Tak Mau Bebani Penyelenggara, PKS Ingin Kembalikan Pilkada ke 2022 dan 2023
Rabu, 03 Februari 2021 - 10:02 WIB
loading...
A
A
A
Selain itu, sambung Jazuli, ruang bagi rakyat untuk mendalami visi misi dan program para calon kepala daerah tidak akan optimal, karena dipastikan akan tersedot pada isu capres-cawapres seperti pengalaman yang sudah-sudah.
"Padahal kepemimpinan daerah ini tidak kalah strategis dan berhubungan langsung dengan pelayanan dan kesejahteraan rakyat," terang legislator Dapil Banten itu.
(Baca: Ini Ruginya Kalau Pilpres, Pileg, dan Pilkada Digelar Serentak)
Di samping itu, Jazuli menambahkan, dengan pilkada yang dipisah dari pilpres dan pileg, akan memperluas stok calon pemimpin nasional yang berasal dari kepala-kepala daerah yang dinilai sukses oleh rakyat.
"Tentu ini bagian strategis yang harus kita pikirkan bersama," ungkap Jazuli.
"Padahal kepemimpinan daerah ini tidak kalah strategis dan berhubungan langsung dengan pelayanan dan kesejahteraan rakyat," terang legislator Dapil Banten itu.
(Baca: Ini Ruginya Kalau Pilpres, Pileg, dan Pilkada Digelar Serentak)
Di samping itu, Jazuli menambahkan, dengan pilkada yang dipisah dari pilpres dan pileg, akan memperluas stok calon pemimpin nasional yang berasal dari kepala-kepala daerah yang dinilai sukses oleh rakyat.
"Tentu ini bagian strategis yang harus kita pikirkan bersama," ungkap Jazuli.
(muh)
Lihat Juga :