Bamsoet Minta Pemerintah Anggarkan Kembali Santunan bagi Korban COVID-19

Kamis, 25 Februari 2021 - 14:31 WIB
loading...
Bamsoet Minta Pemerintah...
Ketua MPR Bambang Soesatyo meminta pemerintah menganggarkan kembali santunan korban meninggal dunia akibat COVID-19. FOTO/DOK.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pemerintah melalui Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial Kementerian Sosial (Kemensos) mengeluarkan surat edaran yang menyatakan bahwa anggaran santunan korban meninggal dunia akibat COVID-19 sudah tidak tersedia pada 2021.

Ketua MPR Bambang Soesatyo meminta pemerintah, dalam hal ini Kemensos, untuk menganggarkan kembali melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan meninjau kembali keputusan penghapusan santunan korban meninggal dunia akibat COVID-19. Menurutnya, besaran anggaran santunan korban COVID-19 tidak akan berpengaruh signifikan terhadap keuangan negara.

"Pemerintah dalam hal ini Kemensos untuk dapat mengupayakan kembali santunan bagi ahli waris korban meninggal akibat COVID-19 dengan mengajukan revisi anggaran kepada Kemenkeu, karena alokasi anggaran bantuan bagi korban meninggal dunia akibat COVID-19 dapat meringankan beban keluarga korban dan pastinya masyarakat masih sangat mengharapkan bantuan dari pemerintah tersebut," katanya, Kamis (25/2/2021).

Baca juga: HNW Minta Mensos Cabut Surat Edaran Penghapusan Santunan Korban Covid-19

Bamsoet mendorong pemerintah tetap berkomitmen memberikan bantuan ataupun santunan bagi masyarakat, khususnya bagi korban meninggal dunia akibat COVID-19.

Sementara itu, dari beberapa hasil survei terkait vaksinasi COVID-19 menunjukkan bahwa masih tingginya masyarakat yang menolak vaksin dengan berbagai alasan. Menurut Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar ini, Kemenkes bersama Tim Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 untuk mengevaluasi secara menyeluruh strategi sosialisasi terkait vaksinasi agar didapat metode baru yang lebih baik dalam menyebarluaskan informasi tentang efektivitas vaksin maupun tujuan pelaksanaan vaksinasi dengan melibatkan awak media untuk menumbuhkan kepercayaan masyarakat.

"Kemenkes agar dapat melibatkan peran para tokoh agama dan tokoh masyarakat maupun publik figur untuk melakukan kegiatan sosialisasi vaksinasi COVID-19 di setiap daerahnya, dengan memberikan fatwa-fatwa penguatan terhadap vaksin, mengingat masalah tingkat kepercayaan masyarakat terhadap vaksin tidak hanya soal teknis kesehatan," ujarnya.

Baca juga: Dinsos Ajukan Santunan untuk Keluarga Pasien Covid-19 yang Meninggal

Di sisi lain, tenaga medis dan tenaga kesehatan yang menjadi ujung tombak pelaksanaan dan komunikasi program vaksinasi COVID-19, agar terus memperhatikan informasi yang berkembang melalui kanal resmi Kemenkes dan KPCPEN agar bisa menginformasikan ke lingkungannya masing-masing serta mencegah terjadinya disinformasi.

"Tenaga medis maupun tenaga kesehatan harus mampu memberikan penjelasan terkait pentingnya vaksinasi dan mengajak masyarakat untuk melakukan vaksinasi pada waktunya nanti, serta mampu menangkal hoaks yang selalu saja dipabrikasi untuk mengacaukan program pemerintah tersebut," tuturnya.

(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
MPR Hargai Keputusan...
MPR Hargai Keputusan SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Final Ulang Lomba Cerdas Cermat
Ketua MPR Tegaskan Final...
Ketua MPR Tegaskan Final Cerdas Cermat di Kalbar Diulang, Juri Independen
KPAI Soroti Juri Cerdas...
KPAI Soroti Juri Cerdas Cermat 4 Pilar MPR, Ingatkan Prinsip Adil dan Nondiskriminatif
Kembali atau Dijajah:...
Kembali atau Dijajah: Menjemput Nusantara Jayasempurna
Sikapi Penyakit Super...
Sikapi Penyakit Super Flu di Indonesia, Menkes: Tak Mematikan seperti Covid-19
Tantangan Penyakit Menular...
Tantangan Penyakit Menular Kita
Perikhsa Riders Touring...
Perikhsa Riders Touring Perdana Malang-Bali, Bamsoet Tekankan Disiplin dan Persatuan
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Deddy Corbuzier Soroti...
Deddy Corbuzier Soroti Kontroversi LCC Empat Pilar MPR, Tantang Juri Adu Pintar
Rekomendasi
Pesawat Pengebom Strategis...
Pesawat Pengebom Strategis Tu-22M3 Rusia Jatuh saat Latihan Penerbangan, Apakah Ada Sabotase?
5 Fakta Menarik Timnas...
5 Fakta Menarik Timnas Belgia Ditahan Imbang Mesir di Piala Dunia 2026
Kejutan, Spanyol Ditahan...
Kejutan, Spanyol Ditahan Imbang Cape Verde di Laga Perdana Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Jamu Presiden Steinmeier,...
Jamu Presiden Steinmeier, Prabowo Sebut Jerman Jadi Inspirasi Inovasi Teknologi
Telusuri Aset Tersangka...
Telusuri Aset Tersangka Kasus Kuota Haji, KPK Periksa Pengelola Apartemen
Tahun Baru Islam, Menag:...
Tahun Baru Islam, Menag: Momentum Pentingnya Dialog dan Merangkul Perbedaan
KPU Kaji Penerapan E-Voting...
KPU Kaji Penerapan E-Voting untuk Pemilu di Luar Negeri, Ini Alasannya
Akui Program Pemerintah...
Akui Program Pemerintah Banyak Kekurangan, Wapres Gibran: Kita Perbaiki Bersama
Megawati Tegaskan Prabowo...
Megawati Tegaskan Prabowo Bukan Musuh: Itu Teman Saya
Infografis
Bos Meta Minta Maaf...
Bos Meta Minta Maaf ke Orangtua yang Anaknya Jadi Korban Medsos
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved