MPR Minta Pemerintah Waspadai Penyebaran Covid-19 dari Luar Negeri

loading...
MPR Minta Pemerintah Waspadai Penyebaran Covid-19 dari Luar Negeri
Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat mengingatkan pemerintah agar meningkatkan kewaspadaan dalam menghadapi penyebaran Covid-19 dari Luar Negeri. Foto/SINDOnews
JAKARTA - Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat mengingatkan pemerintah agar meningkatkan kewaspadaan dalam menghadapi penyebaran Covid-19 dari Luar Negeri. Mengingat, ada informasi ribuan orang tiba di Indonesia. Lestari meminta kewaspadaan ditingkatkan di pintu-pintu masuk kedatangan.

"Berita yang menyebutkan ribuan orang tiba di Indonesia positif Covid-19 harus menjadi peringatan bagi kita bersama, disiplin menerapkan testing Covid-19 di bandara dan pelabuhan laut, serta pintu-pintu masuk di perbatasan antarnegara harus terus ditingkatkan," kata Lestari Moerdijat kepada wartawan, Selasa (23/2/2021). Baca juga: Update Corona: 1.298.608 Positif, 1.104.990 Sembuh, 34.691 Meninggal

Data Satgas Covid-19 pada 28 Desember 2020 hingga 18 Februari 2021 mencatat 1.092 WNI dan 122 WNA terkonfirmasi positif Corona saat tiba di Indonesia, meski memegang surat keterangan bebas Covid-19 dari negara asal. Menurut Ririe sapaan akrabnya, di tengah merebaknya kabar penyebaran Covid-19 jenis baru di sejumlah negara, temuan ribuan surat keterangan bebas Covid-19 yang tidak valid dari para pendatang dari luar negeri itu harus direspons dengan langkah yang serius. ”Terlebih, dalam negeri kita masih bermasalah dengan urusan pencegahan,” katanya. Baca juga: Sebelum Divaksin, Tensi Hotman Paris Sempat Tinggi, Kok Bisa?

Karena itu, Majelis Tinggi Partai Nasdem itu menyebut mengedepankan sikap kehati-hatian dalam pencegahan penyebaran virus korona di Tanah Air saat ini sangat diperlukan. Dalam hal ini, Ririe pun mengapresiasi sikap pemerintah memangkas jadwal cuti bersama 2021dari sebelumnya tujuh hari menjadi hanya dua hari saja, untuk mencegah pergerakan masyarakat yang berpotensi meningkatkan penyebaran Covid-19.



Dia pun mengajak seluruh lapisan masyarakat dan para pemangku kepentingan memiliki pemahaman dan semangat yang sama dalam menghadapi pandemi Covid-19 ini. "Jangan sekali-kali lengah dan mengendorkan konsentrasi kita dalam upaya melawan virus korona, karena bila lengah Covid-19 akan semakin mengancam orang-orang di sekitar kita," ujar Rerie.

Dia menambahkan, semangat saling peduli dan gotong-royong antarmasyarakat di lingkungan tempat tinggal kita, menurut Rerie, sangat diharapkan agar upaya peningkatan testing, tracing dan treatment (3T) dalam pengendalian Covid-19, yang dicanangkan para pemangku kepentingan bisa berjalan dengan baik. "Disiplin masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan seperti memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun dan menghindari kerumunan sangat diperlukan, agar menjadi norma dalam keseharian masyarakat," tandasnya.
(cip)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top