Max Sopacua Anggap Demokrat Terlalu Takut Hadapi Moeldoko di Pilpres 2024

Kamis, 04 Februari 2021 - 16:14 WIB
loading...
Max Sopacua Anggap Demokrat Terlalu Takut Hadapi Moeldoko di Pilpres 2024
Max Sopacua menilai sikap para politisi Partai Demokrat menunjukkan ketakutan berlebihan terhadap Moeldoko menghadapi Pilpres 2024. Foto/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) beserta loyalisnya dianggap terlalu takut dengan Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko . Hal ini disampaikan mantan anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat Max Sopacua menanggapi pernyataan Herman Khaeron, kader Demokrat yang mewanti-wanti Moeldoko supaya tidak mengganggu partai berlambang mercy itu.

Menurut Max, dari pernyataan kepala Badan Pembinaan Organisasi, Keanggotaan, dan Kaderisasi (BPOKK) DPP Partai Demokrat itu sudah bisa diketahui bahwa AHY memang dipersiapkan untuk maju di Pilpres 2024 mendatang.

(Baca:Kok Demokrat Tahu Moeldoko di Balik Upaya Gulingkan AHY? Ini Kronologinya)

“Herman Khaeron ngomong, jangan mengganggu partai kami, kalau mau maju jadi calon presiden silakan cari perahu lain atau bikin perahu sendiri. Berarti jelas ini kan persoalannya karena 2024, takut 2024 Demokrat lari ke figur lain, sungguh ketakutan yang luar biasa,” ujar Max kepada SINDOnews, Kamis (4/2/2021).

Menurut dia, seharusnya AHY dipertahankan mati-matian jika diyakini layak untuk maju di Pilpres 2024. “Jangan lebay. Ke sini sana, kayak orang enggak punya prinsip. Mau jadi politisi tapi lebay, takut, ngapain gitu. Sudah tahu AHY muda, usia firm untuk menjadi pemimpin masa depan dan semua di tagline-nya AHY pemimpin masa depan, kenapa lu sekarang lebay?” tuturnya.

(Baca:Polemik Kudeta Demokrat, Max Sopacua Sentil Andi Mallarangeng)

Dia pun mengingatkan bahwa Moeldoko tidak memiliki partai politik. “Moeldoko diisukan akan ambilalih partai melalui KLB? KLB itu urusannya rumit,” katanya.

Dia menjelaskan, Kongres Luar Biasa (KLB) diatur dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) partai. “Harus punya suara 2/3 dari jumlah suara keseluruhan, harus punya suara di atas 350, baru bisa. Saya pikir ada faktor ketakutan, takut banget disalip, kalau kita lagi balap, kita takut banget disalip orang, karena ketakutan berlebihan, jadi nabrak,” pungkasnya.
(muh)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.0992 seconds (10.55#12.26)