Demokrat Diambil Alih Pejabat Negara, Peneliti LSI: Pertama Kali di Indonesia, Ironi Luar Biasa

Sabtu, 06 Maret 2021 - 05:35 WIB
loading...
Demokrat Diambil Alih...
KLB Partai Demokrat Deliserdang menetapkan KSP Moeldoko sebagai Ketua Umum. Foto: SINDOnews/Dok
A A A
JAKARTA - Peneliti Utama Lembaga Survei Indonesia, Saiful Mujani, turut menyoroti kisruh Partai Demokrat setelah Jhoni Allen dkk menggelar Kongres Luar Biasa (KLB) dan menetapkan Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko sebagai Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat.

Menurut Saiful Mujani, kudeta atau pengambilalihan Partai Demokrat oleh orang di luar partai adalah kejadian yang pertama kali di Indonesia. Ia menilai peristiwa ini adalah kemunduran demokrasi. Sebab, pejabat negara seharusnya melindungi semua partai di era demokrasi seperti sekarang ini.

Baca juga: Kemenkumham Pastikan Proses Hasil KLB Partai Demokrat, Dianggap Legal?

"Zaman orba saja yang otoriter pengambilalihan kekuasaan lewat KLB oleh kader partai sendiri, kasus PDI misalnya. Di era demokrasi sekarang, Demokrat justeru diambil alih oleh pejabat negara yang mestinya melindungi semua partai. ironi luar biasa," ungkap Mujani melalui akun pribadi twitternya @saiful_mujani, Jumat (5/3/2021), malam.

"Demokrasi dunia sekarang memang sedang mundur (backsliding). Menurut studi terakhir Haghar dan Kufman (2021) penyebanya adalah tindakan-tindakan politik oleh pejabat yang justeru hasil demokrasi sendiri. kita mungkin masuk di sini," imbuhnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
LSI: 77 Persen Warga...
LSI: 77 Persen Warga Percaya Hasto Kristiyanto Terlibat Kasus Dugaan Korupsi Harun Masiku
Survei LSI: Elektabilitas...
Survei LSI: Elektabilitas Airin Capai 77,3% di Pilkada Banten
Banyak Bongkar Kasus...
Banyak Bongkar Kasus Besar, Public Trust Kejaksaan Agung Meroket Jadi 74 Persen
Publik Dukung Kejagung...
Publik Dukung Kejagung Miskinkan Pelaku Korupsi Kasus Timah
Survei LSI: 71,2% Publik...
Survei LSI: 71,2% Publik Puas dengan Penyelenggaraan Pemilu 2024
LSI: Tingkat Kepuasan...
LSI: Tingkat Kepuasan Masyarakat terhadap Pemilu 2024 Terus Menurun
Berharap Prabowo Menjadi...
Berharap Prabowo Menjadi Bapak Pemberantas Korupsi di Indonesia
LSI Umumkan Exitpool...
LSI Umumkan Exitpool dan Quick Count Pilkada 2024 di 7 Provinsi
Peneliti LSI Denny JA...
Peneliti LSI Denny JA Prediksi Kemenangan Rijanto-Beky Tembus 65% di Pilkada Blitar
Rekomendasi
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Dorong Kemandirian,...
Dorong Kemandirian, UMB Asah Kreativitas Siswa Disabilitas lewat Ekonomi Kreatif
Sering Dibully karena...
Sering Dibully karena Kondisi Fisiknya, Debi Ceper Mengaku Tak Pernah Sakit Hati
Berita Terkini
Didakwa Terima Suap...
Didakwa Terima Suap Rp4,8 Miliar, Hery Susanto Tak Ajukan Eksepsi
Jaksa Ungkap Nama Samaran...
Jaksa Ungkap Nama Samaran Hery Susanto, Ada John Lennon 07 hingga Komandante
3 Fakta Terbaru Kasus...
3 Fakta Terbaru Kasus Ijazah Jokowi, Dokter Tifa Batal Ajukan Gugatan Praperadilan
Singgung Perbedaan Pandangan,...
Singgung Perbedaan Pandangan, Dudung Ajak Purnawirawan TNI-Polri Jaga Persatuan
Gita Wirjawan: Integritas...
Gita Wirjawan: Integritas Harus Jadi Prioritas Memilih Pemimpin
KPK Periksa Eks Sekjen...
KPK Periksa Eks Sekjen MPR Ma'ruf Cahyono sebagai Tersangka Kasus Gratifikasi
Infografis
10 Negara Gugur di Fase...
10 Negara Gugur di Fase Grup Piala Dunia U-17 2025: Ada Timnas Indonesia?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved