskhas”

Marsekal Muda TNI Eris Widodo Y menjelaskan, Korps Paskhas adalah satuan pasukan TNI Angkatan Udara (AU) yang dengan cepat dapat digerakan secara massif. Mereka bertempur dengan khas matra udara untuk mendukung tugas AU secara umum tugas negara. Prajurit Korps Paskhas itu sejumlah kemampuan di antaranya, kemampuan tempur darat. ”Saat ini, kami telah menggelar sembilan batalyon komando di situlah kualifikasi tempur darat ada di situ. Tugasnya adalah merebut, mempertahankan pangkalan udara karena pangkalan udara adalah center of gravity suatu kekuatan,” ucapnya.
Kemudian, kemampuan Pertahanan Udara (Hanud) yaitu melaksanakan pertahanan udara. Saat ini Paskhas memiliki persenjataan modern yaitu Oerlikon Skyshield. Kemampuan lainnya yakni, Detasemen Matra yang merupakan khasnya Paskhas. Di Denmatra ini terbentuk tim-tim yang khusus dan khas yaitu pengendalian tempur. “Jadi kalau kita melakukan operasi Linud sebelum penerjun diterjunkan dari pesawat, tim pengendali tempur itu sudah masuk ke dalam untuk mengarahkan dan mencari tempat pendaratan bagi pasukan kita,” katanya.
Kemudian, Tim Pengendalian Pangkalan. Setelah pangkalan direbut dan dikuasai maka Tim Pengendalian Pangkalan inilah yang akan mengoperasikan pangkalan tersebut dalam rangka operasi lanjutan. Ada juga Tim Jump Master yakni, orang-orang yang menerjukan para penerjun. Tidak hanya itu, Paskhas juga memiliki satu tim SAR. Tim ini adalah tim rescue yang bertugas melakukan penyelamatan manusia dan benda di daerah pertempuran.
Selain itu, Paskhas juga punya satuan khusus yaitu Detasemen Bravo 90. Di Bravo ini ada tiga Dentasemen yakni 901 yang betugas sebagai intelijen, 902 yang memiliki tugas khusus dan 903 bantuan khusus. ”Keistemewaannya, begitu banyak keterampilan yang harus dimiliki jadi, sebagai prajurit Korp Paskhas harus bangga dengan keterampilan-keterampilan yang dimiliki karena tidak semua orang memiliki keterampilan itu dan kemampuan tersebut hanya prajurit Paskhas,” ucapnya.
Sumber:
1. Wikipedia.org
2. Website tni-au.mil.id
3. Diolah dari berbagai sumber
4. Buku Marsma (Purn) Nanok Soeratno berjudul “Kisah Sejati Prajurit Paskhas”
(cip)
Lihat Juga :