Isu Kudeta Dimunculkan, DPD-DPC Demokrat Berlomba Tunjukkan Loyalitas ke AHY

Kamis, 04 Februari 2021 - 16:46 WIB
loading...
Isu Kudeta Dimunculkan,...
DPD dan DPC Partai Demokrat langsung menunjukkan soliditas mendukung AHY setelah isu kudeta muncul. Foto/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Isu kudeta yang diembuskanKetua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono ( AHY )memperkuat soliditas partai berlambang mercy tersebut. Setidaknya ini diketahui dari sikap sejumlah Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) yang menegaskan loyalitas mereka kepada AHY.

Baca juga : Raja Salman Larang WNI Masuk Arab Saudi, Pengusaha Biro Umroh Sedih

Ketua DPD Demokrat Jawa Tengah Rinto Subekti mengaku belum pernah dihubungi pihak manapun terkait rencana kongres luar biasa sebagai jalan untuk mendongkel kepemimpinanAHY. Dia meyakinkan bahwa DPD Jateng solid mendukung AHY sebagai ketua umum.

“Semua jajaran Partai Demokrat DPD maupun DPC sampai anak ranting itu solid dukung Mas AHY,” kata Rinto saat dihubungi, Kamis (4/2/2021).

(Baca:Kok Demokrat Tahu Moeldoko di Balik Upaya Gulingkan AHY? Ini Kronologinya)

Rinto mengatakan, di tengah isu yang berkembang di media saat ini, pihaknya menjadikan momentum dengan penuh kesadaran diri untuk memberikan surat pernyataan dukungan dan loyalitas kepada AHY. Dia pun memastikan bahwa di Jateng relatif kondusif dan tidak ada riak-riak itu.

“Kami mendengar dan membaca dari media, sehingga dari hal tersebut kami kader Demokrat Jateng semakin mempunyai kesadaran sendiri berinisiatif memberikan surat pernyataan dukungan kepada Mas AHY sebagai ketum Partai Demokrat,” ujarnya,

Baca juga : Edan, di Australia Mobil China Mulai Kalahkan Mobil Jerman dan Amerika

Karena itu, Rinto atas nama DPD Jateng mendesak agar DPP segera memberikan sanksi tegas kepada oknum di internal partai yang terbukti terlibat dalam upaya pengambilalihan paksa kepemimpinan Partai Demokrat itu.

“Dan kami meminta DPP untuk memberikan sanksi tegas apabila ada kader yang di internal yang ikut-ikutan dalam persoalan ini. Jadi, kami dari Jawa Tengah meminta ketegasannya,” desak Rinto.

(Baca:Soal Kudeta Demokrat, Pakar Komunikasi Sarankan Jokowi Balas Surat AHY)

Pernyataan senada disampaikan Ketua DPD Demokrat Yogyakarta Heri Sebayang. Dia menegaskan pada prinsipnya seluruh kader Demokrat se-Indonesia termasuk Yogyakarta, baik DPD maupun DPC, tidak ada yang membelot dan ingin mengggelar KLB.

“Jadi intinya semua kader demokrat termasuk Jogja solid seratus persen dukung AHY,” katanya saat dihubungi.

Baca juga : Duh! Sri Mulyani Pangkas Insentif Nakes hingga 50%

Menurut Heri, kalau ada pihak yang menawari kader Demokrat Yogyakarta, mereka salah alamat, karena kudeta ini bisa terungkap akibat adanya pelaporan dari kader Yogyakarta bahwa ada yang mau menjatuhkan Ketua Umum.

“Buktinya kenapa ini bisa terbongkar, karena loyal kepada partai kita itu dan melaporkan kepada DPP. Bahwa ada upaya ingin menjatuhkan Ketua Umum, mengambil alih Partai Demokrat secara paksa,” beber Heri.

(Baca:Max Sopacua Anggap Demokrat Terlalu Takut Hadapi Moeldoko di Pilpres 2024)

Wakil Ketua I DPD Partai Demokrat Aceh, Dalimi menegaskan bahwa DPD Demokrat Aceh beserta seluruh DPC Demokrat kabupaten/kota di Aceh yang 100% mendukung AHY, bahkan siap all out mendukung AHY.

“Tidak ada itu. Itu semua kita lawan karena kepemimpinan AHY dan Sekjen Teuku Riefky Harsya itu sah, melalui kongres. Jadi kalau ada orang orang di pihak lain di luar demokrat ataupun ada kader demokrat yang menggulingkan kepengurusan AHY, nah kita DPD Aceh ini termasuk DPC di kabuoaten kita habis habisan mendukung AHY,” kata Dalimi.

“Jadi kita enggak peduli dengan yang di luar itu, yang jelas akan kita lawan. Saya tetap 100 persen mendukung AHY dan Sekjen Riefky Harsya,” tegasnya.

Baca juga : Investor yang ke Indonesia Tidak Sembarangan, Luhut: Kelas Satu, Bukan Abal-abal

Soal ajakan KSP Moeldoko untuk melakukan itu, Dalimi memastikan hal itu tidak ada di DPD Aceh, karena pihaknya tidak pernah bermain seperti itu. Mungkin hanya beberapa kepengurusan yang akhirnya terbaca oleh Ketum lebih awal, sehingga hal itu tidak terjadi. “Enggak ada (ajakan itu), Aceh enggak ada. Kita solid. Kita semua ikut apa yang diperintahkan DPP,” ujarnya.

(Baca:Polemik Kudeta Demokrat, Max Sopacua Sentil Andi Mallarangeng)

Ketua DPC Demokrat Kota Bogor, Dodi Setiawan mengatakan, pihaknya sepakat terhadap fatsun dan tergak lurus terhadap kepemimpinan Ketum AHY yang disahkan dalam Kongres 2020 lalu, tidak ada istilah DPC Demokrat Bogor untuk mundur.

“Bahkan kami akan mengawal Ketua Umum di Jabar, kami sudah membuat pakta integritas untuk selalu setia dan taat kepada Ketua Umum hasil kongres yaitu mas AHY,” ujarnya saat dihubungi.

Dodi juga memastikan bahwa kader Bogor tidak ingin melakukan KLB sama sekali, karena tegak lurus terhadap kepemimpinan AHY. Bahkan, kader Bogor akan membuat video untuk semua pengurus dan kader bahwa mereka solid mendukung AHY.

“Dan saya sudah membuktikan bahwa besok lusa, saya akan membuat video untuk semua para pengurus untuk solid dan mendukung hasil Kongres Demokrat yaitu ketumnya AHY,” tegasnya.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AHY: Oposisi Harus Konstruktif,...
AHY: Oposisi Harus Konstruktif, Tidak Boleh Memecah Belah Bangsa
Demokrat Ajak Semua...
Demokrat Ajak Semua Elemen Bangsa Jaga Ruang Publik yang Kondusif dan Beradab
AHY Ingatkan Kader Demokrat...
AHY Ingatkan Kader Demokrat Hasilkan Kebijakan yang Berpihak kepada Rakyat
AHY Dukung Putusan MK...
AHY Dukung Putusan MK yang Pertegas Kuota 30 Persen Caleg Perempuan
Prabowo Pimpin Ratas...
Prabowo Pimpin Ratas Virtual, AHY Laporkan Penyelamatan Pantura Jawa hingga Transformasi Jaringan Kereta Api
Demokrat: Pemerintah...
Demokrat: Pemerintah Tidak Perlu Batasi Masa Jabatan Ketum Parpol
AHY Ungkap Ego Sektoral...
AHY Ungkap Ego Sektoral Jadi Hambatan Tata Kelola Kebandarudaraan
AHY Targetkan Bandara...
AHY Targetkan Bandara Soekarno-Hatta Tembus 10 Besar Terbaik Dunia di 2029
Dokter Sukarelawan di...
Dokter Sukarelawan di Gaza Menang Pemilihan Pendahuluan Partai Demokrat AS
Rekomendasi
Satgas PRR Aceh Minta...
Satgas PRR Aceh Minta BPJN-Pemda Bangun Komunikasi dengan Warga Enang-Enang
Manjakan Nasabah Premium,...
Manjakan Nasabah Premium, BRI dan Visa Luncurkan Kartu Kredit Infinite dengan Fasilitas Kelas Dunia
PN Jakarta Timur Antisipasi...
PN Jakarta Timur Antisipasi Banyaknya Pendukung Dokter Tifa saat Sidang Perkara Ijazah Jokowi
Berita Terkini
Mensesneg Sebut Prabowo...
Mensesneg Sebut Prabowo Monitor Kasus 3 Calon Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal
Penyidik KPK Limpahkan...
Penyidik KPK Limpahkan Berkas Perkara Budiman Bayu Prasojo Tersangka Bea Cukai ke JPU
Citra Positif Polri...
Citra Positif Polri Meningkat, Pakar: Masyarakat Rasakan Perubahan Kinerja Kepolisian
Perang Iran 2026: Akhir...
Perang Iran 2026: Akhir Pertempuran, Awal Perebutan Kemenangan
PHK Massal Berisiko...
PHK Massal Berisiko Gerus Kelas Menengah, Sekjen Perindo Ferry Kurnia Dorong Insentif Dunia Usaha
Menkomdigi Meutya Hafid:...
Menkomdigi Meutya Hafid: 4,7 Juta Akun Anak di TikTok dan YouTube Dinonaktifkan
Infografis
Curacao, Negara Terkecil...
Curacao, Negara Terkecil yang Lolos ke Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved