Komunikasi Partai Demokrat Kurang Taktis dan Berlebihan dalam Isu Kudeta

Minggu, 07 Februari 2021 - 11:32 WIB
loading...
Komunikasi Partai Demokrat...
Sekretaris Majelis Tinggi Partai Demokrat Andi Mallarangeng. FOTO/DOK.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Komunikasi Partai Demokrat dinilai kurang taktis dan berlebihan dalam isu upaya kudeta Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dari pucuk pimpinan partai.

Seperti diketahui, Sekretaris Majelis Tinggi Partai Demokrat Andi Mallarangeng beberapa hari lalu mengungkapkan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya ke beberapa media massa, yakni menyebut Partai NasDem dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mendukung Kepala Kantor Staf Presiden Moeldoko sebagai calon presiden (Capres) 2024.

"Saya melihat komunikasinya Partai Demokrat, khususnya Bang Andi Mallarangeng kurang taktis ya, agak berlebihan, sehingga menimbulkan kontroversi dan membuka banyak front," kata Direktur Eksekutif Indo Barometer Muhammad Qodari kepada SINDOnews, Minggu (7/2/2021).

Baca juga: Heboh Kudeta Partai Demokrat, Ini Jejak Moeldoko di Dunia Politik

Selain soal Nasdem dan PKB yang dituding Andi Mallarangeng itu, Qodari menilai sebenarnya masalah tersebut sudah terlihat dari konferensi pers AHY di Taman Politik, Wisma Proklamasi DPP Demokrat, Senin 1 Februari 2021. "Yang saya hitung menyebut nama Pak Jokowi 4 kali tuh," katanya.

Menurut dia, jika berniat menghentikan upaya kudeta itu cukup menyebut nama Moeldoko. Namun, kata dia, itu pun kalau memang benar Moeldoko terlibat dalam upaya pengambialihan kepemimpinan partai berlambang mercy itu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sekjen Demokrat Buka...
Sekjen Demokrat Buka Suara soal Isu Capres Minimal Diusung 3 Partai: Belum Pernah Dibahas
AHY Siap Safari Politik:...
AHY Siap Safari Politik: Demokrat Ingin Bersahabat dengan Semuanya
Benny Harman Demokrat...
Benny Harman Demokrat Endus Potensi Rekayasa Konstitusi RUU Pemilu: Ada Bahaya yang Mengintai
AHY Serahkan Penentuan...
AHY Serahkan Penentuan Logo HUT ke-25 Partai Demokrat ke Publik, Ini Alasannya
AHY: Oposisi Harus Konstruktif,...
AHY: Oposisi Harus Konstruktif, Tidak Boleh Memecah Belah Bangsa
Demokrat Ajak Semua...
Demokrat Ajak Semua Elemen Bangsa Jaga Ruang Publik yang Kondusif dan Beradab
Lanjutkan Perjuangan...
Lanjutkan Perjuangan Ayah, Nurdiansyah Alasta Nyalon Ketua DPD Demokrat Aceh
Jelang Musda Partai...
Jelang Musda Partai Demokrat Aceh, Nurdiansyah Alasta Dapat Dukungan dari Mualem
18 DPC Beri Dukungan,...
18 DPC Beri Dukungan, Nurdiansyah Alasta Siap Pimpin Demokrat Aceh
Rekomendasi
Nikmati Pengalaman Nonton...
Nikmati Pengalaman Nonton Terbaik di XXI dengan Penawaran Eksklusif dari BRI
Integrasi Satuan Pendidikan,...
Integrasi Satuan Pendidikan, UIN Jakarta: Tak Bergantung pada Satu Putusan PTUN
Lionel Express Hadirkan...
Lionel Express Hadirkan Solusi Distribusi Barang B2B ke Seluruh Indonesia
Berita Terkini
Febrie Adriansyah Belum...
Febrie Adriansyah Belum Ditahan Kejagung, Pimpinan DPR Singgung Asas Kesetaraan
DJP Libatkan Babinsa...
DJP Libatkan Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Wajib Pajak, DPR: Jangan Ada Kesan Menakut-nakuti
DKPP Gelar Sidang Pelanggaran...
DKPP Gelar Sidang Pelanggaran Etik KPU Terkait Pencalonan Jokowi sebagai Kepala Daerah dan Presiden
Gelar Festival Literasi...
Gelar Festival Literasi Islam, Kemenag: Ada Wakaf Al Qur'an dan Cek Kesehatan Gratis
Polda Metro Mulai Selidiki...
Polda Metro Mulai Selidiki Laporan PWI Terhadap Hotman Paris soal Ucapan Lu Punya Otak Gak? ke Wartawan
57% Generasi Produktif...
57% Generasi Produktif di Pemilu 2029, Perindo Dorong Sinergi KPU dan Partai Perkuat Pendidikan Pemilih
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved