DPR Senang Program Padat Karya Berjalan di Tengah Pandemi Corona
Senin, 18 Mei 2020 - 14:27 WIB
loading...
A
A
A
“Alhamdulillah, 100 lokasi aspirasi saya untuk Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI) Tahun Anggaran 2020 di Kaltim sudah ditetapkan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat,” ungkapnya.(Baca juga: Jokowi Tegaskan Belum Ada Kebijakan Pelonggaran PSBB )
Anggota Komisi V DPR ini melanjutkan, proyek tersebut sebagian besar berbasis swakelola padat karya. Pengerjaaan telah mulai dilakukan para kelompok tani di Kaltim. Proyek ini sendiri memiliki nilai anggaran sebesar Rp195 juta per lokasi.
“Semua program ini akan segera dikerjakan. Program ini tanpa tender, tetapi langsung disalurkan ke rekening kelompok tani yang sudah ditetapkan dalam P3TGAI,” jelasnya.
Dia menambahkan, tahapan pelaksanaan Program Padat Karya tetap dilakukan juga sesuai dengan Protokol COVID-19, seperti menjaga jarak fisik, menggunakan masker, dan menghindari kerumunan. Keselamatan petani yang utama.
“Dari empat kabupaten usulannya, yakni Kutai Kartanegara (Kukar), Kutai Timur (Kutim), Paser dan Penajam Paser Utara serta kota Samarinda. Kabupaten Paser, Kutim dan Kukar programnya sudah berjalan. Seperti di Kecamatan Anggana, Kutai Kartanegara, Paser Blengkong, Tanah Grogot dan Long Ikis. Masyarakat terlihat antusias mengerjakan program APBN itu,” tuturnya.
Anggota Komisi V DPR ini melanjutkan, proyek tersebut sebagian besar berbasis swakelola padat karya. Pengerjaaan telah mulai dilakukan para kelompok tani di Kaltim. Proyek ini sendiri memiliki nilai anggaran sebesar Rp195 juta per lokasi.
“Semua program ini akan segera dikerjakan. Program ini tanpa tender, tetapi langsung disalurkan ke rekening kelompok tani yang sudah ditetapkan dalam P3TGAI,” jelasnya.
Dia menambahkan, tahapan pelaksanaan Program Padat Karya tetap dilakukan juga sesuai dengan Protokol COVID-19, seperti menjaga jarak fisik, menggunakan masker, dan menghindari kerumunan. Keselamatan petani yang utama.
“Dari empat kabupaten usulannya, yakni Kutai Kartanegara (Kukar), Kutai Timur (Kutim), Paser dan Penajam Paser Utara serta kota Samarinda. Kabupaten Paser, Kutim dan Kukar programnya sudah berjalan. Seperti di Kecamatan Anggana, Kutai Kartanegara, Paser Blengkong, Tanah Grogot dan Long Ikis. Masyarakat terlihat antusias mengerjakan program APBN itu,” tuturnya.
(dam)
Lihat Juga :