Politikus Demokrat Minta Moeldoko Mundur: Jangan Jadi Beban Negara dan Jokowi

Rabu, 03 Februari 2021 - 14:53 WIB
loading...
Politikus Demokrat Minta...
Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko. Foto/Dok SINDO
A A A
JAKARTA - Sejumlah politikus Partai Demokrat meminta Moeldoko mundur dari Kepala Staf Kepresidenan. Jika ingin jadi capres, bikin partai baru saja dan tak usah ganggu Demokrat.

Deputi Balitbang DPP Partai Demokrat Syahrial Nasution adalah satu di antara politikus Partai Demokrat yang meminta Moeldoko mundur dari jabatannya. "Moeldoko jgn jadi beban negara dan Presiden @jokowi. Mundurlah dr jabatan Kepala KSP, fokus bersiap sbg Capres 2024," demikian dikutip dari akun Twitter @syahrial_nst, Rabu (3/2/2021).

Baca juga: Pendiri Demokrat Ungkap Moeldoko Didorong Jadi Ketum Sudah Lama


Menurut Syahrial, mundur dari jabatan di KSP merupakan cara demokrat dan ksatria sejati. "Semakin terungkapnya gerakan2 dan transkrip Anda ke publik, ikut memperburuk citra Istana."
Politikus Demokrat Minta Moeldoko Mundur: Jangan Jadi Beban Negara dan Jokowi

Politikus Partai Demokrat lainnya, Imelda Sari, juga minta Moeldoko mundur. "Yg mau jadi Capres 2024, monggo. Mau bikin Partai baru monggo. Gak usah belah bambu u merebut Partai kami," demikian dikutip dari akun Twitter @isari68.

Baca juga: Surati Jokowi, Demokrat Ingin Klarifikasi dan Sindir Kelakuan Moeldoko


Imelda Sari melanjutkan,"Lagi pula saat ini Pak De mustinya dibantu u turunkan pandemi & ekonomi biar bagus. Kalau mau fokus politik, ya mundur lah dr posisi Staf. Wiss ...gitu aja kok repot!"

Baca juga: Istana Perlu Respons Isu Kudeta di Demokrat
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AHY: Oposisi Harus Konstruktif,...
AHY: Oposisi Harus Konstruktif, Tidak Boleh Memecah Belah Bangsa
Demokrat Ajak Semua...
Demokrat Ajak Semua Elemen Bangsa Jaga Ruang Publik yang Kondusif dan Beradab
AHY Ingatkan Kader Demokrat...
AHY Ingatkan Kader Demokrat Hasilkan Kebijakan yang Berpihak kepada Rakyat
AHY Dukung Putusan MK...
AHY Dukung Putusan MK yang Pertegas Kuota 30 Persen Caleg Perempuan
Demokrat: Pemerintah...
Demokrat: Pemerintah Tidak Perlu Batasi Masa Jabatan Ketum Parpol
Demokrat Serahkan Urusan...
Demokrat Serahkan Urusan Reshuffle Kabinet ke Presiden: Supaya Bisa Bekerja dengan Nyaman
Dokter Sukarelawan di...
Dokter Sukarelawan di Gaza Menang Pemilihan Pendahuluan Partai Demokrat AS
Partai Demokrat Ancam...
Partai Demokrat Ancam Gugat Trump Terkait Perang Iran
Perkuat Akar Rumput,...
Perkuat Akar Rumput, BMI Demokrat Gelar Muscab dan Pelantikan Serentak se-Tegal Raya
Rekomendasi
Head-to-Head Inggris...
Head-to-Head Inggris vs Ghana: The Three Lions Tak Pernah Kalah dari Afrika
Kemenko PM Gelar Global...
Kemenko PM Gelar Global Talent Day, Buka Akses Kerja ke Jepang-Jerman
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Berita Terkini
Ferdinand: Pernyataan...
Ferdinand: Pernyataan Tiyo Soal Teror Alat Penyadap Masuk Kategori Penyebaran Hoaks
Putusan PTUN Tegaskan...
Putusan PTUN Tegaskan Keabsahan SK Menkum, Kepemimpinan Mardiono sebagai Ketum PPP Sah
Mengapa Harga Beras...
Mengapa Harga Beras Terus Merangkak Naik?
SPI Jadi yang Pertama...
SPI Jadi yang Pertama Beri Naskah Analisis RUU Advokat ke Pemerintah
Hadiri Munas-Konbes...
Hadiri Munas-Konbes NU 2026, Prabowo Apresiasi Peran Strategis NU bagi Bangsa
2 Peserta Latsarmil...
2 Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Kemhan: Bakal Dievaluasi Menyeluruh
Infografis
Sejarah Boikot Olahraga...
Sejarah Boikot Olahraga Dunia dan Ancaman Jerman Mundur dari Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved