Duet Jokowi-Prabowo di 2024 Diyakini Hapus Polarisasi Cebong dan Kampret

Kamis, 18 Maret 2021 - 12:28 WIB
loading...
Duet Jokowi-Prabowo...
Direktur Eksekutif Indo Barometer, M Qodari menyebut duet Presiden Jokowi-Prabowo Subianto di Pilpres 2024 diyakini menghapus polarisasi cebong dan kampret. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Direktur Eksekutif Indo Barometer, M Qodari menganggap, saat ini dunia seperti amfibi yakni hidup di dua dunia antara dunia nyata dan dunia maya. Sehingga, hal itu memengaruhi polarisasi politik di masyarakat. Baca juga: Tegaskan Tidak Ada Niat Jadi Presiden Tiga Periode, Jokowi: Jangan Membuat Kegaduhan Baru

Maka itu, Qodari memproklamirkan duet Jokowi-Prabowo Subianto di Pilpres 2024. Dia percaya, ketika Jokowi-Prabowo bersatu di Pilpres 2024, maka polarisasi di masyarakat menjadi berkurang atau bahkan bisa dihapus sama sekali. "Saya kira (wacana masa jabatan presiden tiga periode) inheren ya, dan levelnya (polariasi) itu semakin buruk dibandingkan dulu karena apa, misalnya dulu pilpres zaman SBY (Susilo Bambang Yudhoyono) begitu perkembangan medsos belum seperti sekarang ini," ujarnya dalam tayangan video, Kamis (18/3/2021). Baca juga: Jokowi Tidak Niat Jadi Presiden Tiga Periode, Jimly: Ini Bukan Soal Minat dan Tidak

Qodari mengaku enggan masuk ke perdebatan wacana amandemen UUD 1945 yang mengatur soal masa jabatan presiden. Tapi, dia melihat kepada bagaimana Pilpres 2024 dapat menghapus polarisasi di masyarakat. Di mana polarisasi ini juga sudah jauh-jauh hari diprediksi Samuel Huntington. Menurutnya, figur Jokowi dan Prabowo saat ini dipandang sebagai imajinasi politik yang ada di masyarakat. Katanya, Jokowi-Prabowo dilahirkan dalam suasana politik yang dipengaruhi perkembangan digital. Sehingga, polarisasi itu juga tak bisa dilepaskan dari kontestasi politik yang pernah mereka rasakan. Baca juga: Elektoral Capres 2024, Prabowo Teratas, Ridwan Kamil Kalahkan Ganjar dan Anies

"Karena itu kalau Jokowi-Prabowo dua tokoh yang mempresentasikan Indonesia dalam dua pertarungan tersebut itu bergabung ya, di sini (pemerintahan) mereka sudah bergabung saat ini tinggal dilanjutkan saja. Hemat saya potensi polarisasi di 2024 akan sangat minimal karena apa, karena satu, dua-duanya kan mewakili katakanlah dua mahluk yang lahir gara-gara polarisasi itu yakni cebong dan kampret, (akhirnya) bersatu mereka," sambung Qodari.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowo: Gaji Hakim...
Prabowo: Gaji Hakim Naik Hampir 300%, Lebih Tinggi dari Singapura
Prabowo: 110 Masalah...
Prabowo: 110 Masalah Tuntas dalam 18 Bulan, Bukan Prestasi Kecil
Mensesneg Minta Jangan...
Mensesneg Minta Jangan Kaitkan Kasus Febrie Adriansyah dengan Prabowo
Prabowo Gelar Sidang...
Prabowo Gelar Sidang Kabinet Paripurna Sore Ini, Bahas Percepatan Program-Evaluasi
Ramalan Juni Indonesia...
Ramalan Juni Indonesia Kolaps, Prabowo: Ini Udah Juli!
Imparsial Desak Prabowo...
Imparsial Desak Prabowo Cabut Perpres Pengamanan Jaksa oleh TNI
Kepala BGN Baru Sebut...
Kepala BGN Baru Sebut MBG Tender Politik Prabowo: Tak Bisa Dibubarkan
Apa Itu Universitas...
Apa Itu Universitas Republik Indonesia yang Dibentuk Prabowo dan Dipimpin Donny Ermawan?
Prabowo: 66,4 Juta Warga...
Prabowo: 66,4 Juta Warga RI Dapat LPG Subsidi, Lebih Banyak dari Penduduk Singapura
Rekomendasi
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
10 Pemain Tercepat di...
10 Pemain Tercepat di Piala Dunia 2026: Mbappe Top Sprinter Kalahkan Haaland
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Berita Terkini
Hari Anak Nasional ke-42,...
Hari Anak Nasional ke-42, saatnya Negara Membangun Prasyarat Perlindungan Anak
Febrie Adriansyah Mangkir...
Febrie Adriansyah Mangkir dari Pemeriksaan Kejagung, Dipanggil Ulang Besok
Dokter Tifa Siap Terima...
Dokter Tifa Siap Terima Apa Pun Putusan Sela Hari Ini
Menjembatani Rivalitas...
Menjembatani Rivalitas LCS: Konsep Hybrid Maritime Security Governance System
Ahli Waris Laporkan...
Ahli Waris Laporkan Dugaan Kepemilikan Aset Tak Wajar Mantan Hakim dan Jaksa ke KPK
Kisah Calvin dan Yehezkiel,...
Kisah Calvin dan Yehezkiel, Peraih Adhi Makayasa 2026 yang Dilantik Prabowo di Istana Merdeka
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved