Doni Monardo Sebut Ujung Tombak Penanganan COVID-19 adalah Desa
Rabu, 03 Februari 2021 - 15:18 WIB
loading...
Ketua Satuan Tugas Penanganan COVID-19, Doni Monardo pun mengatakan dalam penanganan COVID-19 masih ada ruang ataupun celah yang perlu diperbaiki lagi. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Selama hampir satu tahun pandemi COVID-19 , kasus terkonfirmasi sudah lebih dari 1 juta. Bahkan, saat ini kasus aktif COVID-19 lebih dari 170.000 orang yang saat ini sedang dirawat di rumah sakit maupun melakukan isolasi mandiri.
Ketua Satuan Tugas Penanganan COVID-19, Doni Monardo pun mengatakan dalam penanganan COVID-19 masih ada ruang ataupun celah yang perlu diperbaiki lagi. Baca juga: Bertambah 150 dalam Sehari, Kasus POsitif Covid di Kota Bogor Capai 8.765 orang
“Sudah hampir 1 tahun kita menghadapi COVID-19 dan kita melihat perkembangannya justru bukan semakin optimal. Tetapi masih terdapat ruang-ruang atau celah-celah yang bisa kita perbaiki. Yang tentunya dibutuhkan kerja sama kolaborasi dari segenap komponen bangsa yang ada di seluruh daerah,” ujar Doni dalam Rapat Koordinasi Pelaksanaan Desa Tangguh COVID-19 secara virtual, Rabu (3/2/2021).
Doni mengatakan jika desa merupakan pemerintahan terkecil yang bisa dijadikan sebagai ujung tombak penanganan COVID-19. “Desa adalah tingkat pemerintahan terkecil. Ujung tombak bangsa kita adalah di desa. Oleh karenanya pertemuan siang ini menurut saya adalah salah satu langkah kunci kita untuk sesegera mungkin mampu mengendalikan penanganan COVID-19 dengan lebih baik lagi,” jelasnya.
Baca juga: Komisi IX Desak Kemenkes Perluas Penggunaan GeNose untuk Deteksi COVID-19
Ketua Satuan Tugas Penanganan COVID-19, Doni Monardo pun mengatakan dalam penanganan COVID-19 masih ada ruang ataupun celah yang perlu diperbaiki lagi. Baca juga: Bertambah 150 dalam Sehari, Kasus POsitif Covid di Kota Bogor Capai 8.765 orang
“Sudah hampir 1 tahun kita menghadapi COVID-19 dan kita melihat perkembangannya justru bukan semakin optimal. Tetapi masih terdapat ruang-ruang atau celah-celah yang bisa kita perbaiki. Yang tentunya dibutuhkan kerja sama kolaborasi dari segenap komponen bangsa yang ada di seluruh daerah,” ujar Doni dalam Rapat Koordinasi Pelaksanaan Desa Tangguh COVID-19 secara virtual, Rabu (3/2/2021).
Doni mengatakan jika desa merupakan pemerintahan terkecil yang bisa dijadikan sebagai ujung tombak penanganan COVID-19. “Desa adalah tingkat pemerintahan terkecil. Ujung tombak bangsa kita adalah di desa. Oleh karenanya pertemuan siang ini menurut saya adalah salah satu langkah kunci kita untuk sesegera mungkin mampu mengendalikan penanganan COVID-19 dengan lebih baik lagi,” jelasnya.
Baca juga: Komisi IX Desak Kemenkes Perluas Penggunaan GeNose untuk Deteksi COVID-19
Lihat Juga :