Harlah ke-98 NU, Jokowi: Hampir 1 Abad Jadi Benteng Pembela Pancasila

Sabtu, 27 Februari 2021 - 22:10 WIB
loading...
Harlah ke-98 NU, Jokowi:...
Presiden Joko Widodo menyampaikan pidato saat menghadiri peringatan Harlah ke-93 Nahdlatul Ulama (NU) di Jakarta, Kamis (31/1/2019). FOTO/DOK.SINDOnews/YULIANTO
A A A
JAKARTA - Berdasarkan perhitungan tahun hijriah, Nahdlatul Ulama (NU) hari ini memasuki usia ke-98. Presiden Joko Widodo (Jokowi) menilai bahwa puncak harlah ini akan menjadi media untuk mengukuhkan tari persaudaraan sesama umat Islam. Termasuk juga persaudaraan sesama anak bangsa. Di mana inilah yang menjadi modal utama ketangguhan bangsa Indonesia.

"Puncak harlah ke-98 NU hari ini sekaligus mengingatkan kita bahwa dua tahun lagi kita akan menyongsong satu abad NU, satu abad Nahdlatul ulama," katanya, Sabtu (27/2/2021).

Menurut Jokowi, di usia jelang satu abad ini, NU kokoh dengan kita dengan komitmen kebangsaan yang kuat. Termasuk selalu konsisten dalam menjaga toleransi dan keharmonisan berbangsa Indonesia.

Baca juga: Jokowi Minta Dukungan NU Sukseskan Program Vaksinasi COVID-19

"Hubul wathon minal iman adalah benteng terdepan dalam membela Pancasila , membela Undang-Undang Dasar 1945, membela NKRI dan Bhineka Tunggal Ika. Yang selalu konsisten menebarkan toleransi kesejukan dan keharmonisan dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Bahkan masyarakat dunia yang semakin majemuk," ujarnya.

Pada kesempatan itu Jokowi menyampaikan rasa terima kasih kepada NU yang telah mengambil peran penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Termasuk dalam memastikan kesehatan dan keselamatan masyarakat. Selain itu, membantu mengatasi dampak pandemi hingga ke akar rumput.

"Dukungan NU dan ormas keagamaan lainnya telah membantu pemerintah dalam mengatasi persoalan fundamental kesehatan dan ekonomi di masa pandemi. Semua bangsa di dunia mengalami kesulitan yang sama. Butuh kebersamaan, kolaborasi, gotong-royong dan cara hidup baru untuk mengatasinya," katanya.

Baca juga: Menuju 1 Abad Nahdlatul Ulama, Perkuat Harmoni Islam-Nasionalisme

Dia juga mengapresiasi digelarnya tahlil dan doa di puncak harlah NU ini. Menurutnya, tahlil dan doa untuk mendoakan keselamatan dan kedamaian bangsa di tengah pandemi saat ini.

"Dan mohon bantuan untuk memberikan informasi yang akurat kepada umat. Apalagi sekarang PBNU sudah memiliki TV NU yang jaringannya sangat luas, yang bisa dijadikan sarana dakwah yang menyejukan bagi seluruh umat dan bagi masyarakat Indonesia. Memperkuat toleransi dan persaudaraan dalam negara yang Berbhineka Tunggal Ika," katanya.

(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Haul Akbar Ploso, Gus...
Haul Akbar Ploso, Gus Muhaimin: Jangan Hanya Menonton, Santri Harus Jadi Solusi Bangsa
Hadiri Munas-Konbes...
Hadiri Munas-Konbes NU 2026, Prabowo Apresiasi Peran Strategis NU bagi Bangsa
Dari Ploso, Gus Ma’shum...
Dari Ploso, Gus Ma’shum Faqih Ingatkan Adab Jadi Penuntun Musyawarah NU
PBNU Gelar Munas dan...
PBNU Gelar Munas dan Konbes di Ploso Kediri pada 20-23 Juni 2026, Presiden Prabowo Diundang
Kritik Menggema Jelang...
Kritik Menggema Jelang Muktamar, Warga NU Depok Soroti Tata Kelola PBNU
Stafsus Menag: Kunjungan...
Stafsus Menag: Kunjungan Presiden Jerman ke Istiqlal Perkuat Diplomasi Agama RI-Jerman
Seruan Masyayikh NU...
Seruan Masyayikh NU di Ponpes Al Falah Ploso Redam Ketegangan di PBNU
Festival Anak Pancasila...
Festival Anak Pancasila 2026 Perkuat Karakter Kebangsaan Generasi Muda
13 Kiai Berkumpul di...
13 Kiai Berkumpul di Ponpes Al Falah Ploso, Serukan Muktamar NU Digelar di Pesantren
Rekomendasi
Swiss Tembus Babak 32...
Swiss Tembus Babak 32 Besar sebagai Juara Grup B usai Tumbangkan Kanada
Hari Kedua Audisi Liga...
Hari Kedua Audisi Liga Bintang Juara GTV di Depok, 32 Tim SD Berebut Tiket ke Jakarta
Qatar Tersingkir dari...
Qatar Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Bosnia-Herzegovina Jaga Kans Lolos ke 32 Besar
Berita Terkini
Jalur Medan-Berastagi...
Jalur Medan-Berastagi Tak Lagi Memadai
Perompak Somalia Sandera...
Perompak Somalia Sandera 4 WNI, DPR Minta TNI dan Kemlu Bikin Contingency Plan
Imam Shalat, Piala Dunia,...
Imam Shalat, Piala Dunia, dan Tempat Muktamar
Perjuangkan Hak Daerah,...
Perjuangkan Hak Daerah, Komisi XI DPR Upayakan TKD Tak Berkurang
1.000 Taruna Akmil Bakal...
1.000 Taruna Akmil Bakal Latih Siswa Sekolah Rakyat
Cerita Roy Suryo Tidak...
Cerita Roy Suryo Tidak Ditahan Kejaksaan: Tak Ada Larangan Tampil di Podcast
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved