Penanganan COVID-19 Bakal Maksimal dari Kolaborasi Pemerintah-Epidemiolog
Rabu, 03 Februari 2021 - 21:00 WIB
loading...
A
A
A
Dia mengungkapkan hasil survei menunjukkan bahwa masih ada sekitar 30% masyarakat yang menolak divaksin. Dirinya menduga itu karena sosialisasi dan edukasi belum berjalan optimal.
"Bagaimana meyakinkan warga masyarakat supaya mau divaksin? Tokoh masyarakat dan tokoh agama harus dilibatkan. Terutama di lapisan masyarakat bawah. Apalagi untuk menangkal atau mengimbangi berita-berita hoaks di media sosial," pungkasnya.
Sekadar diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) beberapa hari lalu mengatakan bahwa kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang sudah berjalan sejak bulan lalu tidak efektif menahan laju penambahan kasus positif COVID-19. Jokowi menilai mobilitas masyarakat masih tinggi sehingga di beberapa provinsi kasus COVID-19 tetap naik. Baca juga: Satgas Libatkan TNI/Polri Dalam Pembentukan Posko COVID-19 Tingkat Desa
Kemudian, Presiden Jokowi meminta Menteri Koordinator bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan untuk mengajak epidemiolog merancang kebijakan penanganan COVID-19. Juru Bicara Luhut Panjaitan, Jodi Mahardi mengatakan pertemuan Luhut dengan epidemiolog akan dilakukan dalam waktu dekat.
"Bagaimana meyakinkan warga masyarakat supaya mau divaksin? Tokoh masyarakat dan tokoh agama harus dilibatkan. Terutama di lapisan masyarakat bawah. Apalagi untuk menangkal atau mengimbangi berita-berita hoaks di media sosial," pungkasnya.
Sekadar diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) beberapa hari lalu mengatakan bahwa kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang sudah berjalan sejak bulan lalu tidak efektif menahan laju penambahan kasus positif COVID-19. Jokowi menilai mobilitas masyarakat masih tinggi sehingga di beberapa provinsi kasus COVID-19 tetap naik. Baca juga: Satgas Libatkan TNI/Polri Dalam Pembentukan Posko COVID-19 Tingkat Desa
Kemudian, Presiden Jokowi meminta Menteri Koordinator bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan untuk mengajak epidemiolog merancang kebijakan penanganan COVID-19. Juru Bicara Luhut Panjaitan, Jodi Mahardi mengatakan pertemuan Luhut dengan epidemiolog akan dilakukan dalam waktu dekat.
(kri)
Lihat Juga :