Luhut Ingatkan Megathrust Berpotensi Tsunami di Pantai Barat Sumatera dan Selatan Jawa

Kamis, 04 Maret 2021 - 11:54 WIB
loading...
Luhut Ingatkan Megathrust...
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan mengingatkan potensi megathrust berpotensi tsunami di pantai Barat Sumatera dan Selatan Jawa. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan mengingatkan potensi bahaya megathrust atau jalur subduksi lempeng bumi yang sangat panjang, tapi relatif dangkal yang berpotensi tsunami di pantai Barat Sumatera dan Selatan Jawa.

“Kita nih takut megathrust ini, megathrust yang bisa saja terjadi masih di pantai barat dari Sumatera, Pantai Selatan Jawa, yang ini memang kita harus duga bahwa itu akan terjadi. Dimana, kapan dan bagaimana, itu yang kita tidak tahu. Itulah alam itu. Jadi kita semua harus siap menghadapi itu,” ungkap Luhut dalam Rapat Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana (Rakornas PB) Tahun 2021 secara virtual, Kamis (4/3/2021). Baca juga: Waspada! Hampir Seluruh Desa di Indonesia Rawan Tsunami

Selain itu, Luhut meminta kepala Daerah juga melihat potensi adanya zona aktif gempa di wilayah masing-masing. “Jadi kalau dilihat sekarang ini, apa namanya zona aktif gempa, zona seismic gap, dan lainnya, ini menjadi penting untuk diperhatikan. Kemudian zona aktif gempa Januari 2021 ini seperti ini tolong kita simak baik-baik. Dan aktif gempa Januari 2001 itu ada dimana Aceh, Nias. Aceh mungkin tidak berulang tsunami mungkin, saya nggak tahu karena saya bukan orang ahli ya, tapi karena baru 15 tahun yang lalu,” kata Luhut. Baca juga: Jokowi Minta Penanganan Bencana Terintegrasi lewat Rantai Komando

Luhut juga mengingatkan adanya potensi gempa merusak bahkan memicu tsunami di beberapa wilayah ini untuk waspada. “Di Nias bisa saja terjadi atau di Padang karena pada daerah itu, patahannya. Dan atau juga di Bengkulu. Atau juga bisa daerah-daerah yang berbahaya di Lombok, Sumbawa, Sumba, Sulbar, Sulteng, Gorontalo, Laut Maluku, Seram. Ini semua area-area yang perlu kita perhatikan. Waktu itu sudah ada rapat kabinet terbatas untuk menyiapkan ini semua. Jadi sehingga sekarang posisi BNPB ini menjadi sangat sangat strategis, karena supaya bisa mengkoordinasikan seluruh kekuatan kita manakala terjadi gempa,” ungkap Luhut.

Oleh karena itu, Luhut meminta semua Kepala Daerah bersama dengan pemerintah pusat untuk menyiapkan mitigasi. Pasalnya, kata Luhut, pemerintah bertanggung jawab atas keselamatan warganya. “Jadi ini saya minta para Kepala Daerah, teman-teman semua, ayo kita saling rakyat kita dan pemerintah daerah kita sendiri. Kalau, Anda bertanggung jawab terhadap keselamatan rakyat tempat anda bekerja, tolong ini pembelajaran ini dilakukan,” tegas Luhut.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowo Panggil Luhut...
Prabowo Panggil Luhut hingga Chatib Basri di Hambalang, Bahas Apa?
Luhut: Bansos ke Depan...
Luhut: Bansos ke Depan Tak Lagi Barang, Diberi Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang
25 Wilayah Indonesia...
25 Wilayah Indonesia Berpotensi Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Mindanao Filipina
Dasco Panggil Satgas...
Dasco Panggil Satgas Percepatan Penanganan Bencana Sumatera
Perkuat Penanganan Bencana...
Perkuat Penanganan Bencana Daerah, Kemendagri Dorong Transformasi Tata Kelola BPBD
BNPB Ungkap Indonesia...
BNPB Ungkap Indonesia Peringkat Ketiga Negara dengan Risiko Bencana Tertinggi di Dunia
Latih Desa Binaan Hadapi...
Latih Desa Binaan Hadapi Bencana, Astra Gandeng BNPB Gelar Pelatihan Tanggap Darurat
Gempa Magnitudo 4,7...
Gempa Magnitudo 4,7 Guncang Polewali Mandar Pagi Ini, Dirasakan hingga Makassar
Gempa 5,6 Magnitudo...
Gempa 5,6 Magnitudo Guncang Pulau DOI Maluku Utara Siang Ini
Rekomendasi
Masayu Anastasia Jadi...
Masayu Anastasia Jadi Dokter Forensik di Film Autopsy: Dead Body Can Talk, Akui Banyak Tantangan
Penghargaan Regional...
Penghargaan Regional Dorong Penguatan Dialog, Kepercayaan, dan Kepemimpinan di Asia Tenggara
Jepang Bentuk Badan...
Jepang Bentuk Badan Intelijen Baru untuk Pertama Kalinya sejak Perang Dunia II, Ini 5 Alasannya
Berita Terkini
Telkomsat Gandeng UNIVITY...
Telkomsat Gandeng UNIVITY Perkuat Pemantauan Keamanan Nasional
Selamat Ginting: Prabowo...
Selamat Ginting: Prabowo Harus Jadi Panglima Tertinggi Pemberantasan Korupsi
Sri Radjasa Duga Ada...
Sri Radjasa Duga Ada Motif Politik di Balik Kasus Febrie Adriansyah
MAKI Bakal Ajukan Praperadilan...
MAKI Bakal Ajukan Praperadilan atas Pelimpahan Kasus Febrie Adriansyah dari Polri ke Kejagung
Eks Jampidsus Jadi Tersangka,...
Eks Jampidsus Jadi Tersangka, Said Didu Minta Febrie Adriansyah Ungkap Semua Pihak yang Terlibat
Presiden Petisi Ahli...
Presiden Petisi Ahli Sebut Pelimpahan Kasus Febrie Adriansyah ke Kejagung Sesuai dengan UU Kejaksaan
Infografis
Jadwal dan Rute Ganjil...
Jadwal dan Rute Ganjil Genap di Jakarta 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved