Nurdin Abdullah Ditangkap KPK, BHACA: Kami Sangat Terkejut dan Prihatin
Sabtu, 27 Februari 2021 - 22:32 WIB
loading...
A
A
A
Kemudian yang ketiga adalah Korupsi investif, yaitu korupsi yang berawal dari tawaran yang merupakan investasi untuk mengatisipasi adanya keuntungan di masa datang.
"Keempat Korupsi nepotistik, yaitu korupsi yang terjadi karena perlakuan khusus baik dalam pengangkatan kantor publik maupun pemberian proyek-proyek bagi keluarga dekat," jelasnya.
Kemudian, kelima Korupsi otogenik, yaitu korupsi yang terjadi ketika seorang pejabat mendapat keuntungan karena memiliki pengetahuan sebagai orang dalam (insiders information) tentang berbagai kebijakan publik yang seharusnya dirahasiakan.
"Keenam korupsi supportif, yaitu perlindungan atau penguatan korupsi yang menjadi intrik kekuasaan dan bahkan kekerasan," jelasnya.
Dan terakhir adalah Korupsi defensif, yaitu korupsi yang dilakukan dalam rangka mempertahankan diri dari pemerasan. "Tipologi korupsi ini dikembangkan oleh Vito Tanzi," paparnya.
"Keempat Korupsi nepotistik, yaitu korupsi yang terjadi karena perlakuan khusus baik dalam pengangkatan kantor publik maupun pemberian proyek-proyek bagi keluarga dekat," jelasnya.
Kemudian, kelima Korupsi otogenik, yaitu korupsi yang terjadi ketika seorang pejabat mendapat keuntungan karena memiliki pengetahuan sebagai orang dalam (insiders information) tentang berbagai kebijakan publik yang seharusnya dirahasiakan.
"Keenam korupsi supportif, yaitu perlindungan atau penguatan korupsi yang menjadi intrik kekuasaan dan bahkan kekerasan," jelasnya.
Dan terakhir adalah Korupsi defensif, yaitu korupsi yang dilakukan dalam rangka mempertahankan diri dari pemerasan. "Tipologi korupsi ini dikembangkan oleh Vito Tanzi," paparnya.
(abd)
Lihat Juga :