Jubir Satgas Covid-19: Nggak Bisa Kita Sekadar Ngerem tapi Masyarakatnya Nggak Bisa Direm

Senin, 08 Februari 2021 - 14:57 WIB
loading...
Jubir Satgas Covid-19:...
Warga beraktivitas di tengah PPKM di Jakarta. Foto/Dok SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa-Bali yang dilaksanakan dua periode masih belum mampu menurunkan kasus Covid-19 secara signifikan. Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 ( Jubir Satgas Covid-19 ) Wiku Adisasmito pun menyebutkan pemerintah sedang mencari dosis yang pas untuk menangani Covid-19 di Tanah Air.

Apalagi, Wiku mengatakan PPKM yang telah dilaksanakan sebelumnya hanya bisa melandaikan kasus Covid-19. Karena itu, salah satu kebijakan yang digunakan pemerintah yakni dengan PPKM Mikro yang akan dimulai pada besok, 9 Februari 2021.

Baca juga: Evaluasi PPKM, Satgas Covid-19: Belum Menunjukkan Hasil Besar, tapi Terjadi Perbaikan


"Kita harus cari model yang pas, nggak bisa kita sekadar ngerem, tapi masyarakatnya sendiri nggak bisa direm. Karena mereka punya aktivitasnya juga. Nah jadi mencari dosis yang pas itulah yang kita cari bersama. Dan kemampuannya didesentralisasi sampai ke daerah level mikro," kata Wiku dalam Evaluasi Pelaksanaan PPKM Tahap 2 di Provinsi Jawa-Bali, dari Media Center Graha BNPB Jakarta, Senin (8/2/2021).

Wiku mengatakan, untuk melihat dampak suatu kebijakan memang perlu waktu. "Jadi untuk sebuah kebijakan memiliki dampak itu memang perlu waktu. Apalagi ini kita berbicara bukan hanya sekadar kebijakannya. Tetapi yang kita tangani ini adalah virus yang untuk menularnya memerlukan waktu," katanya.

Baca juga: PPKM Mikro Dinilai Lebih Longgar, Ada Lonjakan Kasus Covid-19 Jangan Saling Tuding


Wiku menegaskan, tidak bisa kebijakan dijalankan hari ini besok sudah langsung efektif kelihatan hasilnya. "Tidak bisa. Karena dengan cara dibuat kebijakan sekarang, maka terjadi penyesuaian di masyarakat, penularannya turun, datanya belum berubah," ungkap Wiku.

Menurut Wiku, dampak dari suatu kebijakan dan salah satunya PPKM ini bisa dirasakan minimal 10 hari setelah pelaksanaan. "Nanti sekitar 10 hari sampai 14 hari, mungkin bahkan sampai 21 hari atau tiga minggu, baru mulai kelihatan pelandaian tadi. Semakin ketat semakin baik membatasi mobilitasnya dan tetap bisa masyarakat produktif dan aman Covid, maka semakin cepat pelandaiannya dan bisa berkepanjangan pelandaiannya, yang kita cari kan itu sebenarnya," katanya.

(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Agustina Arumsari Ditunjuk...
Agustina Arumsari Ditunjuk Jadi Juru Bicara BGN
Tessa Mahardhika Jadi...
Tessa Mahardhika Jadi Plt Direktur Penyelidikan, Jubir KPK Diganti Budi Prasetyo
Masih Perlukah Mencari...
Masih Perlukah Mencari Pengganti Hasan Nasbi setelah Mensesneg Jadi Jubir Presiden?
Mensesneg Jadi Juru...
Mensesneg Jadi Juru Bicara Presiden, AHY Bilang Begini
Megawati Tugaskan Ahmad...
Megawati Tugaskan Ahmad Basarah dan Ronny Talapessy Jadi Jubir PDIP
Kepala Kantor Komunikasi...
Kepala Kantor Komunikasi Presiden Hasan Nasbi Lantik 6 Jubir, Ini Nama-namanya
Elektabilitas RIDO Tertinggi...
Elektabilitas RIDO Tertinggi di Pilkada Jakarta, Jubir Angkie Ungkap Rahasianya
Jubir Ridwan Kamil-Suswono:...
Jubir Ridwan Kamil-Suswono: Jakarta Melting Pot, Tempatnya Adu Gagasan
Jubir Sebut Ridwan Kamil...
Jubir Sebut Ridwan Kamil Mirip Shin Tae-yong, Ini Alasannya
Rekomendasi
Richard Lee Buka Suara...
Richard Lee Buka Suara usai Jadi Tersangka, Siap Bongkar Fakta di Persidangan
Jelang Akhir Pekan,...
Jelang Akhir Pekan, IHSG Dibuka Memerah di Level 6.161
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
Berita Terkini
Penangkapan dr Tifa...
Penangkapan dr Tifa dan Ujian Negara Hukum di Tengah Polemik Ijazah Jokowi
Protes Penangkapan Roy...
Protes Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa, Ahmad Khozinudin Bandingkan Silfester Matutina yang Tak Kunjung Dieksekusi
Tahu-Tempe dan Impor...
Tahu-Tempe dan Impor Kedelai yang Mematikan
Ahmad Khozinudin: Kami...
Ahmad Khozinudin: Kami Nyatakan Perang Terbuka secara Hukum Melawan Joko Widodo
Roy Suryo-Dokter Tifa...
Roy Suryo-Dokter Tifa Ditangkap Polda Metro Jaya, Pakar: Untuk Kebutuhan Penyidikan
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap, Jokowi Janji Bawa Ijazah Asli ke Persidangan
Infografis
Jadwal Imsakiyah Ramadan...
Jadwal Imsakiyah Ramadan 1447 H, Kamis 19 Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved