Max Sopacua: Kasus Wisma Atlet Cikal Bakal Runtuhnya Elektabilitas Partai Demokrat
Kamis, 25 Maret 2021 - 15:19 WIB
loading...
Max Sopacua menyebut kasus Wisma Atlet di Hambalang yang disebut-sebut juga melibatkan kubu Cikeas adalah cikal bakal runtuhnya eletabilitas Partai Demokrat. Foto: MNC/Putra Ramadhani Astyawan
A
A
A
BOGOR - Ketua Dewan Kohormatan Partai Demokrat versi KLB Deliserdang Max Sopacua membeberkan alasan digelarnya konferensi pers di kawasan Wisma Atlet Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Lokasi ini, dinilainya menjadi cikal bakal mulai runtuhnya elektabilitas dari Partai Demokrat.
"Kenapa kita buat di sini? Subtansinya apa? Tempat inilah, proyek inilah yang merontokkan elektabilitas Partai Demokrat ketika peristiwa-peristiwa itu terjadi," kata Max, kepada wartawan, Kamis (25/3/2021).
Baca juga: Konferensi Pers di Hambalang, Darmizal Sebut Tempat Bersejarah Sekaligus Paradoks
Menurutnya, dalam kasus korupsi Wisma Atlet Hambalang masih ada yang belum tersentuh oleh hukum. Karena itu, pihaknya ingin mengingatkan kembali kasus korupsi megaproyek tersebut.
"Yang paling penting, sebagian kawan-kawan kami yang terlibat sudah menderita sudah dimasukkan ke tempat-tempat yang harus mereka masuki karena kesalahan. Tapi, ada yang tidak tersentuh hukum yang juga menikmati dari sini tidak tersentuh hukum sampai hari ini belum. Jika tidak, belum tersentuh hukum sampai hari ini di sinilah kami ingin membuka, bahwa inilah Hambalang, awal pertama masalah besar yang terjadi bagi Partai Demokrat," bebernya.
"Kenapa kita buat di sini? Subtansinya apa? Tempat inilah, proyek inilah yang merontokkan elektabilitas Partai Demokrat ketika peristiwa-peristiwa itu terjadi," kata Max, kepada wartawan, Kamis (25/3/2021).
Baca juga: Konferensi Pers di Hambalang, Darmizal Sebut Tempat Bersejarah Sekaligus Paradoks
Menurutnya, dalam kasus korupsi Wisma Atlet Hambalang masih ada yang belum tersentuh oleh hukum. Karena itu, pihaknya ingin mengingatkan kembali kasus korupsi megaproyek tersebut.
"Yang paling penting, sebagian kawan-kawan kami yang terlibat sudah menderita sudah dimasukkan ke tempat-tempat yang harus mereka masuki karena kesalahan. Tapi, ada yang tidak tersentuh hukum yang juga menikmati dari sini tidak tersentuh hukum sampai hari ini belum. Jika tidak, belum tersentuh hukum sampai hari ini di sinilah kami ingin membuka, bahwa inilah Hambalang, awal pertama masalah besar yang terjadi bagi Partai Demokrat," bebernya.
Lihat Juga :