Soal Perempuan di Parlemen, Indonesia di bawah Filipina dan Timor Leste

Minggu, 28 Februari 2021 - 18:46 WIB
loading...
Soal Perempuan di Parlemen,...
Angka keterwakilan perempuan Indonesia di parlemen masih di bawah rata-rata Filipina dan Timor Leste. Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Anggota Dewan Pembina Perkumpulan Untuk Demokrasi dan Demokrasi (Perludem),Titi Anggraini mengatakan angka keterwakilan perempuan Indonesia di parlemen masih di bawah rata-rata Filipina dan Timor Leste.

“Kalau kita lihat, bahkan di Asia Tenggara ini rata-rata kita masih di bawah Filipina, kita masih di bawah Timor Leste,” kata Titi dalam Audiensi Virtual Kaukus Perempuan Politik Indonesia National Meeting, Minggu (28/2/2021).Baca juga: Wakil Ketua MPR: Keterwakilan 30% Perempuan di Parlemen Mutlak

Titi menjelaskan, di Timor Leste angka keterwakilan perempuan di parlemen sebesar 38%. Sementara di Indonesia hanya 20,5% saja. “Jadi Timor Leste sudah 38%, tapi kan mereka punya afirmasi kebijakan, affirmative action yang lebih mengikat. Misalnya kalau di Bangladesh mereka punya afirmasi yang resersive atau blocksite. Nah kalau kita kan belum punya begitu,” ungkap Titi.

Namun, Titi mengingatkan untuk mendorong gerakan afirmatif keterwakilan perempuan di parlemen hingga 30% juga harus ada konsolidasinya. “Tapi kita juga harus hati-hati nih, karena kalau jangan sampai aktor politik mendorong tapi justru konsolidasinya menjadi teralihkan gitu. Jadi dikasih mimpi-mimpi, dikasih bunga-bunga, tapi enggak konkret begitu. Nah, itu juga jangan sampai begitu,” tegasnya.

“Memang penting bagi kita untuk punya dorongan gerakan penguatan afirmasi yang solid, yang konkret sehingga tidak mudah diberi janji-janji dan bunga-bunga oleh para pihak yang lain,” sambung Titi.Baca juga: Elite Demokrat ke Darmizal Cs: Tak Ada Jalan untuk KLB

Selain itu, Titi mengatakan ada dua strategi yang bisa dilakukan untuk mewujudkan keterwakilan 30% perempuan di parlemen. “Kita harus punya strategi, dua strategi bagaimana kemudian kalau Undang-Undang Pemilu tidak direvisi. Dan yang kedua bagaimana kalau direvisi.”

“Kalau direvisi, kita sudah punya nih strateginya. Bahwa perempuan kita minta untuk ditempatkan pada nomor urut satu di paling sedikit 30 persen daerah pemilihan (dapil), itu sudah menjadi soliditas gerakan yang kita akan kawal bersama,” ungkap Titi.

Namun jika UU Pemilu tidak direvisi, Titi mengatakan harus segera dilakukan pembahasan agar kelemahan Pemilu pada 2019 tidak terulang kembali. “Nah, tetapi kalau tidak direvisi maka ini yang sekiranya perlu kita ingatkan bersama,” katanya.
(dam)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Anggota DPR Cindy Monica:...
Anggota DPR Cindy Monica: Putusan MK Perkuat Hak Politik Perempuan
Rampai Nusantara Sangkal...
Rampai Nusantara Sangkal PSI Gagal Masuk Parlemen karena Jokowi
MK: Parpol Melanggar...
MK: Parpol Melanggar Kuota 30 Persen Keterwakilan Perempuan Bakal Didiskualifikasi
Mantan Komisioner KPU...
Mantan Komisioner KPU Bicara Ambang Batas Parlemen: Idealnya 0 %
Ravindra Dinobatkan...
Ravindra Dinobatkan sebagai Legislator Tokoh Diplomasi Antar-Parlemen di KWP Award 2026
Polemik Anggaran MBG...
Polemik Anggaran MBG Kental Nuansa Politik, Pengamat Kebijakan Publik: Secara Prosedural Sudah Disepakati DPR
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
2 Anggota DPR Amerika...
2 Anggota DPR Amerika Serikat Mundur karena Skandal Seks
BNP Menang Pemilu Bangladesh,...
BNP Menang Pemilu Bangladesh, Raih 209 dari 297 Kursi
Rekomendasi
Prancis Favorit, Mbappe...
Prancis Favorit, Mbappe Bidik Rekor Baru saat Hadapi Irak
Gunakan MT Gamkonora,...
Gunakan MT Gamkonora, Pertamina Patra Niaga Tambah 450 Ribu Barel Minyak
Sambut 5 Abad Jakarta,...
Sambut 5 Abad Jakarta, Cibis Park Satukan Jazz Modern dan Betawi dalam Panggung Budaya Urban
Berita Terkini
Bukan Sekadar Insinyur,...
Bukan Sekadar Insinyur, Alumni ITS Didorong Kuasai Kepemimpinan dan Finansial
Roy Suryo-Tifa Tak Ditahan,...
Roy Suryo-Tifa Tak Ditahan, Relawan Jokowi: Ini Bukan Akhir dari Segalanya
Hadapi Masa Depan yang...
Hadapi Masa Depan yang Tak Pasti, Mahasiswa Diajarkan Kepemimpinan, Inovasi, dan Talenta Digital
APHI Dorong Pemegang...
APHI Dorong Pemegang PBPH Manfaatkan Permenhut untuk Kembangkan Proyek Karbon
Ade Darmawan Minta Jaksa...
Ade Darmawan Minta Jaksa Tolak Segala Intervensi di Kasus Ijazah Jokowi
Nostalgia dengan Fotografi...
Nostalgia dengan Fotografi Analog, Lomography Kini Hadir di Indonesia
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved