Ternyata Tak Hadir di Hambalang, Ini Daftar Nyanyian Sumbang Nazaruddin soal Ibas

Kamis, 25 Maret 2021 - 15:30 WIB
loading...
Ternyata Tak Hadir di...
Konferensi pers kubu Moeldoko ternyata tidak dihadiri Nazaruddin yang disebut bakal mengungkap kembali mengungkap aib kubu Cikeas. Foto: MNC/Putra Ramadhani Astyawan
A A A
JAKARTA - Muhammad Nazaruddin ternyata tidak hadir dalam konferensi pers pengurus Partai Demokrat kubu Moeldoko di Hambalang. Tetapi pembacaan sejumlah analis politik terhadap kehadiran Nazaruddin di kubu Moeldoko sebagai peluru yang siap dimuntahkan ke kubu Cikeas bukan tanpa alasan.

Sebagai bendahara Nazaruddin tahu betul seluk beluk bagian paling, termasuk proyek-proyek yang dikuasai Demokrat ketika Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sedang menjabat sebagai presiden. Lagipula, cacat kubu Cikeaspernah "dinyanyikan" Nazaruddin secara terbuka.

Saat bersaksi dalam sidang Angelina Sondakh pada akhir November 2012 misalnya, Nazaruddin menyebut nama Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas, putra kedua SBY, mengetahui semua aliran dana Partai Demokrat.

Baca juga: Max Sopacua: Kasus Wisma Atlet Cikal Bakal Runtuhnya Elektabilitas Partai Demokrat

Nazaruddin yang ketika itu telah menjadi terpidana mengaku mencatat uang masuk Rp64 miliar selama menjadi bendahara umum. Uang masuk dan keluar selalu dilaporkan kepada Ibas selaku Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Demokrat, termasuk Rp2 miliar yang untuk membuat kalender bergambar Anas Urbaningrum.

“Selama jadi Bendahara umum Demokrat, saya laporkan setiap bulan pada Ketua Umum dan Sekretaris Umum Mas Ibas. Saya laporkan semuanya secara detil,“ kata Nazarudin dalam kesaksiannya dalam sidang kasus Angie di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Kamis (29/11/2012) silam.

Saat itu Teuku Nasrulah selaku kuasa hukum Angie, meminta ketegasan Nazaruddin dengan menanyakan siapakah nama Ibas yang dimaksudkannya. “Ya itu Ibas Yudhoyono. Pokoknya yang ada Yudhoyono lah. Saya melaporkan soal pengeluaran uang itu juga ke Mas Ibas,“ jawab Nazaruddin.

Baca juga: Terancam Jadi Oposisi Tunggal Gara-gara Kisruh Demokrat, Rezeki buat PKS di 2024

Lebih tegas, Nazaruddin pada Oktober 2014 mengungkapkan Ibas menerima USD450 ribu dari perusahaan miliknya, PT Duta Graha Indah dan dari Grup Permai sebesar USD200 ribu. Angka yang disebut terakhir diterima langsung oleh Ibas. "Diserahkan ke Mas Ibas di ruangannya di Dewan Perwakilan Rakyat,” ujar Nazaruddin setelah 11 jam diperiksa di KPK, Rabu (8/10/2014).

juga pernah menyebut Ibas menerima fee sejumlah proyeki antaranya USD200 ribu atau sekitar Rp2,3 miliar dari proyek Hambalang saat menjadi Panitia Pengarah Kongres Partai Demokrat pada 2010.

Pengaruh Ibas juga disebut Nazaruddin bisa ditelusuri pada proyek pembangunan anjungan lepas pantai bersama dengan mantan Ketua Komisi VII DPR Sutan Bhatoegana, yang belakangan ditangkap KPK, divonis, dan akhirnya meninggal di penjara.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demokrat Ajak Semua...
Demokrat Ajak Semua Elemen Bangsa Jaga Ruang Publik yang Kondusif dan Beradab
Rupiah dan IHSG Menguat,...
Rupiah dan IHSG Menguat, SBY: Ada Good News untuk Kita Semua
AHY Ingatkan Kader Demokrat...
AHY Ingatkan Kader Demokrat Hasilkan Kebijakan yang Berpihak kepada Rakyat
AHY Dukung Putusan MK...
AHY Dukung Putusan MK yang Pertegas Kuota 30 Persen Caleg Perempuan
Demokrat: Pemerintah...
Demokrat: Pemerintah Tidak Perlu Batasi Masa Jabatan Ketum Parpol
Demokrat Serahkan Urusan...
Demokrat Serahkan Urusan Reshuffle Kabinet ke Presiden: Supaya Bisa Bekerja dengan Nyaman
Dokter Sukarelawan di...
Dokter Sukarelawan di Gaza Menang Pemilihan Pendahuluan Partai Demokrat AS
Sambil Melukis di Magelang,...
Sambil Melukis di Magelang, SBY Menyoroti Kejatuhan Pasar Modal dan Kurs Rupiah
Partai Demokrat Ancam...
Partai Demokrat Ancam Gugat Trump Terkait Perang Iran
Rekomendasi
Piala Dunia 2026, Spanyol...
Piala Dunia 2026, Spanyol Ditahan Imbang Tim Gurem Cape Verde di Babak Pertama
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh di Pangkalan California, 8 Orang Tewas
Cerita Aiman Ricky Jadi...
Cerita Aiman Ricky Jadi Petugas Haji, Belajar Sabar dan Melayani Jemaah
Berita Terkini
Telusuri Aset Tersangka...
Telusuri Aset Tersangka Kasus Kuota Haji, KPK Periksa Pengelola Apartemen
Tahun Baru Islam, Menag:...
Tahun Baru Islam, Menag: Momentum Pentingnya Dialog dan Merangkul Perbedaan
KPU Kaji Penerapan E-Voting...
KPU Kaji Penerapan E-Voting untuk Pemilu di Luar Negeri, Ini Alasannya
Akui Program Pemerintah...
Akui Program Pemerintah Banyak Kekurangan, Wapres Gibran: Kita Perbaiki Bersama
Megawati Tegaskan Prabowo...
Megawati Tegaskan Prabowo Bukan Musuh: Itu Teman Saya
BGN Evaluasi Insentif...
BGN Evaluasi Insentif SPPG Rp6 Juta per Hari
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved