AHY Sebut Jokowi Tak Tahu Kelakuan Moeldoko

Kamis, 18 Februari 2021 - 08:55 WIB
loading...
AHY Sebut Jokowi Tak...
Presiden Jokowi bersama KSP Moeldoko saat akan bertolak ke Kalimantan Selatan untuk meresmikan Bendungan Tapin. FOTO/BIRO PERS SETPRES
A A A
JAKARTA - Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono ( AHY ), Rabu (17/2/2021) malam, mengirimkan surat kepada jajaran pengurus partai di tingkat pusat dan daerah, dan kepada seluruh kader terkait situasi terkini Gerakan Pengambilalihan Kepemimpinan PD (GPK-PD) secara ilegal.

Pesan ini disampaikan langsung oleh Kepala Badan Komunikasi Strategis (Bakomstra) DPP PD Herzaky Mahendra Putra kepada media.

"Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas soliditas, kesetiaan dan kebulatan tekad dari seluruh kader, yang tetap menjaga kedaulatan, kehormatan, dan eksistensi Partai Demokrat yang kita cintai bersama," tulis AHY dalam pesan tertulisnya.

Baca juga: Isu Kudeta Demokrat, Rumah Moeldoko Masih Dikirimi Karangan Bunga

AHY mengatakan bahwa dirinya terus memantau dan menerima laporan dari para kader tentang kudeta di Partai Demokrat secara ilegal dan inkonstitusional yang masih saja berupaya untuk melakukan pemberontakan dan pengkhianatan hingga saat ini.

Putra sulung SBY ini mengungkapkan, polanya kuno. Pertama, berupaya untuk mempengaruhi para pemilik suara dan tidak berhasil, lalu mencoba mempengaruhi pengurus DPD dan DPC dan tidak berhasil, mereka pun mencoba mempengaruhi mantan pengurus yang kecewa, dan mengklaim bahwa itu merepresentasikan pemilik suara. Kedua, berupaya mencoba mempengaruhi semua dengan mengklaim telah berhasil mengumpulkan suara sekian puluh bahkan sekian ratus suara, padahal itu hoaks dan tipuan belaka.

"Kemudian, mereka juga menggunakan alasan KLB (Kongres Luar Biasa), karena faktor internal, padahal persoalannya adalah eksternal, yakni kelompok ini sangat menginginkan seseorang sebagai Capres 2024 dengan jalan menjadi Ketua Umum PD melalui KLB," ungkapnya.

Baca juga: Relawan Jokowi Minta Moeldoko Jangan Bikin Gaduh, 2024 Masih Lama

Menurut AHY, ia telah mendapatkan sinyal dari Presiden Jokowi bahwa tidak tahu mengenai apa yang dilakukan Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko dalam gerakan pengambilalihan kepemimpinan Partai Demokrat secara ilegal. Apa yang menjadi klaim mereka, hanya upaya kelompok yang ingin menakut-nakuti kader serta berupaya merusak hubungan baik SBY dan Jokowi.

"Terhadap hal itu, saya sudah mendapatkan sinyal bahwa Bapak Presiden tidak tahu-menahu tentang keterlibatan salah satu bawahannya itu. Ini hanya akal-akalan kelompok GPK-PD untuk menakut-nakuti para kader. Hubungan Pak SBY dan Pak Jokowi cukup baik. Tapi kelompok ini berusaha memecah belah hubungan yang telah terjalin dengan baik itu," ujar AHY.

(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demokrat Ajak Semua...
Demokrat Ajak Semua Elemen Bangsa Jaga Ruang Publik yang Kondusif dan Beradab
Menko AHY Dorong Diaspora...
Menko AHY Dorong Diaspora Indonesia di Rusia Bentuk Asosiasi Pengusaha
AHY Ingatkan Kader Demokrat...
AHY Ingatkan Kader Demokrat Hasilkan Kebijakan yang Berpihak kepada Rakyat
AHY Dukung Putusan MK...
AHY Dukung Putusan MK yang Pertegas Kuota 30 Persen Caleg Perempuan
Prabowo Pimpin Ratas...
Prabowo Pimpin Ratas Virtual, AHY Laporkan Penyelamatan Pantura Jawa hingga Transformasi Jaringan Kereta Api
Arjuna Hanyokrokusumo...
Arjuna Hanyokrokusumo Yudhoyono, Nama Anak Laki-Laki AHY-Annisa Pohan
Menko AHY Tinjau Progres...
Menko AHY Tinjau Progres Infrastruktur Pengendalian Banjir Sungai Ciliwung
AHY Sebut Potensi Kerugian...
AHY Sebut Potensi Kerugian Rp6.396 Triliun Jika Tanggul Laut Tak Dibangun
AHY Umumkan Kelahiran...
AHY Umumkan Kelahiran Putra Kedua, Arjuna Hanyokrokusumo Yudhoyono
Rekomendasi
Taufik Hidayat Penyekap...
Taufik Hidayat Penyekap dan Penganiaya Sadis Pacar Tertawa saat Digiring ke Polda Jabar
Damessa Perluas Layanan...
Damessa Perluas Layanan lewat Cabang Baru di Cileungsi
Kemenko PM Gelar Global...
Kemenko PM Gelar Global Talent Day, Buka Akses Kerja ke Jepang-Jerman
Berita Terkini
Asfinawati: Ujaran Kebencian...
Asfinawati: Ujaran Kebencian dalam HAM Menyangkut Ras hingga Agama Bukan Orang per Orang
UBK Keluarkan 9 Poin...
UBK Keluarkan 9 Poin Pernyataan usai Ketua BEM FH Abdimaludin Terima Uang Rp20 Juta
Haul Akbar Ploso, Gus...
Haul Akbar Ploso, Gus Muhaimin: Jangan Hanya Menonton, Santri Harus Jadi Solusi Bangsa
Tiyo UGM Dilaporkan...
Tiyo UGM Dilaporkan ke Polisi, Ray Rangkuti: Harusnya Orang Jahat yang Dihukum Bukan yang Berpikir
Berkas Perkara Roy Suryo...
Berkas Perkara Roy Suryo dan Dokter Tifa Dilimpahkan ke PN Jakarta Timur
Berkas Perkara 3 Pejabat...
Berkas Perkara 3 Pejabat Bea Cukai Dilimpahkan ke Pengadilan, Segera Disidang
Infografis
10 Pesawat Tempur Paling...
10 Pesawat Tempur Paling Laku di Pasaran, Juaranya Tak Terduga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved