Pengaruh SBY Masih Terlalu Kuat, Pengamat: Perlu Mikir Seribu Kali Kalau Mau Kudeta AHY

loading...
Pengaruh SBY Masih Terlalu Kuat, Pengamat: Perlu Mikir Seribu Kali Kalau Mau Kudeta AHY
Ketua Umum Partai Demokrat membuat Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) turun gunung mencermati dinamika partai. Foto: SINDOnews/Dok
JAKARTA -
Mencuatnya upaya kudeta Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) atau gerakan pengambilalihan kepemimpinan PD (GPK PD) membuat Ketua Umum Partai Demokrat membuat Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) turun gunung.

Lewat video berdurasi 39 menit, SBY memberikan pengarahan kepada pengurus dan kader Partai Demokrat di seluruh daerah.

Pengamat Politik Adi Prayitno menyebutkan, terjadinya kudeta di dalam Partai Demokrat bakal berdampak besar terhadap kader.

Baca juga: SBY: Jika Kudeta Demokrat Berhasil Seluruh Pengurus Bakal Diubrak-abrik



"Pastinya, kalau kudeta terjadi pasti ada bersih-bersih loyalis SBY dan AHY. Namanya kudeta, pasti begitu," kata Adi saat dihubungi, Rabu (24/2/2021) malam.

Kendati demikian, menurut dia usaha kudeta itu perlu dipikirkan secara matang. Pasalnya, untuk mengganti ketua umum saat ini terbilang sulit. Sebab masih ada peran Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono yang masih sangat kuat.

"Siapapun yang mau melakukan kudeta, kalau masih ada SBY perlu fikir ulang," bebernya.



Baca juga: SBY Siap Jadi Benteng Hadapi Siapa Pun yang Ingin Hancurkan Demokrat

Ia menilai adanya isu kudeta justru membuat seluruh elemen Partai Demokrat lebih solid menyongsong perhelatan politik Pemilu 2024. Terlebih usaha kudeta itu gagal,maka setiap kader yang membelot dapat diketahui.

"SBY masih sangat powerfull pengaruhnya di Demokrat. Isu kudeta ini justru membuat Demokrat semakin solid dan menindak tegas siapa saja yang ingin membelot," pungkasnya.

(thm)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top