Klarifikasi Menerobos Ring 1, Pengendara Moge Minta Maaf ke Paspampres
Sabtu, 27 Februari 2021 - 23:43 WIB
loading...
A
A
A
"Saya dan teman-teman akan melakukan klarifikasi di mako paspampres hari senin tanggal 1 Maret 2021. Terima kasih atas perhatian," ungkapnya.Baca juga: Kebut-kebutan di Ring 1 Istana, Rombongan Moge Dilumpuhkan Paspampres
Diunggahan sebelumnya juga, keduanya sempat meminta maaf di akun media sosialnya. "Saya atas nama pribadi meminta maaf kepada instansi2 terkait atas kejadian di Jl Veteran 3, saya menyesal dan untuk kedepanya tidak akan mengulangi hal tersebut. Semua video yang berhubungan dengan kejadian tersebut telah saya takedown untuk maksud yang baik. sekali lagi saya meminta maaf yang sebesar-besarnya," jelasnya.
Di tempat terpisah, Asisten Intelijen Paspampres Letkol Inf Wisnu Herlambang saat dikonfirmasi membenarkan video yang memperlihatkan anggota Paspampres menendang sejumlah pengendara moge kemudian viral itu terjadi saat sunmori di Jalan Veteran III Jakarta Pusat, Minggu 21 Februari 2021.
Menurutnya, peristiwa tersebut terjadi di dekat Kompleks Istana Kepresidenan atau Ring 1. Wisnu mengatakan pengendara moge tersebut dilumpuhkan Paspampres karena menerobos jalan yang sedang ditutup.
Saat itu Paspampres sedang melakukan pengamanan instalasi VVIP di Kantor Wakil Presiden. Maka dari itu, petugas menutup Jalan Veteran III dengan memasang pembatas jalan. Namun tiba-tiba pengendara moge menerobos masuk. Wisnu menyebut petugas sudah menghentikan agar pengendara tak masuk ke Jalan Veteran III.
"Kalau menerobos masuk ke Ring 1 itu sudah merupakan ancaman atau masuk ke dalam hakikat ancaman terhadap instalasi VVIP. Ada buku petunjuk teknisnya kita untuk melaksanakan, ada prosedurnya," ujar Wisnu dalam keterangannya kepada wartawan, Jumat 26 Februari 2021.
Menurutnya tindakan anggota Paspampres kepada pengendara moge yang menerobos masuk sudah yang paling ringan. Wisnu mengatakan pengendara moge bisa saja langsung ditembak karena tindakan mereka merupakan bentuk ancaman.
Diunggahan sebelumnya juga, keduanya sempat meminta maaf di akun media sosialnya. "Saya atas nama pribadi meminta maaf kepada instansi2 terkait atas kejadian di Jl Veteran 3, saya menyesal dan untuk kedepanya tidak akan mengulangi hal tersebut. Semua video yang berhubungan dengan kejadian tersebut telah saya takedown untuk maksud yang baik. sekali lagi saya meminta maaf yang sebesar-besarnya," jelasnya.
Di tempat terpisah, Asisten Intelijen Paspampres Letkol Inf Wisnu Herlambang saat dikonfirmasi membenarkan video yang memperlihatkan anggota Paspampres menendang sejumlah pengendara moge kemudian viral itu terjadi saat sunmori di Jalan Veteran III Jakarta Pusat, Minggu 21 Februari 2021.
Menurutnya, peristiwa tersebut terjadi di dekat Kompleks Istana Kepresidenan atau Ring 1. Wisnu mengatakan pengendara moge tersebut dilumpuhkan Paspampres karena menerobos jalan yang sedang ditutup.
Saat itu Paspampres sedang melakukan pengamanan instalasi VVIP di Kantor Wakil Presiden. Maka dari itu, petugas menutup Jalan Veteran III dengan memasang pembatas jalan. Namun tiba-tiba pengendara moge menerobos masuk. Wisnu menyebut petugas sudah menghentikan agar pengendara tak masuk ke Jalan Veteran III.
"Kalau menerobos masuk ke Ring 1 itu sudah merupakan ancaman atau masuk ke dalam hakikat ancaman terhadap instalasi VVIP. Ada buku petunjuk teknisnya kita untuk melaksanakan, ada prosedurnya," ujar Wisnu dalam keterangannya kepada wartawan, Jumat 26 Februari 2021.
Menurutnya tindakan anggota Paspampres kepada pengendara moge yang menerobos masuk sudah yang paling ringan. Wisnu mengatakan pengendara moge bisa saja langsung ditembak karena tindakan mereka merupakan bentuk ancaman.
Lihat Juga :