Istana: Kebebasan Pers Harus Diisi Secara Benar
Selasa, 09 Februari 2021 - 15:19 WIB
loading...
Sekretaris Kabinet (Seskab), Pramono Anung mengatakan bahwa seiring kemajuan teknologi ada masalah media sosial (medsos) yang dihadapi. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Sekretaris Kabinet ( Seskab), Pramono Anung mengatakan bahwa seiring kemajuan teknologi ada masalah media sosial (medsos) yang dihadapi. Salah satunya adalah berita bohong atau hoaks .
“Untuk itu perlu literasi dan edukasi kepada kita semua bahwa kebebasan ini harus diisi secara benar. Jangan kemudian kebebasan diisi dengan hal-hal yang tidak produktif,” ujarnya dikutip dari YouTube Sekretaris Kabinet, Selasa (9/2/2021). Baca juga: HPN 2021, DPR: Pers Perankan Fungsi Kontrol Pemerintah dan Tangkal Hoaks
Menurutnya, sebagai bangsa yang besar dan sedang membangun peran pers sangatlah penting. Utamanya menjadi kontrol utama dari kemajuan bangsa ini
“Kepada insan pers saya secara khusus ingin mengucapkan Selamat Hari Pers Nasional. Tetaplah menjaga integritas, menjunjung tinggi nilai-nilai kebenaran di atas segalanya serta melakukan pendidikan, edukasi kepada bangsa ini,” jelasnya. Baca juga: Wakil Ketua Komnas HAM Sebut Insan Pers Merupakan Pejuang HAM
Dia menilai pers yang kuat, terdidik, dan berintegritas adalah syarat mutlak menjadikan bangsa Indonesia menjadi bangsa pemenang, petarung, dan besar.
“Untuk itu perlu literasi dan edukasi kepada kita semua bahwa kebebasan ini harus diisi secara benar. Jangan kemudian kebebasan diisi dengan hal-hal yang tidak produktif,” ujarnya dikutip dari YouTube Sekretaris Kabinet, Selasa (9/2/2021). Baca juga: HPN 2021, DPR: Pers Perankan Fungsi Kontrol Pemerintah dan Tangkal Hoaks
Menurutnya, sebagai bangsa yang besar dan sedang membangun peran pers sangatlah penting. Utamanya menjadi kontrol utama dari kemajuan bangsa ini
“Kepada insan pers saya secara khusus ingin mengucapkan Selamat Hari Pers Nasional. Tetaplah menjaga integritas, menjunjung tinggi nilai-nilai kebenaran di atas segalanya serta melakukan pendidikan, edukasi kepada bangsa ini,” jelasnya. Baca juga: Wakil Ketua Komnas HAM Sebut Insan Pers Merupakan Pejuang HAM
Dia menilai pers yang kuat, terdidik, dan berintegritas adalah syarat mutlak menjadikan bangsa Indonesia menjadi bangsa pemenang, petarung, dan besar.
(kri)
Lihat Juga :