Layani Dokumen Rusak, Dukcapil Kemendagri Terjunkan 4 Tim Tanggap Bencana
Jum'at, 19 Februari 2021 - 10:20 WIB
loading...
Direktur Jenderal Dukcapil Zudan Arif Fakrulloh dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian. Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian meminta Direktorat Jenderal Kependudukan Dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) terus proaktif untuk mengganti dokumen kependudukan yang hilang atau rusak akibat bencana banjir yang melanda sejumlah daerah di Jawa Tengah dan Jawa Timur.
(Baca juga: Disdukcapil Kabupaten Bekasi Ungkap 2 Persen Warganya Belum Punya e-KTP)
Menindaklanjuti arahan Mendagri, Direktur Jenderal Dukcapil Zudan Arif Fakrulloh kembali menerjunkan 4 tim Dukcapil Kemendagri tanggap bencana. Tim tersebut bertugas mengganti dokumen kependudukan yang hilang atau rusak bagi warga terdampak bencana banjir di Kota Semarang, Kabupaten Demak, Kota Pekalongan dan Kabupaten Nganjuk.
(Baca juga: Dukcapil Kemendagri Terbitkan 3.549 KK bagi Korban Gempa Sulbar)
Tim tanggap bencana Dukcapil Kemendagri sebelumnya juga diturunkan sebulan penuh masing-masing 4 tim ke daerah bencana banjir di Kalimantan Selatan dan korban bencana gempa bumi di Majene Sulawesi Barat.
"Saya meminta rekan-rekan pada Ditjen Dukcapil Kemendagri proaktif turun melakukan pelayanan jemput bola di daerah-daerah bencana, khususnya kali ini daerah bencana banjir di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Sesuai data BMKG puncak musim hujan 2020/2021 diprakirakan terjadi pada Februari 2021 ini, maka Dukcapil secara pro aktif menyiapkan tim dan peralatan untuk terjun langsung ke titik bencana mengganti dokumen kependudukan yang rusak," ujar Zudan dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (19/2/2021).
(Baca juga: Dukcapil Kemendagri Terbitkan 16.187 KK untuk Korban Banjir Kalsel)
(Baca juga: Disdukcapil Kabupaten Bekasi Ungkap 2 Persen Warganya Belum Punya e-KTP)
Menindaklanjuti arahan Mendagri, Direktur Jenderal Dukcapil Zudan Arif Fakrulloh kembali menerjunkan 4 tim Dukcapil Kemendagri tanggap bencana. Tim tersebut bertugas mengganti dokumen kependudukan yang hilang atau rusak bagi warga terdampak bencana banjir di Kota Semarang, Kabupaten Demak, Kota Pekalongan dan Kabupaten Nganjuk.
(Baca juga: Dukcapil Kemendagri Terbitkan 3.549 KK bagi Korban Gempa Sulbar)
Tim tanggap bencana Dukcapil Kemendagri sebelumnya juga diturunkan sebulan penuh masing-masing 4 tim ke daerah bencana banjir di Kalimantan Selatan dan korban bencana gempa bumi di Majene Sulawesi Barat.
"Saya meminta rekan-rekan pada Ditjen Dukcapil Kemendagri proaktif turun melakukan pelayanan jemput bola di daerah-daerah bencana, khususnya kali ini daerah bencana banjir di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Sesuai data BMKG puncak musim hujan 2020/2021 diprakirakan terjadi pada Februari 2021 ini, maka Dukcapil secara pro aktif menyiapkan tim dan peralatan untuk terjun langsung ke titik bencana mengganti dokumen kependudukan yang rusak," ujar Zudan dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (19/2/2021).
(Baca juga: Dukcapil Kemendagri Terbitkan 16.187 KK untuk Korban Banjir Kalsel)
Lihat Juga :