Covid-19 Melonjak, 'Stunting' Meningkat

Rabu, 17 Februari 2021 - 06:16 WIB
loading...
A A A
Pertumbuhan fisik anak stunting mungkin dapat pulih karena anak bertumbuh tinggi badannya hingga usia 18 tahun. Namun, perkembangan kognitif yang terganggu saat anak usia dua tahun akan sulit dipulihkan. Sebab itu, intervensi bagi anak penderita stunting yang harus dilakukan pemerintah adalah pemberian makanan bergizi (telur, susu, kacang hijau, cukup pangan sumber karbohidrat) dan harus dibarengi intervensi psikososial untuk mengejar ketertinggalan perkembangan otaknya.

Stunting adalah problem konsumsi pangan. Pangan berkualitas (hewani) konotasinya masih mahal di mata masyarakat. Saat ini konsumsi susu masyarakat Indonesia masih sangat rendah di kalangan bangsa-bangsa ASEAN. Kurang gizi kronis (stunting) terjadi akibat masyarakat miskin tidak dapat mengakses pangan bergizi seperti susu, telur, daging, dan ikan. Harga daging sapi yang baru-baru ini melonjak membuat masyarakat semakin sulit mengonsumsi daging.

Indonesia hanya unggul dalam konsumsi beras karena masyarakatnya doyan makan nasi. Sementara untuk konsumsi sayuran dan buah juga masih rendah. Data Survei Konsumsi Makanan Individu (2014) menunjukkan bahwa konsumsi sayur dan buah rata-rata orang Indonesia hanya 108 g per hari, padahal WHO menganjurkan konsumsi 400 g per hari.

Asupan gizi erat kaitannya dengan kecerdasan dan produktivitas bangsa. Data UNDP tentang Human Development Index(HDI) menempatkan Indonesia pada posisi menengah di kalangan negara-negara ASEAN. Peringkat HDI di atas Indonesia adalah Singapura, Brunei Darussalam, Malaysia, dan Thailand. Yang berada di bawah Indonesia adalah Vietnam, Filipina, Laos, Kamboja, dan Myanmar. Dari 188 negara, peringkat HDI Indonesia berada di posisi urutan ke-113. Kita harus menyadari bahwa pembangunan bervisi SDM kini harus menjadi fokus perhatian. Pembangunan sarana fisik tetap harus dilanjutkan, namun tanpa harus mengabaikan pembangunan SDM. Perbaikan gizi masyarakat untuk mengeliminasi stunting menjadi prasyarat penting untuk mendukung pembangunan SDM.
(bmm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pulang Indonesia 2026...
Pulang Indonesia 2026 Sukses Digelar, Bosshire Perluas Jangkauan ke Berbagai Negara
Gerakan Dapur Indonesia...
Gerakan Dapur Indonesia Gelar Konsolidasi Perkuat Program MBG dan Atasi Stunting
Program MBG Dinilai...
Program MBG Dinilai Bantu Atasi Stunting dan Gerakkan Ekonomi Daerah
Prabowo: MBG Jawaban...
Prabowo: MBG Jawaban Negara Atas Masalah Gizi Anak Indonesia
GENTING Collaboration...
GENTING Collaboration Summit 2025 Teguhkan Sinergi Pentahelix untuk Arah Kebijakan 2026
Pengasuhan 1.000 Hari...
Pengasuhan 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK): Antara Budaya dan Data
Anggota DPRD Jember...
Anggota DPRD Jember Main Game dan Merokok di Ruang BerAC Saat RDP Tekan Stunting
NHM Peduli Jalankan...
NHM Peduli Jalankan Program 60 Hari Penanganan Stunting di Lingkar Tambang Gosowong
CSR Berkelanjutan Lippo...
CSR Berkelanjutan Lippo Cikarang Cosmopolis, Tanggap Bencana-Penurunan Stunting
Rekomendasi
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
Mossad Pasok Milisi...
Mossad Pasok Milisi Kurdi dengan Senjata yang Disita dari Hamas dan Hizbullah
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
Berita Terkini
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Infografis
19 Menteri Bergelar...
19 Menteri Bergelar S3, Prabowo Tagih Kepintarannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved