Demokrat Bali Ditelepon untuk Dukung KLB, Ditawari Iming-Iming

Senin, 01 Maret 2021 - 19:45 WIB
loading...
Demokrat Bali Ditelepon...
Ketua DPD Partai Demokrat Bali Made Mudarta mengungkapkan empat Ketua DPC ditelepon oleh seseorang untuk mendukung KLB dan menawarkan iming-iming. FOTO/SINDOnews/MIFTAHUL CHUSNA
A A A
JAKARTA - Sejumlah Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat di Bali mengaku menerima telepon yang isinya diminta mendukung Kongres Luar Biasa (KLB) .

"Ada empat Ketua DPC yang dihubungi. Buleleng, Klungkung, Jembrana dan Bangli. Komunikasinya berkaitan dengan KLB ingin mengganti AHY," kata Ketua DPD Partai Demokrat Bali Made Mudarta, Senin (1/3/2021).

Menurutnya, informasi itu terungkap setelah empat Ketua DPC itu melapor kepada dirinya. Laporan itu telah dia teruskan kepada Ketua Umum AHY dan ketua majelis tinggi partai Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Baca juga: Klaim Dukungan DPC-DPD Demokrat Capai 80%, KLB Akan Digelar April 2021

Mudarta mengungkap, keempat Ketua DPC itu menerima telepon dalam sepekan terakhir. Si penelpon menggunakan nomor yang tidak dikenal.

Dalam sambungan telepon itu, si penelpon meminta ketemu. Keempat Ketua DPC itu juga dijanjikan akan dipertemukan dengan orang dari Jakarta.

Si penelpon juga menawarkan iming-iming. "Paket. Di dalamnya energi," beber Mudarta.

Ditanya siapa penelepon yang dimaksud, Mudarta hanya mengatakan dia adalah orang yang pernah menjadi kader partai dan sekarang sudah pindah ke partai lain. "Kami sudah tahu orangnya. Dia yang sering menyerang ketua umum dan ketua majelis tinggi partai," katanya.

Baca juga: Pemecatan 7 Kader Dinilai Bakal Mempercepat KLB Demokrat

Mudarta menegaskan, DPD Demokrat Bali dan sembilan DPC se-Bali hingga kini tetap solid mendukung kepemimpinan AHY. "Isu KLB akan digelar di Bali, kami menolak dengan tegas," katanya.Sejumlah Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat di Bali mengaku menerima telepon yang isinya diminta mendukung Kongres Luar Biasa (KLB).

"Ada empat Ketua DPC yang dihubungi. Buleleng, Klungkung, Jembrana dan Bangli. Komunikasinya berkaitan dengan KLB ingin mengganti AHY," kata Ketua DPD Partai Demokrat Bali Made Mudarta, Senin (1/3/2021).

Menurutnya, informasi itu terungkap setelah empat Ketua DPC itu melapor kepada dirinya. Laporan itu telah dia teruskan kepada Ketua Umum AHY dan ketua majelis tinggi partai Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Mudarta mengungkap, keempat Ketua DPC itu menerima telepon dalam sepekan terakhir. Si penelpon menggunakan nomor yang tidak dikenal.



Dalam sambungan telepon itu, si penelpon meminta ketemu. Keempat Ketua DPC itu juga dijanjikan akan dipertemukan dengan orang dari Jakarta.

Si penelpon juga menawarkan iming-iming. "Paket. Di dalamnya energi," beber Mudarta.

Ditanya siapa penelepon yang dimaksud, Mudarta hanya mengatakan dia adalah orang yang pernah menjadi kader partai dan sekarang sudah pindah ke partai lain. "Kami sudah tahu orangnya. Dia yang sering menyerang ketua umum dan ketua majelis tinggi partai," katanya.

Mudarta menegaskan, DPD Demokrat Bali dan sembilan DPC se-Bali hingga kini tetap solid mendukung kepemimpinan AHY. "Isu KLB akan digelar di Bali, kami menolak dengan tegas," katanya.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AHY: Oposisi Harus Konstruktif,...
AHY: Oposisi Harus Konstruktif, Tidak Boleh Memecah Belah Bangsa
Demokrat Ajak Semua...
Demokrat Ajak Semua Elemen Bangsa Jaga Ruang Publik yang Kondusif dan Beradab
Rupiah dan IHSG Menguat,...
Rupiah dan IHSG Menguat, SBY: Ada Good News untuk Kita Semua
Kongres Luar Biasa KOWANI...
Kongres Luar Biasa KOWANI Pilih Yenny Wahid sebagai Ketua Umum Baru
KOWANI Gelar KLB, Upaya...
KOWANI Gelar KLB, Upaya Selamatkan Tata Kelola dan Integritas Organisasi
AHY Ingatkan Kader Demokrat...
AHY Ingatkan Kader Demokrat Hasilkan Kebijakan yang Berpihak kepada Rakyat
Dokter Sukarelawan di...
Dokter Sukarelawan di Gaza Menang Pemilihan Pendahuluan Partai Demokrat AS
Sambil Melukis di Magelang,...
Sambil Melukis di Magelang, SBY Menyoroti Kejatuhan Pasar Modal dan Kurs Rupiah
Partai Demokrat Ancam...
Partai Demokrat Ancam Gugat Trump Terkait Perang Iran
Rekomendasi
Kenapa Hari Asyura Dijuluki...
Kenapa Hari Asyura Dijuluki Lebaran Anak Yatim? Begini Sejarahnya di Indonesia
Perbandingan Harga BBM...
Perbandingan Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo Energy dan BP per 22 Juni 2026
Gunakan Mode Autopilot,...
Gunakan Mode Autopilot, Mobil Tesla Ini Malah Tabrak Rumah dan Tewaskan Penghuninya
Berita Terkini
Memahami Urgensi Koperasi...
Memahami Urgensi Koperasi Desa Merah Putih
Polda Metro Singgung...
Polda Metro Singgung Ada Mantan Pejabat Berupaya Hambat Kasus Roy Suryo
Jokowi Minta PSI Dukung...
Jokowi Minta PSI Dukung Prabowo-Gibran 2 Periode, AHY: Pemilu 2029 Masih Lama
Kasus Dugaan Pemerasan...
Kasus Dugaan Pemerasan Izin Tinggal WNA, Dirjen Imigrasi Minta Buka Akses Seluas-luasnya untuk KPK
AHY: Oposisi Harus Konstruktif,...
AHY: Oposisi Harus Konstruktif, Tidak Boleh Memecah Belah Bangsa
Gugat Penetapan Capres...
Gugat Penetapan Capres 2014 dan 2019, Bonatua Bawa Novum Baru ke PTUN
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved