Karangan Bunga dan Jadi Trending, Masyarakat Dinilai Simpati ke Moeldoko
Rabu, 10 Februari 2021 - 18:29 WIB
loading...
A
A
A
"Sekarang orang-orang menganggap bahwa, Pak Moeldoko menjadi sosok yang dizalimi akibat tuduhan kudeta di internal Demokrat, sehingga karangan bunga menjadi simbol yang tepat mengekspresikan cinta dan dukungan mereka," sambungnya.
Dia menerangkan begitupun suasana lini masa yang mulai dijejali trending terkait isu kudeta Demokrat, mayoritas cuitan mereka berupa cuitan simpati dan dukungan kepada Moeldoko.
"Saya perhatikan di timeline media sosial, banyak karangan bunga yang dikirim masyarakat kepada Pak Moeldoko. Bisa jadi itu adalah simpati masyarakat atas kejadian yang menimpanya," jelasnya.
Irfaan mengungkapkan, masyarakat mengekspresikan rasa simpati dan dukungannya kepada Pak Moeldoko menggunakan media sosial hingga menjadi trending seperti #MoeldokoDidukung, yang sempat menjadi Trending Topic Indonesia peringkat pertama selama beberapa jam pada Selasa pagi (9/1/2021).
"Fenomena ini menjadi bukti bahwa Pak Moeldoko menjadi bahan pembicaraan publik secara positif selama isu kudeta Demokrat ini bergulir dan mengekspresikannya melalui saluran media sosial," pungkasnya.
Dia menerangkan begitupun suasana lini masa yang mulai dijejali trending terkait isu kudeta Demokrat, mayoritas cuitan mereka berupa cuitan simpati dan dukungan kepada Moeldoko.
"Saya perhatikan di timeline media sosial, banyak karangan bunga yang dikirim masyarakat kepada Pak Moeldoko. Bisa jadi itu adalah simpati masyarakat atas kejadian yang menimpanya," jelasnya.
Irfaan mengungkapkan, masyarakat mengekspresikan rasa simpati dan dukungannya kepada Pak Moeldoko menggunakan media sosial hingga menjadi trending seperti #MoeldokoDidukung, yang sempat menjadi Trending Topic Indonesia peringkat pertama selama beberapa jam pada Selasa pagi (9/1/2021).
"Fenomena ini menjadi bukti bahwa Pak Moeldoko menjadi bahan pembicaraan publik secara positif selama isu kudeta Demokrat ini bergulir dan mengekspresikannya melalui saluran media sosial," pungkasnya.
(maf)
Lihat Juga :