3.822 WNI Positif Corona, Satgas Jelaskan tentang Pemeriksaan Spesimen
Rabu, 24 Februari 2021 - 16:43 WIB
loading...
Tercatat selama bulan Mei 2020 hingga Februari 2021 atau dalam periode 10 bulan sejak pandemi Covid-19 sebanyak 155.000 repatriasi WNI kembali ke Indonesia. Foto/SINDOnews/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Tercatat selama bulan Mei 2020 hingga Februari 2021 atau dalam periode 10 bulan sejak pandemi virus Corona (Covid-19) sebanyak 155.000 repatriasi Warga Negara Indonesia (WNI) kembali ke Indonesia. Dari jumlah tersebut, sebanyak 3.822 WNI yang terkonfirmasi positif Covid-19.
Baca juga: Waspada! Virus Corona dari Inggris dan Afsel Cepat Berkembang Biak
Ketua Subbidang Testing Bidang Penanganan Kesehatan Satgas Covid-19, dr. Budiman Bela menjelaskan, WNI yang masuk ke Indonesia namun ketika diperiksa hasilnya positif Covid-19 menggambarkan saat spesimen diambil.
Baca juga: Update Corona: 1.298.608 Positif, 1.104.990 Sembuh, 34.691 Meninggal
"Dari penjelasan bahwa orang-orang yang telah diperiksa di luar negeri itu kan tiga hari sebelumnya, sebelum mereka berangkat mereka diperiksa di negara asalnya dan kemudian hasilnya negatif. Sejak mereka diperiksa itu ada kemungkinan, jadi kalau hasilnya negatif itu bisa saja, itu hanya menggambarkan pada saat spesimennya diambil," ungkap Budiman dalam dialog 'Mekanisme Kedatangan Pelaku Perjalanan Internasional' secara virtual, Rabu (24/2/2021).
Baca juga: Waspada! Virus Corona dari Inggris dan Afsel Cepat Berkembang Biak
Ketua Subbidang Testing Bidang Penanganan Kesehatan Satgas Covid-19, dr. Budiman Bela menjelaskan, WNI yang masuk ke Indonesia namun ketika diperiksa hasilnya positif Covid-19 menggambarkan saat spesimen diambil.
Baca juga: Update Corona: 1.298.608 Positif, 1.104.990 Sembuh, 34.691 Meninggal
"Dari penjelasan bahwa orang-orang yang telah diperiksa di luar negeri itu kan tiga hari sebelumnya, sebelum mereka berangkat mereka diperiksa di negara asalnya dan kemudian hasilnya negatif. Sejak mereka diperiksa itu ada kemungkinan, jadi kalau hasilnya negatif itu bisa saja, itu hanya menggambarkan pada saat spesimennya diambil," ungkap Budiman dalam dialog 'Mekanisme Kedatangan Pelaku Perjalanan Internasional' secara virtual, Rabu (24/2/2021).
Lihat Juga :