Relawan Jokowi Minta Moeldoko Jangan Bikin Gaduh, 2024 Masih Lama

Minggu, 14 Februari 2021 - 09:20 WIB
loading...
A A A
“Sungguh sangat memalukan dan sangat menciderai nama baik Presiden di tengah konsentrasi pemerintah yang sedang fokus bekerja menyelamatkan kondisi negara dari krisis kesehatan dan ekonomi,” tuturnya.

Upaya pengambilalihan paksa ini diungkapkan pertama kali oleh Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono dalam jumpa pers (1/2) di DPP Partai Demokrat, Jakarta. AHY juga mengungkapkan telah mengirim surat pada Presiden untuk meminta klarifikasi tentang keterlibatan pejabat Istana serta klaim bahwa presiden merestui upaya tersebut.

Moeldoko tidak menyangkal. Ia mengakui bertemu dengan sejumlah kader Demokrat untuk ngopi-ngopi dan berdalih ada perselisihan internal. Tapi alasan-alasan ini terbantahkan ketika diberitakan Presiden Jokowi menegur Moeldoko atas manuvernya ini (5/2).

Karena itu, Adi meminta Moeldoko agar segera berhenti membuat kegaduhan dan meminta maaf sekaligus mengklarifikasi kepada rakyat terkait keterlibatannya dalam isu kudeta tersebut. Baca juga: Mahfud MD Bela Din Syamsuddin: Beliau Kritis, Bukan Radikalis

“Apalagi ini menyangkut nama baik presiden dan pemerintah. Jangan sampai kepercayaan rakyat makin berkurang. Apa perlu kita giring rakyat dukung AHY sekalian biar mikir?” kata Adi mengakhiri.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AHY Serahkan Penentuan...
AHY Serahkan Penentuan Logo HUT ke-25 Partai Demokrat ke Publik, Ini Alasannya
AHY: Oposisi Harus Konstruktif,...
AHY: Oposisi Harus Konstruktif, Tidak Boleh Memecah Belah Bangsa
Demokrat Ajak Semua...
Demokrat Ajak Semua Elemen Bangsa Jaga Ruang Publik yang Kondusif dan Beradab
AHY Ingatkan Kader Demokrat...
AHY Ingatkan Kader Demokrat Hasilkan Kebijakan yang Berpihak kepada Rakyat
AHY Dukung Putusan MK...
AHY Dukung Putusan MK yang Pertegas Kuota 30 Persen Caleg Perempuan
Demokrat: Pemerintah...
Demokrat: Pemerintah Tidak Perlu Batasi Masa Jabatan Ketum Parpol
Dokter Sukarelawan di...
Dokter Sukarelawan di Gaza Menang Pemilihan Pendahuluan Partai Demokrat AS
Partai Demokrat Ancam...
Partai Demokrat Ancam Gugat Trump Terkait Perang Iran
Perkuat Akar Rumput,...
Perkuat Akar Rumput, BMI Demokrat Gelar Muscab dan Pelantikan Serentak se-Tegal Raya
Rekomendasi
Modernland Realty Hadirkan...
Modernland Realty Hadirkan Neo Pasadena, Hunian Eksklusif Mulai Rp1,2 Miliaran
Pertamina Jamin Stok...
Pertamina Jamin Stok LPG di Surabaya Aman
Pramono Minta Penambahan...
Pramono Minta Penambahan 1.000 Siswa Sekolah Rakyat untuk Anak Broken Home hingga Pengamen
Berita Terkini
Bukan Soal Gugatan Ditolak,...
Bukan Soal Gugatan Ditolak, Dharma Pongrekun: Perjuangan Saya Memastikan Kekuasaan Tetap Dibatasi Konstitusi
Soroti Dugaan Suap BEM...
Soroti Dugaan Suap BEM UBK, Didi Mahardhika Minta Gerakan Mahasiswa Jaga Integritas
Pakar Hukum Sebut Kasus...
Pakar Hukum Sebut Kasus Roy Suryo Tidak Memenuhi Syarat Deponering
Kapolri Lantik Kakorlantas...
Kapolri Lantik Kakorlantas Baru dan 6 Kapolda, Ini Daftarnya
Kemlu: Dubes RI untuk...
Kemlu: Dubes RI untuk Iran Hadiri Pemakaman Ali Khamenei
Bambang Saputra: Musyawarah...
Bambang Saputra: Musyawarah Harus Jadi Dasar Pembentukan UU
Infografis
Menu Sahur yang Bikin...
Menu Sahur yang Bikin Kenyang Lebih Lama saat Puasa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved