KPPI: Butuh Peran Perempuan Wujudkan Indonesia yang Demokratis
Sabtu, 27 Februari 2021 - 20:23 WIB
loading...
Ketua Umum KPPI Dwi Septiani memberikan keterangan pers saat Rakernas II di Hotel Morrissey, Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Jumat (26/2/2021). FOTO/MPI/RIEZKY MAULANA
A
A
A
JAKARTA - Ketua Umum Kaukus Perempuan Politik Indonesia ( KPPI ) Dwi Septiawati mengatakan, Rapat Kerja Nasional (Rakernas) II akan menghadirkan pemimpin perempuan dari dalam dan luar negeri sebagai pembicara. Dia berharap perempuan Indonesia yang ada di ranah politik dapat belajar dari pengalaman pembicara.
"Kita ingin mendengarkan mereka sebagai perempuan leader di mancanegara dalam beberapa isu yang penting. Pertama adalah bagaimana mendorong keterwakilan perempuan di negara mereka. Kita juga ingin mendengar bagaimana masyarakat sipil terlibat dalam membangun demokrasi di negara tersebut. Sehingga kita sebagai perempuan politik bisa belajar dari pengalaman-pengalaman mereka," katanya, Sabtu (27/2/2021).
Dia mengatakan bahwa ini bagian dari upaya KPPI sebagai organisasi pelopor gerakan perempuan politik untuk terus berkontribusi dalam pemenuhan kemajuan dan perlindungan hak-hak politik perempuan Indonesia yang adil dan bermartabat.
Baca juga: Gelar Rakernas, KPPI Targetkan Keterwakilan Perempuan 30% di Parlemen
"Tentu saja kalau berbicara Indonesia yang adil dan bermartabat kita menginginkan indeks demokrasi yg bagus, indeks demokrasi yang tinggi. Kemudian indeks pembangunan yang tinggi," tuturnya.
"Kita ingin mendengarkan mereka sebagai perempuan leader di mancanegara dalam beberapa isu yang penting. Pertama adalah bagaimana mendorong keterwakilan perempuan di negara mereka. Kita juga ingin mendengar bagaimana masyarakat sipil terlibat dalam membangun demokrasi di negara tersebut. Sehingga kita sebagai perempuan politik bisa belajar dari pengalaman-pengalaman mereka," katanya, Sabtu (27/2/2021).
Dia mengatakan bahwa ini bagian dari upaya KPPI sebagai organisasi pelopor gerakan perempuan politik untuk terus berkontribusi dalam pemenuhan kemajuan dan perlindungan hak-hak politik perempuan Indonesia yang adil dan bermartabat.
Baca juga: Gelar Rakernas, KPPI Targetkan Keterwakilan Perempuan 30% di Parlemen
"Tentu saja kalau berbicara Indonesia yang adil dan bermartabat kita menginginkan indeks demokrasi yg bagus, indeks demokrasi yang tinggi. Kemudian indeks pembangunan yang tinggi," tuturnya.
Lihat Juga :