Ini Percakapan Eks Ajudan Juliari dengan Pejabat Kemensos soal Titipan Uang
Senin, 22 Maret 2021 - 17:09 WIB
loading...
Rekaman sadapan diputar Jaksa KPK dalam sidang lanjutan perkara dugaan suap terkait pengadaan Bansos untuk penanganan COVID-19 di wilayah Jabodetabek, Senin (22/3/2021). FOTO/MPI/ARIE DWI SATRIO
A
A
A
JAKARTA - Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ) membongkar rekaman percakapan antara Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Kementerian Sosial (Kemensos), Adi Wahyono dengan mantan ajudan Juliari Peter Batubara , Eko Budi Santoso. Rekaman sadapan itu mengungkap adanya percakapan yang membahas soal titipan uang.
Rekaman sadapan itu diputar Jaksa KPK dalam sidang lanjutan perkara dugaan suap terkait pengadaan Bantuan Sosial (Bansos) untuk penanganan COVID-19 di wilayah Jabodetabek, Senin (22/3/2021) hari ini. Jaksa memutar sadapan itu ketika Eko Santoso bersaksi untuk terdakwa Harry Van Sidabukke dan Ardian Iskandar Maddanatja.
"Saya hanya mau konfirmasi terkait titipan dari Adi Wahyono, mungkin saksi pernah mendengar pembicaraan ini," kata salah satu Jaksa KPK ke Eko Budi Santoso di ruang sidang Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Senin (22/3/2021).
Baca juga: Eks Mensos Juliari Batubara Bersaksi di Sidang Suap Bansos Covid-19 Hari Ini
Berikut percakapan antara Adi Wahyono dan Eko Budi Santoso yang diputar Jaksa di persidangan:
Adi: Mas Eko, besok jadwal pesawatnya jam berapa?
Eko: Tadi kan saya nanya, setengah 8 posisi sudah ada di airport. kalo ada perubahan nanti saya info pak.
Adi: Enggak, nanti barangnya yang bawa Mas Eko aja ya? nanti diperiksa nanti.
Eko: Apa itu?
Adi: Ya ada uang saku, langsung dibawa ke Semarang dan Kendal.
Eko: Aman udah ntar kita bawa.
Adi: situ yang bawa?
Eko: Aman aman aman. langsung tempat masuk pengecekan.
Adi: Tempat masuk pengecekan? situ emang bisa masuk langsung?
Eko: Udah nanti urusan saya.
Adi: Ya udah kalau gitu. Besok ya jam 7.30, jam 7 sudah di sana lah.
Eko: siap-siap
Baca juga: KPK Geledah Rumah Politikus PDIP Ihsan Yunus terkait Suap Bansos COVID-19
Eko Santoso mengamini salah satu suara yang ada di rekaman itu adalah dirinya. Namun demikian, ia berdalih bahwa tidak mengetahui titipan yang dimaksud oleh Adi Wahyono.
"Betul itu suara saya, yang tadi saya jelaskan kan seperti itu. Makanya saya tanyakan itu titipan apa. karena memang saya tidak tahu," tuturnya.
Rekaman sadapan itu diputar Jaksa KPK dalam sidang lanjutan perkara dugaan suap terkait pengadaan Bantuan Sosial (Bansos) untuk penanganan COVID-19 di wilayah Jabodetabek, Senin (22/3/2021) hari ini. Jaksa memutar sadapan itu ketika Eko Santoso bersaksi untuk terdakwa Harry Van Sidabukke dan Ardian Iskandar Maddanatja.
"Saya hanya mau konfirmasi terkait titipan dari Adi Wahyono, mungkin saksi pernah mendengar pembicaraan ini," kata salah satu Jaksa KPK ke Eko Budi Santoso di ruang sidang Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Senin (22/3/2021).
Baca juga: Eks Mensos Juliari Batubara Bersaksi di Sidang Suap Bansos Covid-19 Hari Ini
Berikut percakapan antara Adi Wahyono dan Eko Budi Santoso yang diputar Jaksa di persidangan:
Adi: Mas Eko, besok jadwal pesawatnya jam berapa?
Eko: Tadi kan saya nanya, setengah 8 posisi sudah ada di airport. kalo ada perubahan nanti saya info pak.
Adi: Enggak, nanti barangnya yang bawa Mas Eko aja ya? nanti diperiksa nanti.
Eko: Apa itu?
Adi: Ya ada uang saku, langsung dibawa ke Semarang dan Kendal.
Eko: Aman udah ntar kita bawa.
Adi: situ yang bawa?
Eko: Aman aman aman. langsung tempat masuk pengecekan.
Adi: Tempat masuk pengecekan? situ emang bisa masuk langsung?
Eko: Udah nanti urusan saya.
Adi: Ya udah kalau gitu. Besok ya jam 7.30, jam 7 sudah di sana lah.
Eko: siap-siap
Baca juga: KPK Geledah Rumah Politikus PDIP Ihsan Yunus terkait Suap Bansos COVID-19
Eko Santoso mengamini salah satu suara yang ada di rekaman itu adalah dirinya. Namun demikian, ia berdalih bahwa tidak mengetahui titipan yang dimaksud oleh Adi Wahyono.
"Betul itu suara saya, yang tadi saya jelaskan kan seperti itu. Makanya saya tanyakan itu titipan apa. karena memang saya tidak tahu," tuturnya.
Lihat Juga :