Bagaimana Nasib Pro KLB jika Jiwa Prajurit TNI Moeldoko Muncul dan Mundur Jadi Ketum

Kamis, 11 Maret 2021 - 16:24 WIB
loading...
Bagaimana Nasib Pro...
Nasib para pengikut pendukung KLB beberapa waktu lalu yang memutuskan Jenderal (Purn) Moeldoko terpilih sebagai Ketum Demokrat, sebenarnya tergantung Moeldoko. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Nasib para pengikut pendukung Kongres Luar Biasa (KLB) Deli Serdang, Medan, Sumatera Utara, beberapa waktu lalu yang memutuskan Kepala Staf Presiden (KSP) Jenderal (Purn) Moeldoko terpilih sebagai Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat, sebenarnya tergantung Moeldoko.

Baca juga: 2 Opsi Pemerintah Hentikan Kisruh Partai Demokrat, Pecat Moeldoko atau..

Hal ini ditegaskan politikus Partai Demokrat, Rachland Nashidik. Menurutnya, bisa saja jiwa prajurit TNI Moeldoko muncul dan mengakui kekhilafannya serta menyatakan mundur dari jabatan Ketum Demokrat versi KLB.
Bagaimana Nasib Pro KLB jika Jiwa Prajurit TNI Moeldoko Muncul dan Mundur Jadi Ketum

Baca juga: Pengurus Partai Demokrat se-Jatim Ikrar Dukung AHY di Depan Notaris

"Dan kalian mau bilang apa, menangis sekeras apa, bila hari ini atau besok Moeldoko menyadari kekhilafan, bangkit sifat prajuritnya, lalu menyatakan mundur dari Ketum abal-abal hasil KLB Ilegal?" seperti dikutip SINDOnews di akun Twitter @RachlanNashidik, Kamis (11/3/2021).

Baca juga: Jika KLB Moeldoko Diakui, Pengamat: Demokrat Tengah Menuju Kematian

Menurut Rachland apa yang disampaikan para pendukung KLB Demokrat Deli Serdang ini tak perlu dihiraukan, karena diakuinya seluruh DPC dan DPD Demokrat pimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan tak mengakui KLB Moeldoko.

"Silahkan saja kaum anakronis keblinger itu mengatakan apa saja. Kenyataannya, seluruh Ketua DPD PD dan limaratus lebih Ketua DPC PD tidak mempercayai mereka, menolak KLB ilegal, dan sebaliknya memilih mempercayai Agus Yudhoyono dan menyatakan setia pada kepemimpinannya," tutupnya.

Sebelumnya, pendiri Partai Demokrat Ahmad Yahya membeberkan beberapa alasan kader partai ini mendesak diselenggarakannya Kongres Luar Biasa (KLB) di Sumatera Utara, beberapa waktu lalu.

Pertama, kader merasa Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai ketua Majelis Tinggi menempatkan anaknya yang tidak berpengalaman AHY menjadi ketua umum. Hal ini menyebabkan terjadinya krisis kepemimpinan di Partai Demokrat.

"Kepemimpinan AHY yang rapuh, sewenang-wenang, dan menjaga jarak dengan para kader terutama pengurus daerah dan cabang, menyebabkan penyumbatan aspirasi dan kebuntuan komunikasi,sehingga kader-kader di daerah menginginkan KLB segara dilaksanakan dalarn waktu yang sesingkat-singkatnya," jelas Yahya dalam konferensi pers di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demokrasi Belum Utuh...
Demokrasi Belum Utuh Jika Perempuan Masih Minim Keterwakilan
Dorong Kualitas Keterwakilan...
Dorong Kualitas Keterwakilan Perempuan 30%, Partai Perindo Siap Bersinergi Lahirkan Kebijakan yang Inklusif
Putusan PTUN Tegaskan...
Putusan PTUN Tegaskan Keabsahan SK Menkum, Kepemimpinan Mardiono sebagai Ketum PPP Sah
PKB Jabar Fest, Gus...
PKB Jabar Fest, Gus Muhaimin: Kita Tak Butuh Pemimpin Pencitraan
Perkuat Gerak Pelayanan,...
Perkuat Gerak Pelayanan, PKB Jabar Gelar PKBFest
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
Bidik Suara Generasi...
Bidik Suara Generasi Muda, DPD Partai Perindo TTS Genjot Rekrutmen Kader hingga Akar Rumput
DPW PPP Banten Targetkan...
DPW PPP Banten Targetkan Tambah Kursi Legislatif pada Pemilu 2029
Momen Jokowi Salat Jumat...
Momen Jokowi Salat Jumat Masjid Al Hikmah Sebelum Blusukan di Lampung
Rekomendasi
IHSG Hari Ini Terjun...
IHSG Hari Ini Terjun Bebas 3,05% ke Level 5.643, Transaksi Cetak Rp15 Triliun
Penuhi Target 100 GW...
Penuhi Target 100 GW PLTS, Kesiapan SDM Lokal Jadi Syarat Mutlak
Rahasia Keharmonisan...
Rahasia Keharmonisan Rumah Tangga Menurut Kisah Umar bin Khattab
Berita Terkini
OTT KPK di Kuansing...
OTT KPK di Kuansing Riau Diduga Terkait Suap Jual Beli Jabatan Sekda
Polisi Tetapkan 3 Mantan...
Polisi Tetapkan 3 Mantan Pejabat Pertamina Niaga dan Samin Tan Tersangka Jual Beli BBM
OTT di Kuansing, KPK...
OTT di Kuansing, KPK Minta Bupati dan Sekda Menyerahkan Diri
PDIP Nonaktifkan Anggota...
PDIP Nonaktifkan Anggota DPRD TTU Imbas Dugaan Intimidasi Dokter Icha
Pakar: Putusan Nadiem...
Pakar: Putusan Nadiem Makarim Buktikan Hukum Tidak Tebang Pilih
Survei Puspoll Indonesia:...
Survei Puspoll Indonesia: Lebih dari 80 Persen Masyarakat Dukung Pilkada Langsung
Infografis
Memodifikasi Mobil Desa...
Memodifikasi Mobil Desa Jadi Kendaraan Taktis TNI dan Polisi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved