Usia Produktif Indonesia 191 Juta Jiwa, BKKBN: Harus Dimanfaatkan bagi Kesejahteraan Penduduk

Kamis, 04 Februari 2021 - 15:26 WIB
loading...
Usia Produktif Indonesia...
Kepala BKKBN, Hasto Wardoyo pun mengatakan jumlah penduduk Indonesia usia produktif harus dimanfaatkan bagi meningkatnya kesejahteraan penduduk. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Dari hasil sensus penduduk pada 2020 tercatat penduduk Indonesia didominasi oleh usia produktif 15 sampai 64 tahun sekitar 191 juta jiwa. Jumlah usia produktif ini sebesar 70,72% dari total penduduk Indonesia sebanyak 270,2 juta jiwa.

Kepala Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional ( BKKBN ), Hasto Wardoyo pun mengatakan jumlah penduduk Indonesia usia produktif harus dimanfaatkan bagi meningkatnya kesejahteraan penduduk. Baca juga: BKKBN Sebut Angka Kematian Ibu dan Bayi di Indonesia Masih Tinggi

“Ini merupakan peluang bagi bangsa Indonesia untuk meningkatkan kualitas dan sekaligus juga meningkatkan pendapatan dan daya saing terhadap negara-negara lain,” ujar Hasto dalam Webinar Implikasi Hasil Sensus Penduduk 2020 Terhadap Kebijakan Pembangunan Kependudukan, Kamis (4/2/2021).

Hasto mengatakan bahwa pembangunan kesehatan dan pendidikan berkualitas serta pembangunan keluarga menjadi prasyarat mutlak terciptanya Sumber Daya Manusia yang berkualitas. Oleh karenanya, kata Hasto, strategi yang digunakan adalah menggunakan human capital life cycle. "Siklus tersebut dapat dipilah menjadi 5 fase," ucapnya.

Fase pertama yaitu pemerintah melakukan penguatan intervensi paket gizi pada ibu hamil, balita. “Dan juga jangan lupa revitalisasi Posyandu dengan memanfaatkan dana Desa. Dan juga ada program 1.000 hari kehidupan pertama yang ini harus didukung oleh semuanya dan juga pendidikan secara holistik dalam PAUD dan juga implementasi Peraturan Presiden Nomor 8 Tahun 2017 dengan penguatan pendidikan karakter,” jelas Hasto.

Pada fase kedua, dilakukan upaya pemerataan akses pendidikan terutama adalah pendidikan dasar dan juga menengah melalui wajib belajar 12 tahun. “Dan kemudian juga didukung dengan adanya program Indonesia Pintar, Bantuan Operasional Sekolah (BOS), serta pemerataan mutu revitalisasi kurikulum dan juga revitalisasi SMA, serta akreditasi SMK,” tutur Hasto.

Fase ketiga, kata Hasto yakni dilakukan upaya pemerataan akses pendidikan tinggi melalui program Kartu Indonesia Pintar untuk kuliah dan juga ada beasiswa LPDP, serta juga revitalisasi pendidikan tinggi Vokasi melalui penggunaan 500 Politeknik baru. Baca juga: Penduduk Indonesia Bertambah Jadi 270,2 Juta Jiwa, BKKBN: Pertambahan Paling Besar dari Jabar

“Pada fase keempat, tentu pemerintah menyediakan kartu pra kerja dan juga program pendidikan pranikah. Dan yang fase kelima adalah pemerintah menyediakan perlindungan sosial, kesehatan, keamanan dan juga kenyamanan untuk mewujudkan kesejahteraan bagi para lansia,” tutup Hasto.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengapa Harga Beras...
Mengapa Harga Beras Terus Merangkak Naik?
BKKBN Tekankan Peran...
BKKBN Tekankan Peran Ayah Kunci Pembentukan Karakter Anak
Mengubah Ledakan Populasi...
Mengubah Ledakan Populasi Lansia Indonesia Menjadi Kekuatan Emas: Menjemput Bonus Demografi Kedua
BNPP Renovasi 15.000...
BNPP Renovasi 15.000 Rumah Tak Layak Huni di 40 Kabupaten Kawasan Perbatasan
Sesmendukbangga Dorong...
Sesmendukbangga Dorong Daerah Serius Memanfaatkan Bonus Demografi
Pemuda Menaja 2026:...
Pemuda Menaja 2026: Bertahan atau Naik Kelas?
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Jadi Navigasi Pembangunan Nasional
BPS: Sensus Ekonomi...
BPS: Sensus Ekonomi 2026 Bukan untuk Penetapan Pajak Pribadi
Arus Peti Kemas Bandar...
Arus Peti Kemas Bandar Lampung Sepanjang 2026 Alami Peningkatan Signifikan
Rekomendasi
Apes, Uni Eropa Terancam...
Apes, Uni Eropa Terancam Kehilangan Pasokan Gas AS usai Tinggalkan Rusia
Besok Upacara Peringatan...
Besok Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Cikeas, Cari Jalur Alternatif Hindari Kemacetan
Hadir di CEO Talks Unand,...
Hadir di CEO Talks Unand, Pegadaian Ajak Generasi Muda Melek Investasi Sejak Dini
Berita Terkini
Badan Siber PP GP Ansor...
Badan Siber PP GP Ansor Kritik Ketertutupan Pembahasan RUU Keamanan dan Ketahanan Siber
OTT Kuansing, Bupati...
OTT Kuansing, Bupati Suhardiman Amby dan Sekda Zulkarnain Menyerahkan Diri ke KPK
Apartemen Disita Jelang...
Apartemen Disita Jelang Sidang Ijazah Jokowi, Dokter Tifa Buka Suara
Tepis Isu Pecah Kongsi...
Tepis Isu Pecah Kongsi dengan Dokter Tifa, Roy Suryo: Saling Membersamai
Nilai Hakim Abaikan...
Nilai Hakim Abaikan Fakta Persidangan, Nadiem Makarim Bakal Lapor ke KY
Tim Hukum Jokowi Endus...
Tim Hukum Jokowi Endus Strategi Pecah Sidang Roy Suryo dan Dokter Tifa
Infografis
Januari 2025, Tercatat...
Januari 2025, Tercatat 146,5 Juta Orang Indonesia Memakai Pinjol
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved