Fraksi PKB: Pers yang Kuat Sangat Penting bagi DPR

Selasa, 09 Februari 2021 - 10:05 WIB
loading...
Fraksi PKB: Pers yang...
Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengajak semua pihak untuk menciptakan ekosistem pendukung bagi terciptanya pers sehat dan kuat di Indonesia. Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Dalam peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2021 , Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengajak semua pihak untuk menciptakan ekosistem pendukung bagi terciptanya pers sehat dan kuat di Indonesia.

Keberadaan pers yang independen dan profesional akan meminimalkan maraknya berita bohong atau hoaks di tengah masyarakat.

"Saat ini kita berada tengah riuhnya informasi. Semua orang bisa menjadi sumber informasi yang terkadang tidak bisa dipertanggungjawabkan akurasi dan kredibilitasnya. Pres yang kuat akan menjadi jangkar bagi masyarakat untuk mendapatkan informasi yang kredibel dan akurat," kata Ketua Fraksi PKB DPR Cucun Ahmad Syamsurijal, Selasa (9/2/2021).

Cucun menjelaskan, keberadaan pers sangat penting dalam upaya memberikan informasi akurat, utamanya di tengah pandemi Covid-19 seperti saat ini. Selama satu tahun terakhir pandemi, masih banyak hoaks yang menghambat percepatan penanganan dampak wabah corona. Mulai dari informasi jika Covid-19 adalah hasil konspirasi hingga gerakan penolakan vaksin.

"Berbagai hoaks ini juga muncul terkait dengan fenomena banyaknya bencana alam yang akhir-akhir ini melanda beberapa wilayah di Indonesia hingga pembelokan SKB 3 Menteri terkait penggunaan atribut dan seragam di sekolah negeri yang dibelokkan sebagai pelarangan penggunaan jilbab di di sekolah," tuturnya.Baca juga: Buzzer Bikin Resah Kwik Kian Gie, PKS: Rusak Iklim Demokrasi

Menurut Cucun, keberadaan pers yang kuat juga sangat penting bagi DPR untuk bersama-sama mengawasi berbagai program kerja pemerintah. Menurutnya, keberadan pers dan DPR ibarat dua sisi mata uang yang tidak bisa dipisahkan, di mana para wakil rakyat membutuhkan media kredibel untuk menyuarakan berbagai tuntutan publik.

"Tentu kita sebagai wakil rakyat sangat membutuhkan teman-teman pres sebagai mitra kami dalam menyuarakan berabagai kepentingan masyarakat dan Bersama-sama mengontrol kinerja pemerintah agar tetap selalu on the track dengan aspirasi publik," ujar Cucun.

Namun demikian, lanjut Cucun, upaya menghadirkan pers yang kuat dan kredibel bukan hal mudah. Saat ini, dunia pers sedang mengadapi tantangan besar terutama transisi menuju digitalisasi media serta tekanan ekonomi akibat pandemi. Faktanya, banyak perusahaan media yang saat ini memilih untuk menghentikan penerbitan mereka.

“Dalam beberapa tahun terakhir banyak usaha penerbitan yang tutup.Tentu ini menjadi indikator jika memang dibutuhkan dukungan dari banyak kalangan agar sebagai badan usaha, perusahaan media agar tetap eksis di tengah turunnya pendapatan dari iklan," paparnya.Baca juga: Ustaz Maheer Wafat, Nikita Mirzani: Semoga Dilapangkan Kuburnya, Diampuni Dosanya

Oleh karena itu, Wakil Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR ini berharap agar pemerintah bisa memberikan berbagai kemudahan berusaha agar perusahaan media tetap eksis di tengah besarnya tekanan ekonomi. Selain itu pemerintah juga harus benar-benar konsisten dalam menjaga kebebasan perss sebagai pilar keempat demokrasi.

"Kekerasan kepada jurnalis masih sering terjadi di berbagai daerah. Kita berharap Hari Pers Nasional hari ini menjadi momentum bagi semua pihak untuk tetap berkomitmen menciptakan pers yang kuat, sehat, dan kredibel," tuturnya.
(dam)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
HUT ke-80, SPS: Fondasi...
HUT ke-80, SPS: Fondasi Pers Nasional Terletak pada Integritas, Profesionalisme, dan Kepentingan Publik
Komdigi: Butuh Perjuangan...
Komdigi: Butuh Perjuangan dan Konsistensi Panjang dalam Menjaga Kebebasan Pers
Komdigi: Pers sebagai...
Komdigi: Pers sebagai Benteng Pertahanan Melawan Hoaks dan Disinformasi
Komaruddin Hidayat:...
Komaruddin Hidayat: Pers Masih Jadi Rujukan Utama Masyarakat di Tengah Ledakan Informasi
IJTI Audiensi dengan...
IJTI Audiensi dengan KSP: Dorong Regulasi Tegas dan Standar Etika di Media Sosial demi Ekosistem Pers Sehat
SPS Tekankan Keterbukaan...
SPS Tekankan Keterbukaan Perdagangan Harus Sejalan dengan Perlindungan Pers Nasional
WPFD 2026 di Jayapura,...
WPFD 2026 di Jayapura, Komite Publisher Rights dan Komunitas Pers Hasilkan Deklarasi Jayapura
Fraksi PKB DKI Desak...
Fraksi PKB DKI Desak Target RDF Dimaksimalkan sesuai Rencana Pembangunannya
Meriahkan HPN 2026,...
Meriahkan HPN 2026, Seksi Wartawan Olahraga Gelar Fishing Gathering dan Santunan
Rekomendasi
24 Negara Pembeli Minyak...
24 Negara Pembeli Minyak Terbesar AS, Cek Posisi Indonesia
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
Doa Memasuki Tahun Baru...
Doa Memasuki Tahun Baru Islam, Jangan Lupa Diamalkan!
Berita Terkini
Usia Pensiun Personel...
Usia Pensiun Personel Polri Tidak Sama, Ini Penjelasan Pemerintah
Perjuangkan Nasib Dokter...
Perjuangkan Nasib Dokter Muda, PDMI Minta Pemerintah Buka Kembali Akses Ujian Kompetensi
OTT di Muara Enim dan...
OTT di Muara Enim dan Jakarta, KPK Sita Uang Ratusan Juta
Buku Laku Spiritual...
Buku Laku Spiritual Pak Harto, Indonesia, dan Kejawen Diluncurkan, Kupas Cara Soeharto Tunjuk Pembantunya
Isu Dana Dapur MBG Belum...
Isu Dana Dapur MBG Belum Cair, Nanik S Deyang Sebut Hoaks
Penampakan 2 Tersangka...
Penampakan 2 Tersangka Kasus Kuota Haji Kenakan Rompi Oranye KPK
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved