Kementan Sosialisasi KUR, Aceh Dapat Alokasi Rp 3 Triliun
Rabu, 10 Februari 2021 - 16:39 WIB
loading...
A
A
A
“Sektor pertanian tidak boleh goyah akibat Covid-19. KUR ini juga sebagai upaya agar dampaknya tidak sampai memukul perekonomian petani,” kata Mentan Syahrul.
Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan Sarwo Edhy menjelaskan, penyerapan KUR pertanian masih didominasi sektor hulu. Kementan akan mendorong juga pemanfaatan KUR di sektor hilir, seperti untuk pembelian alat pertanian.
"Sektor hulu selama ini dianggap lebih mudah diakses karena tidak memerlukan agunan. Padahal KUR dengan plafon besar pun sebenarnya akan mudah diakses jika digunakan untuk pembelian alat," ungkap Sarwo Edhy.
Realisasi serapan KUR 2020 tersebar di sejumlah Provinsi. Tertinggi serapannya adalah Jawa Timur sebesar Rp 114 triliun. Disusul Jawa tengah sebesar Rp 8,2 triliun, Sulawesi Selatan sebesar Rp 4 triliun, Jawa Barat Rp 3,2 triliun, dan Lampung Rp 2,8 triliun.
"Kami akan tingkatkan serapan di Provinsi yang lainnya. Karena belum semua petani tau proses mengakses KUR ini," tambahnya.
Direktur Pembiayaan Ditjen PSP, Indah Megahwati mengatakan, dari jumlah tersebut Aceh mendapat alokasi dana sebesar Rp 3 triliun. Sebesar Rp 2 triliun dipergunakan untuk pengembangan tanaman pangan hortikultura dan peternakan, sementara Rp 1 triliun lagi untuk KUR alat dan mekanisme pertanian.
“Dalam waktu dekat Kementerian Pertanian akan mengeluarkan Permentan KUR 2021 yang merincikan secara teknis sistem pencairan KUR ini,” katanya.
Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan Sarwo Edhy menjelaskan, penyerapan KUR pertanian masih didominasi sektor hulu. Kementan akan mendorong juga pemanfaatan KUR di sektor hilir, seperti untuk pembelian alat pertanian.
"Sektor hulu selama ini dianggap lebih mudah diakses karena tidak memerlukan agunan. Padahal KUR dengan plafon besar pun sebenarnya akan mudah diakses jika digunakan untuk pembelian alat," ungkap Sarwo Edhy.
Realisasi serapan KUR 2020 tersebar di sejumlah Provinsi. Tertinggi serapannya adalah Jawa Timur sebesar Rp 114 triliun. Disusul Jawa tengah sebesar Rp 8,2 triliun, Sulawesi Selatan sebesar Rp 4 triliun, Jawa Barat Rp 3,2 triliun, dan Lampung Rp 2,8 triliun.
"Kami akan tingkatkan serapan di Provinsi yang lainnya. Karena belum semua petani tau proses mengakses KUR ini," tambahnya.
Direktur Pembiayaan Ditjen PSP, Indah Megahwati mengatakan, dari jumlah tersebut Aceh mendapat alokasi dana sebesar Rp 3 triliun. Sebesar Rp 2 triliun dipergunakan untuk pengembangan tanaman pangan hortikultura dan peternakan, sementara Rp 1 triliun lagi untuk KUR alat dan mekanisme pertanian.
“Dalam waktu dekat Kementerian Pertanian akan mengeluarkan Permentan KUR 2021 yang merincikan secara teknis sistem pencairan KUR ini,” katanya.
Lihat Juga :