Wamenkes Dorong Penyintas Covid-19 Donor Plasma Konvalesen

Kamis, 11 Februari 2021 - 17:14 WIB
loading...
Wamenkes Dorong Penyintas...
Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono mendorong para penyintas Covid-19 melakukan donor plasma konvalesen. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono mendorong para penyintas Covid-19 melakukan donor plasma konvalesen. Apalagi, saat ini kebutuhan plasma konvalesen terus meningkat seiring peningkatan jumlah pasien yang dirawat akibat Covid-19.

“Yang utama adalah dukungan dari para penyintas untuk mendonorkan plasma sangat dibutuhkan,” ungkap Dante dalam Webinar Plasma Konvalesen Pada Penanganan Covid-19, Kamis (11/2/2021). Baca juga: Menristek: Kebutuhan Donor Plasma Konvalesen untuk Terapi Covid-19 Tinggi

Apalagi, saat ini kata Dante, masih banyak rumor yang tidak benar terkait dengan plasma konvalesen ini. “Masih banyak beredar rumor-rumor masyarakat atau banyak beredar,” katanya. Baca juga: Plasma Konvalesen Penting Tingkatkan Kesembuhan dan Tekan Kematian COVID-19

Sehingga, Dante mengatakan perlu dilakukan komunikasi yang efektif untuk memberikan edukasi agar para penyintas Covid-19 mau mendonorkan plasmanya yang dibutuhkan oleh pasien Covid-19. “Bentuk komunikasi secara efektif di masyarakat agar para penyintas itu untuk mendonorkan plasmanya yang dibutuhkan oleh para penderita yang klasifikasinya akan kita identifikasi dengan menggunakan penelitian tersebut,” ujarnya. Baca juga: Kasus COVID-19 Bertambah 8.435, Berikut Sebarannya di 34 Provinsi

Dante juga mengatakan plasma konvalesen bisa menurunkan angka kematian akibat Covid-19. Hal ini terlihat dari berbagai analisis dari berbagai jurnal penelitian tentang plasma konvalesen. “Dari meta analisis beberapa yang berkaitan dengan plasma konvalesen dari berbagai macam jurnal yang coba kami kumpulkan, risiko kematian itu akan menurun dengan memberikan plasma konvalesen,” ungkap Dante.

Meskipun, kata Dante, perlu evaluasi lebih lanjut terkait hasil penelitian itu. Sehingga, penggunaan terapi plasma konvalesen bisa lebih efektif. “Jadi kalau melihat dari data tersebut maka kita bisa melakukan evaluasi pemberian plasma konvalesen ini membutuhkan penelitian lebih lanjut. Sehingga kita bisa memberikan terapi plasma konvalesen ini dengan lebih efektif untuk menurunkan resiko kematian yang efektif dan efektif juga untuk memperlambat masa perawatan,” katanya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ketua Komite III DPD...
Ketua Komite III DPD RI Desak Kemenkes Percepat Pengadaan Alat Deteksi HIV pada Bayi
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
Ribuan Pekerja Rokok...
Ribuan Pekerja Rokok Tembakau Tolak Rancangan Aturan Kemasan Kemenkes
Asosiasi Minta Rancangan...
Asosiasi Minta Rancangan Aturan Peringatan Kesehatan Tak Bertentangan dengan UU Hak Kekayaan Intelektual
UU Kesehatan Digugat...
UU Kesehatan Digugat Dharma Pongrekun, Kemenkes: Aturan Disusun Perhatikan Hak Warga Negara
Dharma Pongrekun Gugat...
Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan, Kemenkes Siapkan Penjelasan dan Dokumen Pendukung
Hadirkan Direktur Kemenkes...
Hadirkan Direktur Kemenkes RI, FK Unair Cetak Multi-Star Doctor Komunikatif
Menkes Pastikan Korban...
Menkes Pastikan Korban Penyekapan di Bandung Jalani Rehabilitasi dan Rekonstruksi secara Optimal
Poltekkes Kemenkes Jakarta...
Poltekkes Kemenkes Jakarta II Gandeng Daegu Health College, Resmikan Dental Work Station Modern
Rekomendasi
Ketua HMI Merauke: PSN...
Ketua HMI Merauke: PSN Harus Tingkatkan Pendidikan dan Kesejahteraan Orang Asli Papua
Purbaya Sebut Penyaluran...
Purbaya Sebut Penyaluran Bansos lewat Kopdes Arahan Langsung Prabowo
Tembus Blokade Laut...
Tembus Blokade Laut Merah, Tanker Raksasa China Bawa Pulang 4 Juta Barel Minyak Arab Saudi
Berita Terkini
Breaking News! Febrie...
Breaking News! Febrie Adriansyah Ditahan Kejagung
Eks Jampidsus Febrie...
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Belum Selesai Diperiksa, 2 Mobil Tahanan Siaga di Kejagung
Pemeriksaan Febrie Adriansyah...
Pemeriksaan Febrie Adriansyah di Kejagung, Eks Penyidik KPK: Penahanan Penting agar Penyidikan Tak Diintervensi
Kritisi Rapat Pleno...
Kritisi Rapat Pleno IX AMPI, Wasekjen Leriadi: Produknya Cacat Hukum
Petani Tebu yang Belum...
Petani Tebu yang Belum Merdeka
Pemerintah Perkuat Pengelolaan...
Pemerintah Perkuat Pengelolaan Dana Lingkungan Hidup via BPDLH
Infografis
19 Kampus Indonesia...
19 Kampus Indonesia yang Peringkat Dunianya Melonjak di QS WUR 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved