10 Juta Dosis Bahan Baku Vaksin Covid-19 Kembali Tiba di Indonesia
Selasa, 02 Februari 2021 - 14:59 WIB
loading...
Bahan baku bagi produksi vaksin Covid-19 kembali tiba di Indonesia pada Selasa (2/2/2021). Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Bahan baku bagi produksi vaksin Covid-19 kembali tiba di Indonesia pada Selasa (2/2/2021). Kali ini pemerintah mendatangkan sebanyak 10 juta dosis bahan baku vaksin dari perusahaan Sinovac yang tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, sekira pukul 10.15 WIB.
"Alhamdulillah pada hari ini tanggal 2 Februari 2021 Indonesia telah menerima kembali bahan baku vaksin Covid-19 dari Sinovac sebanyak 10 juta dosis dengan tambahan overfill sebanyak 1 juta dosis," kata Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Bio Farma, Bambang Heriyanto melalui keterangan pers yang disampaikan Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden, Selasa (2/2/2021).
Untuk diketahui, tambahan berupa overfill sebanyak satu juta dosis tersebut merupakan ekstra volume yang diberikan oleh perusahaan Sinovac untuk mengantisipasi proses produksi yang nantinya akan dilakukan Bio Farma.
Vaksin produksi Sinovac tersebut adalah vaksin yang saat ini digunakan Indonesia dalam tahapan awal vaksinasi dan merupakan salah satu vaksin Covid-19 dalam program vaksinasi massal secara gratis kepada 181,5 juta masyarakat Indonesia. Baca juga: Ke Depan Kemasan Vaksin Covid-19 Akan Berbeda, Kualitasnya?
Pada tahap pertama ini, pemerintah memprioritaskan para tenaga kesehatan untuk pertama kali memperoleh vaksin tersebut. Presiden Jokowi telah menerima dua dosis suntikan vaksin tersebut masing-masing pada 13 dan 27 Januari 2021 lalu untuk membuktikan bahwa penggunaan vaksin tersebut telah melalui sejumlah uji klinis dan aman diberikan kepada masyarakat.
"Alhamdulillah pada hari ini tanggal 2 Februari 2021 Indonesia telah menerima kembali bahan baku vaksin Covid-19 dari Sinovac sebanyak 10 juta dosis dengan tambahan overfill sebanyak 1 juta dosis," kata Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Bio Farma, Bambang Heriyanto melalui keterangan pers yang disampaikan Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden, Selasa (2/2/2021).
Untuk diketahui, tambahan berupa overfill sebanyak satu juta dosis tersebut merupakan ekstra volume yang diberikan oleh perusahaan Sinovac untuk mengantisipasi proses produksi yang nantinya akan dilakukan Bio Farma.
Vaksin produksi Sinovac tersebut adalah vaksin yang saat ini digunakan Indonesia dalam tahapan awal vaksinasi dan merupakan salah satu vaksin Covid-19 dalam program vaksinasi massal secara gratis kepada 181,5 juta masyarakat Indonesia. Baca juga: Ke Depan Kemasan Vaksin Covid-19 Akan Berbeda, Kualitasnya?
Pada tahap pertama ini, pemerintah memprioritaskan para tenaga kesehatan untuk pertama kali memperoleh vaksin tersebut. Presiden Jokowi telah menerima dua dosis suntikan vaksin tersebut masing-masing pada 13 dan 27 Januari 2021 lalu untuk membuktikan bahwa penggunaan vaksin tersebut telah melalui sejumlah uji klinis dan aman diberikan kepada masyarakat.
Lihat Juga :