Masyarakat Indonesia Tak Lagi Anggap Gempa dan Tsunami sebagai Peristiwa Horor

Jum'at, 05 Maret 2021 - 14:38 WIB
loading...
Masyarakat Indonesia...
Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengatakan saat ini masyarakat hingga level desa sudah tidak menganggap bencana gempa dan tsunami adalah peristiwa horor. FOTO/ILUSTRASI/DOK.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika ( BMKG ), Dwikorita Karnawati mengatakan saat ini masyarakat hingga level desa sudah tidak menganggap bencana gempa dan tsunami adalah peristiwa horor. Ini berbeda pada sebelum 2018, di mana masyarakat masih menganggap bahwa bencana gempa dan tsunami menakutkan dan tabu untuk dibicarakan.

Hal itu diungkapkan Dwikorita dalam Rapat Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana (Rakornas PB) Tahun 2021 secara virtual, Jumat (5/3/2021). Bahkan, Dwikorita menceritakan ketika BMKG sempat dipanggil oleh Polda ketika mengadakan seminar tentang megathrust.

"Jadi sekarang ini era keterbukaan ya. Di tahun 2018, saat BMKG mengadakan seminar tentang megathrust itu akhirnya kami dipanggil di Polda. Termasuk yang termasuk yang memaparkan itu pakar gempa dan tsunami di Polda menjadi perkara dan bisa terancam kurungan. Itu sekitar bulan April 2018," katanya.

Baca juga: Kegempaan Selatan Jatim Meningkat, Kepala BMKG Pusat Peringatkan Ancaman Tsunami

"Tetapi nampaknya, kehendak Allah mungkin beda ya. Akhirnya, 2018 juga di akhir tahun, wilayah yang kami bahas terkena tsunami. Meskipun bukan karena gempa bumi," kata Dwikorita.

Ia mengatakan bahwa pelajaran ini yang menjadikan masyarakat tidak tabu membahas gempa dan tsunami. "Tetapi ini menjadikan pelajaran bersama bagi kami dan juga bagi masyarakat bahwa membahas tsunami itu tidak tabu. Karena memang baru beberapa bulan dibahas, eh tsunaminya datang betulan," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
25 Wilayah Indonesia...
25 Wilayah Indonesia Berpotensi Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Mindanao Filipina
Pantau Badai Monsun...
Pantau Badai Monsun di Teluk Benggala, BMKG Ungkap Dampaknya ke Indonesia
Kemlu Belum Dapat Laporan...
Kemlu Belum Dapat Laporan WNI Jadi Korban Gempa Magnitudo 7,4 di Jepang
Bantah Isu Kemarau 2026...
Bantah Isu Kemarau 2026 Terparah Sepanjang 30 Tahun, Ini Penjelasan BMKG
BMKG Bakal Pantau Hilal...
BMKG Bakal Pantau Hilal di 37 Titik, Potensi Teramatinya Hilal Kecil
BMKG Prediksi Cuaca...
BMKG Prediksi Cuaca saat Lebaran Berawan hingga Hujan Lebat
Gempa M 5,0 Guncang...
Gempa M 5,0 Guncang NTT, Tidak Berpotensi Tsunami
Gempa Magnitudo 6,7...
Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sulteng, 1 Warga Sigi Meninggal Dunia
71 Kali Gempa Susulan...
71 Kali Gempa Susulan Terjadi Pascagempa Besar M6,7 di Palu Sulteng
Rekomendasi
Galungan Jadi Momentum...
Galungan Jadi Momentum Jaga Budaya Bali, Partai Perindo Ajak Perkuat Persatuan
Austria Taklukkan Yordania...
Austria Taklukkan Yordania 3-1, Debut Manis di Piala Dunia 2026
IFG Life Bayarkan Klaim...
IFG Life Bayarkan Klaim Asuransi Kredit Nasabah Bank Sulselbar
Berita Terkini
Ekologi adalah Kesehatan:...
Ekologi adalah Kesehatan: Ketika Dua Visi Besar Emil Salim dan Farid Moeloek Menjadi Keharusan Zaman
Pakar: Tanpa Bukti Kuat,...
Pakar: Tanpa Bukti Kuat, Penyebutan 26 Nama dalam Dugaan Korupsi MBG Bisa Berujung Pidana
PPATK Minta Tambahan...
PPATK Minta Tambahan Anggaran Rp516,4 M untuk Perkuat Pemberantasan TPPU
Diskusi Budiman-Nusron-Sudaryono...
Diskusi Budiman-Nusron-Sudaryono di UGM Dibubarkan Mahasiswa, Qodari: Kalau Hanya Tuntutan, Bukan Demokrasi
Mengapa Pendonor Darah...
Mengapa Pendonor Darah Kita Tidak Kembali?
Evita: Ekspor Satu Pintu...
Evita: Ekspor Satu Pintu Harus Jadi Instrumen Hilirisasi, Bukan Ubah Jalur Penjualan
Infografis
Konsumsi Sayur dan Buah...
Konsumsi Sayur dan Buah Masyarakat Indonesia Masih Rendah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved