Dukcapil Kemendagri Terbitkan 16.187 KK untuk Korban Banjir Kalsel

Selasa, 26 Januari 2021 - 12:13 WIB
loading...
Dukcapil Kemendagri...
Dirjen Dukcapil Zudan Arif Fakrullah menerjunkan tim ke beberapa daerah yang terkena bencana alam untuk melakukan pergantian dokumen administrasi kependudukan. Foto/Kemendagri
A A A
JAKARTA - Dukcapil Kemendagri menerjunkan tim ke beberapa daerah yang terkena bencana alam untuk melakukan pergantian dokumen administrasi kependudukan. Salah satunya di Kalimantan Selatan (Kalsel) yang beberapa hari lalu terdampak bencana banjir .

“Tanggap bencana yang dilakukan Ditjen Dukcapil dilakukan dengan mendata serta mengganti dokumen kependudukan yang hilang dan rusak akibat terendam banjir,” ujar Dirjen Dukcapil Zudan Arif Fakrullah dikutip dari keterangan persnya, Selasa (26/1/2021). Baca juga: Puskesad TNI AD Beri Pelayanan Kesehatan kepada Korban Banjir Kalsel

Pejabat Penanggung Jawab Wilayah Kalsel Ditjen Dukcapil, Sukirno mengatakan tim Dukcapil Pusat berkoordinasi dengan tim Dinas Dukcapil provinsi dan kabupaten/kota di Kalsel. Salah satunya melakukan pemetaan korban yang paling parah terdampak bencana banjir.

Dia mengatakan bahwa jika ditemukan korban meninggal, jajaran Dukcapil akan langsung menerbitkan akta kematian. "Bila ada korban meninggal kami bekerja sama dengan pihak terkait seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah melakukan evakuasi. Setelah jenazah ditemukan dan dibuatkan surat keterangan kematian maka oleh tim Dukcapil diserahkan langsung kepada keluarga korban," jelasnya.

Begitu juga jika terjadi beberapa peristiwa lainnya seperti pengungsi yang melahirkan. Dimana tim Dukcapil memberikan minimal tiga dokumen sekaligus yakni akta kelahiran, kartu keluarga (KK) baru untuk suami-istri dengan anak yang baru lahir, dan Kartu Identitas Anak (KIA).

Setidaknya sebanyak lebih dari 16 ribuan dokumen kependudukan diterbitkan oleh tim Dukcapil. Di antaranya 16.187 KK, 1 Akta Kelahiran, 5 Akta Kematian dan 16 e-KTP. Baca juga: Walhi: Pernyataan Jokowi Banjir Kalsel Akibat Curah Hujan Tinggi Perlu Diuji

Pesebarannya antara lain di Kabupaten Hulu Sungai Tengah sebanyak 14.418 KK dan 5 Akta kematian dari 19 Desa/Kelurahan. Kemudian di Kabupaten Balangan sebanyak 6 KK, 1 Akta Kelahiran, dan 16 keping e-KTP dari satu Desa. Lalu Kabupaten Tapin sebanyak 260 KK dari satu Desa. Selanjutnya Kabupaten Tanah Laut sebanyak 1.503 KK dari 11 Desa.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
25 Wilayah Indonesia...
25 Wilayah Indonesia Berpotensi Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Mindanao Filipina
Dasco Panggil Satgas...
Dasco Panggil Satgas Percepatan Penanganan Bencana Sumatera
Kemendagri Gelar Pameran...
Kemendagri Gelar Pameran Batik Guna Perkuat Nilai Kebinekaan pada Generasi Muda
Perkuat Penanganan Bencana...
Perkuat Penanganan Bencana Daerah, Kemendagri Dorong Transformasi Tata Kelola BPBD
Kemendagri Beber Strategi...
Kemendagri Beber Strategi Cegah Penyelewengan Dana Desa
BNPB Ungkap Indonesia...
BNPB Ungkap Indonesia Peringkat Ketiga Negara dengan Risiko Bencana Tertinggi di Dunia
BMKG Pantau Potensi...
BMKG Pantau Potensi Likuefaksi usai Gempa Besar M6,7 di Palu Sulteng
BMKG: 9 Gempa Susulan...
BMKG: 9 Gempa Susulan Terjadi Pascagempa M6,7 di Palu
Kemendagri Dorong Percepatan...
Kemendagri Dorong Percepatan Penataan dan Registrasi Posyandu
Rekomendasi
Kabupaten Bekasi dan...
Kabupaten Bekasi dan Klaten Kekeringan, Ribuan Warga Kesulitan Dapat Air Bersih
Jenguk Haji Bolot di...
Jenguk Haji Bolot di RS, Rico Ceper Ungkap Momen Mengharukan
Banyuwangi Kota Pembuka...
Banyuwangi Kota Pembuka Satu Indonesia Awards 2026, Bupati: SDM Kunci Kemajuan Daerah
Berita Terkini
BPIP Sebut 228 Putra-Putri...
BPIP Sebut 228 Putra-Putri Terbaik Jalani Verifikasi Paskibraka Tingkat Pusat 2026
Elza Syarief Mendadak...
Elza Syarief Mendadak Mundur sebagai Pengacara Sony Sonjaya, Alasannya Merasa Dibohongi
Sudewo Klaim Namanya...
Sudewo Klaim Namanya Dicatut Soal Pemerasan Jabatan Perangkat Desa, KPK: Publik Bisa Cermati Dakwaan
Pakar Hukum Dukung Kejagung...
Pakar Hukum Dukung Kejagung Terapkan TPPU untuk Ungkap Korupsi Makan Bergizi Gratis
Sony Sonjaya Diperiksa...
Sony Sonjaya Diperiksa 18 Juni, Kejagung Dalami 26 Tokoh Terkait Kasus Korupsi MBG
Konsolidasi Nasional,...
Konsolidasi Nasional, KNPI Gandeng Pemuda dan Mahasiswa Gelar Aksi Dukung Prabowo
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Larang Ondel-ondel Digunakan untuk Ngamen di Jalanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved