Tak Ingin Bernasib seperti Ustaz Maaher, Napoleon Minta Pindah Rutan
Senin, 22 Februari 2021 - 19:25 WIB
loading...
A
A
A
Jaksa pun menjawab bahwa ditahannya Napoleon di Bareskrim saat ini masih dalam keadaan baik-baik saja bahkan sidang berjalan dengan baik. Namun menurut Jaksa, jika Napoleon dipindah ke Mako Brimob akan menyusahkan terlebih jarak yang ditempuh cukup jauh.
"Apabila ditahan di Mako Brimob, kami agak terlambat untuk proses karena ini baru pertama dipindahkan ke Brimob mungkin membawa tahanan ke sini," ucap Jaksa.
Napoleon pun angkat bicara mengenai hal tersebut. Dirinya mengaku sudah lebih dari 4 bulan mendekam di Rutan Bareskrim sudah ada 3 tahanan yang meninggal karena Covid-19.
"Saya sudah lebih dari 4 bulan di Rutan Bareskrim. Saya hitung 2 bulan terakhir ini, 3 tahanan itu meninggal dunia dengan positif Covid," kata Napoleon.
Bahkan dirinya menyinggung soal kematian Maaher At-Thuwailibi alias Soni Eranata yang meninggal pada Senin (8/2/2021) lalu. Dirinya yang baru tiba usai persidangan melihat langsung jenazah Ustadz Maaher lewat dan itu membuatnya cukup kaget.
"Terakhir 2 minggu lalu tanggal Februari tepat hari senin sepulang dari sini setiba di sel itu jam set 8 malam, melintas di depan saya itu jenazah dari ustaz Maaher yang posisi selnya di sebelah kamar saya persis. Dengan penyakit alasan yang tidak sebutkan Humas Polri, tapi kami tahu sebagai anggota Polri ada beberapa," ucapnya.
"Apabila ditahan di Mako Brimob, kami agak terlambat untuk proses karena ini baru pertama dipindahkan ke Brimob mungkin membawa tahanan ke sini," ucap Jaksa.
Napoleon pun angkat bicara mengenai hal tersebut. Dirinya mengaku sudah lebih dari 4 bulan mendekam di Rutan Bareskrim sudah ada 3 tahanan yang meninggal karena Covid-19.
"Saya sudah lebih dari 4 bulan di Rutan Bareskrim. Saya hitung 2 bulan terakhir ini, 3 tahanan itu meninggal dunia dengan positif Covid," kata Napoleon.
Bahkan dirinya menyinggung soal kematian Maaher At-Thuwailibi alias Soni Eranata yang meninggal pada Senin (8/2/2021) lalu. Dirinya yang baru tiba usai persidangan melihat langsung jenazah Ustadz Maaher lewat dan itu membuatnya cukup kaget.
"Terakhir 2 minggu lalu tanggal Februari tepat hari senin sepulang dari sini setiba di sel itu jam set 8 malam, melintas di depan saya itu jenazah dari ustaz Maaher yang posisi selnya di sebelah kamar saya persis. Dengan penyakit alasan yang tidak sebutkan Humas Polri, tapi kami tahu sebagai anggota Polri ada beberapa," ucapnya.
Lihat Juga :