Tolak Tuduhan KDRT, Dirut Taspen Siap Beberkan Bukti-bukti

Senin, 01 Maret 2021 - 18:07 WIB
loading...
Tolak Tuduhan KDRT,...
Dirut PT Taspen, Antonius Kosasih membantah telah telah melakukan KDRT kepada istrinya RL. Bahkan dia menyesalkan permasalahan keluarga harus menjadi konsumsi publik. Foto/Dok. SINDOnews
A A A
JAKARTA - Dirut PT Taspen , Antonius Kosasih membantah telah telah melakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) kepada istrinya RL. Kosasih memiliki sejumlah bukti-bukti bahwa dia dia tidak melakukan kekerasan.

Di sisi lain, Kosasih menyesalkan permasalahan keluarga harus menjadi konsumsi publik. Helmi, kuasa hukum Kosasih mengatakan, kliennya sangat menyesalkan masalah ini. Apa yang terjadi di internal keluarga tidak untuk menjadi konsumsi publik. Baca juga: Punya Banyak Selingkuhan, saat Diingatkan Pria Ini Malah Hajar Istrinya

"Sebagai manusia biasa saya juga mengalami masalah dalam keluarga, yang sebenarnya semua itu merupakan privasi klien kami dan bukan konsumsi publik," kata Helmi kepada wartawan, Senin (1/3/2021).

Kliennya, lanjut Helmi, saat ini tengah mencari solusi bersama dalam proses penyelesaian persoalan yang tengah terjadi. "Karena itu, klien saya dan istrinya sedang mencari solusi bersama. Sekarang mereka dalam proses penyelesaian persoalan ini," ujarnya.

Terkait tuduhan KDRT, Helmi mengatakan kliennya menolak dengan tegas. Hal ini dapat dibuktikan dengan bukti-bukti yang tentunya tidak pantas untuk disampaikan ke publik. Baca juga: Rumuskan Jaminan Pensiun PPPK, BKN: Nanti Dieksekusi PT Taspen

"Klien saya akan ikuti proses hukum yang berjalan. Namun terkait KDRT menolak tegas. Terbukti dalam video yang beredar luas tidak ada pemukulan dari klien saya, justru sebaliknya," ungkap Helmi seraya meminta didoakan agar persoalan pribadi ini dapat segera terselesaikan.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wakapolri Ungkap Ancaman...
Wakapolri Ungkap Ancaman Kekerasan dan Teror Modern di Era Digital
Kekerasan Fisik dan...
Kekerasan Fisik dan Seksual Masih Ada, Menag: Pesantren Harus Jadi Ruang Paling Aman bagi Anak
Kekerasan Daycare Yogyakarta...
Kekerasan Daycare Yogyakarta Bukti Lemahnya Pengawasan Pemerintah di Lembaga Penitipan Anak
Kekerasan Daycare di...
Kekerasan Daycare di Yogyakarta, Selly PDIP: Tragedi Kegagalan Sistem Perlindungan Anak
Puspadaya Perindo Gandeng...
Puspadaya Perindo Gandeng PKK Edukasi Ruang Aman Perempuan di Kelapa Gading
Menteri PPPA: Kampus...
Menteri PPPA: Kampus Harus Aman, Inklusif, dan Bebas dari Kekerasan bagi Mahasiswa
Akui Pernah Lakukan...
Akui Pernah Lakukan KDRT ke Istri, Dede Sunandar Ungkap Alasannya
Anak Dede Sunandar Disebut...
Anak Dede Sunandar Disebut Lindungi Ibunya Saat Dugaan KDRT Terjadi
Istri Dede Suandar Mengaku...
Istri Dede Suandar Mengaku Alami KDRT, Anak Ikut Jadi Korban
Rekomendasi
RTX 5070Ti, OLED, dan...
RTX 5070Ti, OLED, dan Bola Sepak: Laptop Piala Dunia Buatan Lenovo Ini Harganya Rp62 Juta
Dasco Bahas Tata Kelola...
Dasco Bahas Tata Kelola PT DSI Bersama Bahlil dan Kepala BP BUMN: Ada Beberapa Perlu Diperjelas
Helikopter S-300 Tak...
Helikopter S-300 Tak Berawak Jadi Senjata Anti-kapal Selam
Berita Terkini
Istana Terima Tuntutan...
Istana Terima Tuntutan BEM SI Jateng Soal Kuatkan Rupiah, tapi...
TAUD Khawatir Barang...
TAUD Khawatir Barang Bukti Kasus Andrie Yunus Dimusnahkan PN Militer
Chatib Basri di Ajang...
Chatib Basri di Ajang Perang Ideologi Ekonomi
TAUD Ajukan Penghentian...
TAUD Ajukan Penghentian Sidang Kasus Andrie Yunus ke Pengadilan Militer Jakarta
Milad ke-24, BSMI Komitmen...
Milad ke-24, BSMI Komitmen Kokohkan Pelayanan Kemanusiaan Bagi Indonesia dan Dunia
Mensesneg Tegaskan Belum...
Mensesneg Tegaskan Belum Ada Rencana Reshuffle Kabinet
Infografis
Penyebab Jerman Tak...
Penyebab Jerman Tak Siap Hadapi Perang Dunia III Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved