Tegas Kritisi Legalisasi Miras, Amien Rais: Moral Bangsa sedang Dihancurkan

Senin, 01 Maret 2021 - 00:05 WIB
loading...
Tegas Kritisi Legalisasi...
Mantan Ketua MPR Amien Rais kritik keras kebijakan Presiden Jokowi terkait legalisasi miras di beberapa provinsi tertentu lewat Perpres Nomor 10 Tahun 2021. Foto/SINDOnews/Sutikno
A A A
JAKARTA - Mantan Ketua MPR Amien Rais mengkritik keras kebijakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait legalisasi minuman keras (Miras) di beberapa provinsi tertentu lewat Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 10 Tahun 2021.

Baca juga: Pabrik Miras Dibolehkan di 4 Provinsi tapi Produknya Bakal Nyebar, Piye Jal?

"Saya yakin sebagian besar umat Islam terkejut, terperangah karena Pak Jokowi lewat Peraturan Presiden Nomor 10 Tahun 2021, ternyata sudah melegalisasi perdagangan produksi dan juga konsumsi miras," kata Amien Rais dalam kanal YouTube Amien Rais Official yang diunggah Minggu (28/2/2021).

Baca juga: Perhatikan Kearifan Lokal, Pengamat: Perpres Miras untuk Menarik Wisatawan

Menurutnya, meski dalam Perpres itu disebutkan dibeberapa provinsi tertentu saja, hal tersebut sudah menjadi langkah atau keputusan yang fatal.

"Jokowi, sudah membuat langkah yang fatal, secara moral, secara politik karena jelas sekali yang dilakukan pak Jokowi itu, adalah menabrak langsung ketentuan Alquran, dimana khamar atau miras itu dan judi merupakan dosa besar," tegasnya.

Baca juga: Soal Perpres Miras, Muhammadiyah: Pemerintah Seperti Kehilangan Akal Cari Uang

Dalam video berdurasi 8 menit 12 detik dengan judul 'Presiden Telah Menghancurkan Masa Depan Bangsa' itu Amien menyadur Surat Albaqarah ayat 219 untuk mengingatkan Presiden Jokowi. "Misalnya saudara-saudara sekalian ada larangan yang jelas sekali, tersebut dalam Albaqarah ayat 219," ungkap Amien Rais.

Dalam surat Albaqarah itu, Amien Rais di videonya membacakan ayat Alquran berserta artinya "Mereka menanyakan kepadamu (Muhammad) tentang Khamar dan judi.

Katakanlah, "pada kekduanya terdapat dosa besar dan beberapa manfaat bagi manusia. Tetapi dosanya lebih besar daripada manfaatnya." dan mereka menanyakan kepadamu (tentang) apa yang (harus) mereka infakkan. Katakanlah, "kelebihan (dari apa yang diperlukan)." Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayatNya kepadamu agar kamu memikirkan,"

"Itu artinya kita harus menjaga diri, tapi yang lebih jelas lagi adalah surat Almaidah Ayat 90 saya bacakan," ujarnya.

Bahkan kembali dijelaskan dalam surat Albaqarah itu:

"Wahai orang-orang yang beriman! Sesungguhnya minuman keras, berjudi, (berkurban untuk) berhala, dan mengundi nasib dengan anak panah, adalah perbuatan keji dan termasuk perbuatan setan. Maka jauhilah (perbuatan-perbuatan) itu agar kamu beruntung,"

Tak cukup sampai di situ, Amien Rais kembali mengingatkan Presiden Jokowi tentang haramnya Miras dan Judi sebagaimana dijelaskan dalam surat Almaidah ayat 91:

"Dengan minuman keras dan judi itu, setan hanyalah bermaksud menimbulkan permusuhan dan kebencian di antara kami, dan menghalang-halangi kamu dari mengingat Allah dan melaksanakan salat, maka tidakkah kamu mau berhenti?," (Almaidah Ayat 91).

Maka dari itu, pihaknya juga meminta tak hanya Majelis Ulama Indonesia (MUI), Muhammadiyah dan NU, tapi juga seluruh eksponen umat Islam, untuk segera supaya meminta Perpres itu dicabut.

"Mengapa? Ini adalah seruan bagi generasi muda kita. Memang Perpres itu berlaku bagi beberapa wilayah tapi tidak diberikan legalitas seperti itu keadaan kita," kata mantan Ketua PP Muhammadiyah itu.

Apalagi ini, kata Amien Rais dalam bahasa Jawa itu sudah betul-betul rindi asuddikite, jadi ya memang sudah itu tren masyarakat.

"Mesti nya kita tutup supaya kemudian tidak terjadi kehancuran akhlak generasi muda, menenggak miras, kemudian main judi apalagi. Jadi ini, saya nggak tahu apa yang dimaksudkan oleh Jokowi itu, jadi sudahlah, kadang-kadang saya sampai kehabisan kata-kata, bagaimana ya," ungkapnya.

Lebih lanjut, Amien Rais menuding langsung Presiden Jokowi lewat Perpres itu sesungguhnya sedang menghancurkan akhlak atau moralitas bangsa.

"Tolong dipikir kembali kalau Anda (Jokowi), kalau bisa 'surut' itu berarti besar jiwa Anda, kalau Anda nekat, urusan Anda bukan dengan kita, kita cuma rakyat ya, tapi Anda sudah menantang Allah," katanya.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Masjid Dekat Rumah Amien...
Masjid Dekat Rumah Amien Rais Dapat Kiriman Sapi Kurban dari Pak TIW saat Iduladha
Soal Pernyataan Amien...
Soal Pernyataan Amien Rais, Foksi Ingatkan Pentingnya Etika Demokrasi di Ruang Publik
Pengamat: Amien Rais...
Pengamat: Amien Rais Keliru Bawa Isu Private Teddy ke Ruang Publik
Pernyataan Amien Rais...
Pernyataan Amien Rais Soal Seskab Teddy Fitnah dan Sensasional
Soal Tudingan ke Seskab,...
Soal Tudingan ke Seskab, Pasbata Imbau Masyarakat Tak Terpancing Narasi Tak Berdasar
Aktivis Perempuan Nilai...
Aktivis Perempuan Nilai Kritik Amien Rais Tak Lazim, Cenderung Ciptakan Kegaduhan
Komisi I DPRD Kota Bogor...
Komisi I DPRD Kota Bogor Siap Tindak Lanjuti Aduan Warga Terkait Penjualan Miras
Bea Cukai Jateng DIY...
Bea Cukai Jateng DIY Gagalkan Peredaran 1,2 Juta Batang Rokok Ilegal
Kejati Jatim dan Bea...
Kejati Jatim dan Bea Cukai Musnahkan 36.555 Botol Miras
Rekomendasi
Comeback Lewat Film...
Comeback Lewat Film Seni Merayu Tuhan, Onad Ungkap Kekagumannya pada Habib Jafar
Hadir Kembali, Mandiri...
Hadir Kembali, Mandiri Donor Darah Gerakkan 280 Pendonor di 12 Region: Satu Langkah Darimu, Sejuta Harapan Untuknya
TAP Untuk Negeri Perkuat...
TAP Untuk Negeri Perkuat Produktivitas Petani Sawit Dukung Program B50
Berita Terkini
MNC Digital Entertainment...
MNC Digital Entertainment Raih Penghargaan Bisnis Indonesia Awards 2026 Kategori Media dan Hiburan
Kuasa Hukum Dokter Tifa...
Kuasa Hukum Dokter Tifa Tuding Dakwaan JPU Diskriminatif dan Ada Rekayasa Prosedur
Tim Hotman 911 Laporkan...
Tim Hotman 911 Laporkan Oknum Aparat yang Siksa Perempuan ke Bareskrim
Roy Suryo Ajukan Praperadilan...
Roy Suryo Ajukan Praperadilan di PN Jaksel, Kubu Jokowi Sebut Mengulur Waktu
HUT ke-80 Bhayangkara...
HUT ke-80 Bhayangkara Momentum Perkuat Transformasi dan Pelayanan Masyarakat
Pakar Hukum Tegaskan...
Pakar Hukum Tegaskan Karya Jurnalistik Tak Bisa Dijadikan Barang Bukti Persidangan Dokter Tifa
Infografis
Deretan Tokoh Bangsa...
Deretan Tokoh Bangsa Lulusan Pesantren, Ada Gus Dur hingga Haedar Nashir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved