Masalah HAM, Pemerintah Indonesia Diminta Aktif Bersuara di Tingkat Dunia

Rabu, 17 Februari 2021 - 15:03 WIB
loading...
Masalah HAM, Pemerintah...
Anggota Komisi I DPR RI Fraksi PKS, Al Muzammil Yusuf, meminta pemerintah Indonesia berperan aktif dalam menyelesaikan beragam persoalan yang terjadi di China. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pemimpin-pemimpin negara di dunia mulai bersuara bahkan berani memberikan tekanan ke pemerintah China terkait permasalahan di kawasan Indo-Pasifik, Hong Kong, Taiwan, perbatasan dengan India, hingga dugaan penindasan muslim Uighur di Xinjiang, seperti dilakukan Joe Biden dalam percakapan pertamanya dengan Presiden China Xin Jinping, usai dirinya dilantik sebagai Presiden Amerika Serikat.

(Baca juga: Biden: China Akan Membayar Atas Pelanggaran HAM Muslim Uighur)

Sebelumnya, Prancis mengutuk tindakan sadis terhadap muslim Uighur berdasarkan informasi yang mereka peroleh, terkait kamp-kamp penjara berisikan orang-orang Uighur, penahanan massal, penghilangan paksa, kerja paksa, sterilisasi paksa, dan penghancuran warisan Uighur dan Prancis mendesak agar China mengizinkan tim independen hak azazi manusia atau Komisaris Tinggi HAM Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk berkunjung ke Xinjiang Cina.

(Baca juga: Ada Bukti 'Kredibel' China Lakukan Genosida Terhadap Muslim Uighur)

Anggota Komisi I DPR RI Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Al Muzammil Yusuf, meminta pemerintah Indonesia ikut berperan aktif dalam menyelesaikan beragam persoalan yang terjadi di China, seperti diamanatkan oleh dasar negara, yakni UUD 1945.

"Dalam pembukaan UUD 1945 sangat jelas disebutkan bahwa kemerdekaan adalah hak semua bangsa dimana Indonesia ikut melaksanakan ketertiban dunia," kata Al Muzammil Yusuf, Rabu (17/2/2021).

(Baca juga: Penilaian Komnas HAM Soal Perkembangan Hak Asasi Manusia di Indonesia)
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pigai Sebut Masyarakat...
Pigai Sebut Masyarakat Indonesia Belum Siap Terima LGBT
Asfinawati: Ujaran Kebencian...
Asfinawati: Ujaran Kebencian dalam HAM Menyangkut Ras hingga Agama Bukan Orang per Orang
DPR Sesalkan Anggaran...
DPR Sesalkan Anggaran Komnas HAM yang Substantif Hanya 6 Persen, Sisanya Administratif
Taiwan, Identitas, dan...
Taiwan, Identitas, dan Politik Pengakuan: Membaca Ulang Perdebatan Lintas Selat
Dukung Tambahan Anggaran...
Dukung Tambahan Anggaran Komnas HAM dan Komnas Perempuan, Marinus Gea: Penting untuk Pemenuhan Hak Asasi Manusia
Walhi Minta Pembahasan...
Walhi Minta Pembahasan Revisi UU HAM Ditunda
China Diduga Berupaya...
China Diduga Berupaya Perluas Ekspansi Senjata ke Timur Tengah via Pakistan
Krisis Keuangan, PBB...
Krisis Keuangan, PBB Terancam Bangkrut
Diplomat AS Ingin Ubah...
Diplomat AS Ingin Ubah Taiwan Jadi Sarang Lebah Drone
Rekomendasi
Guru Besar IPB: Klaim...
Guru Besar IPB: Klaim Kerugian Rp600 Triliun Akibat Under Invoicing Sawit Harus Diaudit Secara Independen
Momen Menegangkan Pasukan...
Momen Menegangkan Pasukan TNI Evakuasi Jenazah Pilot AS yang Ditembak OPM di Yahukimo
Daftar Tim Lolos 16...
Daftar Tim Lolos 16 Besar Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Nonton Prambanan Jazz...
Nonton Prambanan Jazz Festival Makin Seru, Nikmati Promo dan Kemudahan Transaksi dari BRI!
Kemenhaj Siapkan Manasik...
Kemenhaj Siapkan Manasik Kesehatan untuk Jemaah Haji 2027
Brigjen LMI Jadi Tersangka...
Brigjen LMI Jadi Tersangka Korupsi MBG, Qodari: Hukum Harus Tegak Tanpa Pandang Bulu
PDIP Balas PSI yang...
PDIP Balas PSI yang Ingin Jadikan Jateng 'Kandang Gajah': Jangan Terlalu Sombong!
KPK Ungkap Asal Usul...
KPK Ungkap Asal Usul Uang Dalam Amplop yang Ditinggal Bupati Kuansing saat Audiensi ke Menhut
Tekan Angka Kematian...
Tekan Angka Kematian Jemaah Haji, Menhaj: Istithaah Kesehatan Jadi PR
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved