BSI Napas Baru Ekonomi Syariah

Selasa, 02 Februari 2021 - 06:35 WIB
loading...
A A A
Meski demikian, dalam proses merger bank syariah pelat merah itu sempat terganjal “kerikil” dari nasabah besar, yakni Muhammadiyah. Organisasi Islam terbesar kedua di Indonesia itu mengancam menarik dananya seusai penandatanganan merger tiga bank syariah BUMN menjadi BSI. Beredar bocoran di media sosial bahwa dana Muhammadiyah yang terancam ditarik mencapai Rp15 triliun. Alasan menarik dana ini ialah kekhawatiran misi Muhammadiyah yang selama ini fokus memajukan ekonomi umat dengan memasukkan dana di bank-bank syariah BUMN, bisa berubah arah setelah merger dan menjadi besar.

Sementara itu, performa kinerja perbankan syariah sepanjang masa pandemi Covid-19 ini justru stabil. Bahkan, sejumlah indikator memperlihatkan kinerja perbankan syariah tumbuh lebih tinggi dibanding perbankan konvensional. Saat ini, aset perbankan syariah tumbuh sekitar 10,97% secara tahunan dan melewati pertumbuhan aset bank konvensional yang hanya naik 7,7%. Begitupula dana pihak ketiga perbankan syariah tumbuh 11,56% dan perbankan konvensional sedikit lebih tipis, 11,49%. Angka-angka itu menumbuhkan sikap optimisme manajemen untuk mencatatkan BSI masuk dalam daftar 10 bank syariah terbesar di dunia dalam lima tahun ke depan.

Jadi, kehadiran BSI sudah sepantasnya untuk negeri yang berpenduduk mayoritas muslim di dunia. Selamat datang BSI dengan harapan meningkatkan kesejahteraan bangsa dan menjadi ikon kemajuan perekonomian syariah di Indonesia. (*)
(bmm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Refleksi Muharram: Membangun...
Refleksi Muharram: Membangun Ekonomi Syariah Indonesia
Wartawan, Profesi yang...
Wartawan, Profesi yang Paling Dimuliakan dalam Al-Qur'an
International Hajj Fund...
International Hajj Fund Forum Upaya Optimalkan Pengelolaan Dana Haji Lebih Efisien
Gagasan Ganjar Jadikan...
Gagasan Ganjar Jadikan Indonesia Pusat Ekonomi Syariah Global Dinilai Realistis
SGIE, Spirit Akselerasi...
SGIE, Spirit Akselerasi Indonesia sebagai Kiblat Ekonomi Islam Dunia?
Jokowi: Indonesia Salah...
Jokowi: Indonesia Salah Satu Negara Terbaik Atasi Covid-19 dan Dampak Ekonominya
BRI Gandeng Syailendra...
BRI Gandeng Syailendra Capital Hadirkan Investasi Syariah melalui Super App BRImo
Ambil Peluang Investasi...
Ambil Peluang Investasi Syariah di Booth MNC Sekuritas dalam Sharia Investment Week 2026
Ibas Ajak Perkuat Ekonomi...
Ibas Ajak Perkuat Ekonomi Syariah Berkeadilan untuk Indonesia Sejahtera
Rekomendasi
Mengapa Ferrari Nekat...
Mengapa Ferrari Nekat Bikin Mobil Listrik Saat Lamborghini dan Pagani Menolak Keras?
MNC University Umumkan...
MNC University Umumkan Penerima MNCU Future Leader Scholarship Batch 2
Rupiah Ambruk Tembus...
Rupiah Ambruk Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Pengusaha Ritel Sport Jantung
Berita Terkini
Penunjukan Kepala BGN...
Penunjukan Kepala BGN Baru Dinilai Tepat untuk Membenahi MBG
KPK Lelang 106 Lot Barang...
KPK Lelang 106 Lot Barang Rampasan Korupsi dari 26 Perkara, Ada Handphone hingga Bidang Tanah
Geledah Rumah Silmy...
Geledah Rumah Silmy Karim, KPK Yakin Ada Bukti Tambahan
Gugatan Paulus Tannos...
Gugatan Paulus Tannos di Singapura Ditolak, KPK: Percepat Proses Ekstradisi ke Indonesia
Tumbuhkan Asa Jurnalis...
Tumbuhkan Asa Jurnalis Muda di Era Disruspi Digital, IJTI Gelar Konferensi Jurnalis Kampus se-Indonesia
Kemenag Catat 2 Juta...
Kemenag Catat 2 Juta Hewan Kurban Senilai Rp18,28 Triliun Dipotong saat Iduladha
Infografis
Siapa John Ternus, Bos...
Siapa John Ternus, Bos Baru Apple Pengganti Tim Cook?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved