Politikus Gerindra Ini Tidak Takut Buzzer, Justru Bilang Terima Kasih

Jum'at, 12 Februari 2021 - 21:02 WIB
loading...
Politikus Gerindra Ini...
Anggota DPR dari Fraksi Partai Gerindra, Habiburokhman. Foto/dpr.go.id
A A A
JAKARTA - Belakangan ini eksistensi pendengung atau buzzer yang banyak keluyuran di media sosial menjadi pembicaraan luas. Tidak sedikit yang merasa terganggung keberadaan buzzer yang dinilai kerap menyerang masyarakat saat menyampaikan pendapatnya di medsos.

Polemik buzzer kembali menghangat setelah ekonom senior Kwik Kian Gie mengungkapkan kegelisahaanya yang diserang oleh buzzer.

Bahkan mantan menteri di era kepemimpinan Abdurrahman Wahid atau Gus Dur itu mengaku buzzer membuatnya takut untuk menyampaikan pendapat. Pengakuan Kwik pun mengundang polemik. Ada yang pro namun adapula yang menanggapinya sebagai sesuatu yang biasa.Baca juga: Bandingkan Era Orba, Kwik Kian Gie: Saya Belum Pernah Setakut Ini Kemukakan Pendapat

Lain lagi dengan Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Habiburokhman yang mengaku tidak takut dengan buzzer. Habiburokhman justru menyampaikan rasa terima kasihnya kepada buzzer.

Menurut dia, serangan buzzer dan haters justru membantunya menyebarluaskan ide-idenya. "Lanjut...kalau gua justru berterima kasih kepada para buzzer dan hater yang menyerang gua saat gua menyatakan pendapat yang brilian. Berkat mereka pendapat-pendapat gua jadi lebih terdengar dan gua pun makin terkenal. I Love buzzer !!!" kata Habiburokhman seperti dikutip SINDOnews dari akun Twitternya, @habiburokhman, Jumat (12/2/2021).

Menurut anggota DPR ini, berbeda pendapat merupakan hal yang biasa. Dia pun mempersilakan para buzzer untuk terus memperbicangkan dirinya.Baca juga: Buzzer Semakin Merajalela, Ini Bahayanya Menurut MUI

Hal itu dikatakan Habiburokhman justru membantu dirinya menyebarluaskan ide-idenya. "Dear buzzers & haters, beda pendapat hal biasa, beda pendapatan juga gak apa-apa. Please teruslah menyerang dan memperbincangkan gua, karena itu membantu menyebarluaskan ide-ide besar gua," cuit Habiburokhman.

Dua cuitan Habiburokhman tersebut lanjutan dari cuitan sebelumnya yang mengundang respons warganet. Tidak sedikit yang mengkritik dan nyinyir dengan cuitannya.

Dalam cuitannya, politikus Partai Gerindra itu mengungkapkan rindu dengan aktivitas membaca koran di era belum ada buzzer. "Kangen baca koran cetak , ingat era dimana enggak ada buzzer, baik buzzer penguasa maupun buzzer oposisi kardus. Btw walau pakai masker, tetap kelihatan ganteng ya gua ? Waduh langsung diserbu buzzer enggak nich.....hehehehe emang gua pikirin ....!!!" cuitnya.

"Baru baca nih ada buzzer oposisi kardus, udah bukan oposisi lagi ya...." cuit pemilik akun @utisurti menanggapi cuitan Habiburokhman.

Politikus Gerindra Ini Tidak Takut Buzzer, Justru Bilang Terima Kasih

Salah satu postingan Habiburokhman di lini masa twitternya. Foto/tangkapan layar Twitter @habiburokhman

Lain lagi dengan pemilik akun @paul_jas yang mempertanyakan cuitan Habiburohkhman tentang buzzer penguasa. "Buzzer penguasa? penguasa itu siapa? Bukannya partai loe juga bagian dari penguasa??" cuitnya.
(dam)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sahroni Minta Siber...
Sahroni Minta Siber Polri Kejar Dalang Spam Judi Online di Medsos: Bukan Hal Sulit bagi Polisi
Komentar Judi Online...
Komentar Judi Online Dinilai Bukan Sekadar Promosi, Pakar: Tapi Upaya Provokasi Sistematis
Tren Komentar Spam Judi...
Tren Komentar Spam Judi Online Naik 128 Persen, Kini Pakai Sistem Bot Otomatis
Slopaganda: Propaganda...
Slopaganda: Propaganda Massal di Era AI
Denny JA Soroti Kerusuhan...
Denny JA Soroti Kerusuhan Agustus 2025 dalam Perspektif Kelas Rentan Digital
Dukung Blokir Konten...
Dukung Blokir Konten LGBT di Medsos, DPR: Jika Dibiarkan Menormalisasi Perilaku Menyimpang
Tanpa Somasi, Sarwendah...
Tanpa Somasi, Sarwendah Laporkan Akun Media Sosial yang Diduga Cemarkan Nama Baik
Ungkap Kekerasan Obstetri...
Ungkap Kekerasan Obstetri di RS, Dokter Wanita Ini Ditangkap atas Tuduhan Sebar Hoaks
Kisah Mas Rushh Bangun...
Kisah Mas Rushh Bangun Personal Branding lewat Konten Keluarga
Rekomendasi
MNC Sekuritas Dorong...
MNC Sekuritas Dorong Investor Mulai Investasi Reksa Dana lewat Promo Bonus Unit Penyertaan 100%
Gugatan Hak Asuh Anak...
Gugatan Hak Asuh Anak Ruben Onsu, Sarwendah Belum Terima Surat Panggilan Sidang
10 Ayat Al-Quran tentang...
10 Ayat Al-Qur'an tentang Berbakti kepada Orang Tua, Lengkap dengan Arab, Latin, dan Artinya
Berita Terkini
MUI Susun Naskah Akademik...
MUI Susun Naskah Akademik RUU Pidana LGBT, Gus Ipul: Patut Ditindaklanjuti
Uang Ratusan Juta Disita...
Uang Ratusan Juta Disita KPK dari OTT Bupati Langkat Syah Afandin
Syah Afandin Dinonaktifkan...
Syah Afandin Dinonaktifkan dari Ketua DPW PAN Sumut usai Kena OTT KPK
OTT KPK di Sumut, 7...
OTT KPK di Sumut, 7 Orang Ditangkap Termasuk Bupati Langkat
DPR Soroti Penggunaan...
DPR Soroti Penggunaan Helikopter KPU, Harap Bisa Dapat Sanksi Tegas
Ubedilah Badrun: Kritik...
Ubedilah Badrun: Kritik Rocky Gerung pada Tiyo Ardianto Itu Keliru
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved